Alami Anosmia akibat Covid-19, Wanita Ini Coba Konsumsi Makanan Pedas

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 08 Desember 2020 | 14:30 WIB
Alami Anosmia akibat Covid-19, Wanita Ini Coba Konsumsi Makanan Pedas
Cabai, makanan pedas, lombok (Pixabay/Free-Photos)

Suara.com - Seorang wanita yang kehilangan indra penciuman atau anosmia karena virus corona Covid-19 mengaku sudah menemukan cara untuk mengatasi kondisinya.

Ia mengaku mengonsumsi makanan paling pedas telah berhasil mengatasi anosmianya. Wanita itu juga membagikan ceritanya mengatasi anosmia akibat Covid-19 di akun Stinky_Cat_Toes.

Wanita asal New England ini mengaku sedang mengisolasi diri di apartemen yang ditinggalinya bersama sang ibu. Ia pun sempat merasa kehabisan ide untuk mengisi waktunya selama isolasi mandiri di kamar khusus.

Sampai akhirnya, ia pun berusaha mencari cara mengatasi indra penciuman dan perasanya yang hilang akibat virus corona. Ia mencoba dengan mengonsumsi minuman dan makanan tertentu.

"Kemarin itu saya kehilangan penciuman dan rasa. Lalu, aku mencoba minum kopi hitam dan adas manis tapi tak memberikan efek apapun. Kemudian saya berpikir makanan pedas mungkin bisa membantu mengatasinya," katanya dikutip dari Fox News.

Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

Kemudian, wanita itu memesan makanan dari restorah Thailand favoritnya. Ia memilih makanan Thailand karena kaya rempah-rempah dan pedas.

"Itu adalah pengalamanku yang paling aneh. Seluruh tubuh saya berkeringat, karena makanan itu sangat pedas," ujarnya.

Saat konsumsi makanan pedas itu, ia sempat merasakan mati rasa di badannya. Tapi, ia tetap memaksakan diri untuk menghabiskan makanan pedasnya.

Menurutnya, konsumsi makanan super pedas ini adalah hal paling menarik yang bisa dilakukannya selama 10 hari isolasi.

Karena makanan pedas itu, ia mengaku lidah dan bibirnya pun merespons dengan baik, meskipun sensasi itu cepat hilang. Namun, ia mengaku masih bisa mendeteksi rasa pahit, asin, manis atau asam walau kehilangan indra penciuman dan rasa.

"Bahkan aku tidak bisa mencium aroma pohon teh. Aku pernah mendekatkan hidungku ke secangkir kopi dan berusaha menghirupnya. Tapi, aku tetap tidak bisa mencium apapun," jelasnya.

Meskipun eksperimennya makan pedas ini tidak memberikan pengaruh signifikan pada kondisinya, tapi wanita ini senang pengalamannya itu cukup membuatnya bahagia selama masa isolasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Santap Makanan Pedas Level Dewa, Pasien Covid-19: Bola Mataku Berkeringat!

Santap Makanan Pedas Level Dewa, Pasien Covid-19: Bola Mataku Berkeringat!

Kalbar | Senin, 07 Desember 2020 | 13:49 WIB

Kehilangan Indra Perasa, Perempuan Ini Nekat Santap Makanan Paling Pedas

Kehilangan Indra Perasa, Perempuan Ini Nekat Santap Makanan Paling Pedas

Lifestyle | Senin, 07 Desember 2020 | 10:13 WIB

Kabar Baik, Sudah 26.768 Pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet Kembali Sehat

Kabar Baik, Sudah 26.768 Pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet Kembali Sehat

Health | Minggu, 06 Desember 2020 | 20:22 WIB

Terkini

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB