Vaksin Covid-19 Tiba di Indonesia, Ahli Epidemiologi Soroti Keampuhannya

M. Reza Sulaiman, Stephanus Aranditio

Senin, 07 Desember 2020 | 18:34 WIB
Vaksin Covid-19 Tiba di Indonesia, Ahli Epidemiologi Soroti Keampuhannya
Vaksin Covid-19 buatan Sinovac disimpan di Kantor Pusat Bio Farma di Kota Bandung / [Foto: Sekretariat Presiden]

Suara.com - Ahli epidemiologi menyoroti keampuhan vaksin Covid-19 buatan Sinovac yang tiba di Indonesia kemarin malam. Apa katanya?

Dicky Budiman, ahli epidemiologi Griffith University Australia mengatakan sejauh ini baru tiga kandidat vaksin covid-19 yang merilis angka efektivitasnya.

Tapi, di antara tiga kandidat vaksin tersebut, kata Dicky, tidak termasuk Sinovac yang baru diimpor pemerintah Indonesia.

Dicky menjelaskan, efektivitas vaksin bisa disampaikan setelah melalui tahapan uji klinis fase tiga.

Sementara ini, kata dia, baru tiga vaksin yang merilis efektivitas lebih dari 90 persen, antara lain Moderna-NIAID, Pfizer-Biontech dan Astrazeneca-Oxford.

"Vaksin efektifitasnya maksimal di atas 90 persen, ini untuk memperbesar peluang dari keberhasilan herd immunity, sejauh ini di dunia sudah punya 3 (vaksin), Moderna, Pfizer dan Astrazeneca-Oxford yang efektifitasnya 90 persen ke atas," kata Dicky saat dihubungi Suara.com, Senin (7/12/2020).

Dicky menilai 1,2 juta dosis vaksin covid-19 buatan perusahaan bioteknologi asal China, Sinovac Biotech, yang tiba Minggu (6/12), harus memiliki kejelasan data efektivitas sebelum disuntikkan massal ke orang Indonesia.

"Kalau untuk persiapan boleh saja (dibeli), namun untuk pemberiannya (vaksinasi) harus tetap menunggu hasil uji atau data awal yang meyakinkan dari sisi keamanan dan efektifitasnya, di laporan uji klinik tahap 2 antibodi yang dihasilkan Sinovac lebih rendah dari yang lain," jelasnya.

Sinovac sendiri saat ini tengah menjalankan tiga uji coba Tahap III, di Indonesia, Brasil, dan Turki untuk menentukan apakah respons kekebalan yang dihasilkan cukup untuk melindungi orang dari infeksi Sars-Cov 2.

baca juga

Selain itu, Dicky menyebut keberhasilan vaksinasi dipengaruhi tiga hal utama yakni efektifitas vaksin, penularan yang terkendali, dan vaksinasi yang merata untuk seluruh masyarakat.

"Jadi setiap daerah harus mentargetkan melandaikan kurvanya sehingga angka reproduksinya bisa 1 atau dibawah 1, artinya strategi 3T 3M ini harus maksimal," ucapnya.  

"Lalu, coverage atau cakupan dari program vaksinasi ini, artinya penduduk yang mau diberikan vaksin ini harus semaksimal mungkin mendekati 100 persen, setidaknya 80 persen ke atas," sambungnya.

Sebelumnya, pemerintah mengimpor 1,2 juta dosis vaksin covid-19 buatan perusahaan bioteknologi asal China, Sinovac Biotech yang tiba di Bandara Soekarno-Hatta,  Cengkareng dari Beijing, China pada Minggu (6/12/2020) malam.

Meski begitu, vaksin yang sudah dibeli pemerintah ini harus melalui serangkaian pemeriksaan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan sebelum diberikan izin edar Emergency Use Authorization (EUA).

Pemerintah juga tengah mengupayakan agar pada awal Januari 2021 mendatang, sebanyak 1,8 juta dosis vaksin lainnya bisa didatangkan.

Selain vaksin dalam bentuk jadi, pemerintah juga akan mendatangkan 15 juta dosis vaksin dalam bentuk bahan baku pada bulan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiba di Indonesia, Begini Penanganan 1,2 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Sinovac

Tiba di Indonesia, Begini Penanganan 1,2 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Sinovac

Tekno | Senin, 07 Desember 2020 | 13:47 WIB

Trending Topic! Sinovac Jadi Bahasan Ramai Warganet

Trending Topic! Sinovac Jadi Bahasan Ramai Warganet

Bali | Senin, 07 Desember 2020 | 10:20 WIB

Trending Topic, Vaksin Covid-19 Sinovac Jadi Sorotan Warganet

Trending Topic, Vaksin Covid-19 Sinovac Jadi Sorotan Warganet

Batam | Senin, 07 Desember 2020 | 10:01 WIB

Vaksin Covid-19 Sinovac Masuk Indonesia, Langsung Jadi Trending Topic

Vaksin Covid-19 Sinovac Masuk Indonesia, Langsung Jadi Trending Topic

Tekno | Senin, 07 Desember 2020 | 09:30 WIB

Media Asing Soroti Tibanya 1,2 Juta Vaksin Covid-19 Sinovac di Indonesia

Media Asing Soroti Tibanya 1,2 Juta Vaksin Covid-19 Sinovac di Indonesia

News | Senin, 07 Desember 2020 | 05:30 WIB

Vaksin Covid-19 Lolos Uji Mutu, MUI Periksa Aspek Kehalalan

Vaksin Covid-19 Lolos Uji Mutu, MUI Periksa Aspek Kehalalan

Jabar | Kamis, 26 November 2020 | 18:21 WIB

Ingin Tahu Efektivitas Vaksin Covid-19? Jangan Lewatkan Webinar Suara.com

Ingin Tahu Efektivitas Vaksin Covid-19? Jangan Lewatkan Webinar Suara.com

Jabar | Kamis, 12 November 2020 | 19:10 WIB

Besok, Pemaparan Ahli Soal Efektivitas Vaksin Covid-19 di Webinar Suara.com

Besok, Pemaparan Ahli Soal Efektivitas Vaksin Covid-19 di Webinar Suara.com

Health | Kamis, 12 November 2020 | 13:00 WIB

Terkini

BNPB Terbitkan 8 Instruksi Hadapi Musim Hujan, Pemda Diminta Siaga Bencana 24 Jam!

BNPB Terbitkan 8 Instruksi Hadapi Musim Hujan, Pemda Diminta Siaga Bencana 24 Jam!

News | Senin, 02 November 2026 | 07:17 WIB

KPK Limpahkan Berkas ke Jaksa, Kasus Suap Suhardiman Amby Segera Disidang

KPK Limpahkan Berkas ke Jaksa, Kasus Suap Suhardiman Amby Segera Disidang

Riau | Senin, 02 November 2026 | 07:17 WIB

4 Shio Paling Hoki Hari Ini 2 November 2026, Apakah Kamu Termasuk?

4 Shio Paling Hoki Hari Ini 2 November 2026, Apakah Kamu Termasuk?

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 07:14 WIB

JK: Orang Maluku Jangan Jadi Penonton Proyek Gas Blok Masela

JK: Orang Maluku Jangan Jadi Penonton Proyek Gas Blok Masela

Sulsel | Senin, 02 November 2026 | 07:07 WIB

Bertolak ke Sulbar, Gibran akan Hadiri 100 Tahun Injil Masuk Tanah Kalumpang hingga Tinjau RSUD

Bertolak ke Sulbar, Gibran akan Hadiri 100 Tahun Injil Masuk Tanah Kalumpang hingga Tinjau RSUD

News | Senin, 02 November 2026 | 07:04 WIB

KPK Ingatkan Pejabat Kepri Hindari Flexing, Gaya Hidup Mewah Bisa Picu Korupsi

KPK Ingatkan Pejabat Kepri Hindari Flexing, Gaya Hidup Mewah Bisa Picu Korupsi

Batam | Senin, 02 November 2026 | 07:03 WIB

TPA Degayu Pekalongan Terbakar, Api Meluas hingga 1,5 Hektare

TPA Degayu Pekalongan Terbakar, Api Meluas hingga 1,5 Hektare

Foto | Senin, 02 November 2026 | 07:00 WIB

Eks Bupati Gowa Husniah Talenrang Kembali Jadi Tersangka, Ini Kasusnya

Eks Bupati Gowa Husniah Talenrang Kembali Jadi Tersangka, Ini Kasusnya

Sulsel | Senin, 02 November 2026 | 06:52 WIB

Alicia's Law Tayang 11 November di Netflix, Adaptasi Serial The Good Wife

Alicia's Law Tayang 11 November di Netflix, Adaptasi Serial The Good Wife

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 06:50 WIB

Jakarta Barat hingga Jakarta Timur Diprakirakan Turun Hujan Sore Ini

Jakarta Barat hingga Jakarta Timur Diprakirakan Turun Hujan Sore Ini

News | Senin, 02 November 2026 | 06:48 WIB

×