Jangan Memberi Minum, Lakukan Hal Ini Ketika Temanmu Tersedak!

Rauhanda Riyantama | Rosiana Chozanah | Suara.com

Senin, 07 Desember 2020 | 20:57 WIB
Jangan Memberi Minum, Lakukan Hal Ini Ketika Temanmu Tersedak!
Ilustrasi tersedak makanan. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak orang yang menangani kasus tersedak dengan memberi minum. Padahal, cara ini kurang tepat untuk mengatasinya.

Tersedak terjadi ketika saluran napas seseorang tiba-tiba tersumbat, baik seluruhnya maupun sebagian, sehingga ia tidak dapat bernapas.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasinya, baik tersedak ringan maupun parah, berdasarkan laman NHS.

Tersedak ringan

Jika jalan napas hanya tersumbat sebagian, orang tersebut umumnya masih bisa berbicara, menangis, batuk, atau bernapas.

Ilustrasi tersedak [shutterstock]
Ilustrasi tersedak [shutterstock]

Untuk membantu mengatasi kasus tersedak ringan pada orang dewasa atau anak di atas satu tahun, Anda dapat melakukan:

- Dorong mereka agar batuk untuk membersihkan jalan napas dari penyumbatan.
- Minta mereka untuk memuntahkan benda yang menyumbat apabila ada di dalam mulut mereka.
- Jangan memasukkan jari ke dalam mulut untuk mengambil benda tersebut karena jari dapat tergigit secara tidak sengaja.

Jika batuk tidak berhasil, mulai pukul punggung mereka.

Tersedak parah

Sebaliknya, saat seseorang tersedak parah, orang tersebut tidak akan dapat berbicara, menangis, batuk, atau bernapas. Tanpa bantuan, mereka dapat pingsan.

Anda dapat membantu mereka dengan memukul punggung pada orang dewasa atau anak di atas satu tahun. Caranya:

- Berdirilah di samping belakang mereka. Letakkan satu tangan di dada mereka dan condongkan tubuh ke depan.
- Berikan lima pukulan antara tulang belikat dengan tumit tangan (bagian antara telapak tangan dan lengan).
- Jika benda belum keluar, berikan 5 dorongan perut.

Mendorong perut orang yang tersedak (Youtube/St. John Ambulance)
Mendorong perut orang yang tersedak (Youtube/St. John Ambulance)

Hal yang perlu diperhatikan adalah jangan memberikan dorongan perut pada bayi berusia di bawah satu tahun atau wanita hamil.

Cara melakukan dorongan perut:

- Berdiri di belakang orang yang tersedak.
- Tempatkan kedua lengan di sekitar perut, dengan satu tangan mengepal yang diletakkan tepat di pusar. Sedangkan tangan yang lainnya diletakkan di atas tangan yang mengepal.
- Dorong tangan ke dalam sekaligus ke atas.
- Ulangi gerakan ini hingga lima kali jika benda belum keluar.

Jika jalan napas orang tersebut masih tersumbat setelah mencoba pukulan punggung dan dorongan perut, segera dapatkan bantuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pilu, Tersedak Susu, Bayi 1 Tahun Meninggal

Pilu, Tersedak Susu, Bayi 1 Tahun Meninggal

Batam | Sabtu, 05 Desember 2020 | 18:23 WIB

Gampang Tersedak dan Mulas? Waspadai Gejala Serangan Jantung

Gampang Tersedak dan Mulas? Waspadai Gejala Serangan Jantung

Bali | Rabu, 07 Oktober 2020 | 16:24 WIB

Sering Merasa Tersedak? Hati-Hati Gejala Lain Serangan Jantung!

Sering Merasa Tersedak? Hati-Hati Gejala Lain Serangan Jantung!

Health | Senin, 21 September 2020 | 16:36 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB