Meski Menyehatkan, Pisang Juga Bisa Bikin Perut Kembung

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Kamis, 10 Desember 2020 | 16:22 WIB
Meski Menyehatkan, Pisang Juga Bisa Bikin Perut Kembung

Suara.com - Dikenal sehat dan dapat membantu meringankan diare serta sembelit, beberapa orang malah melaporkan mengalami kembung usai makan pisang.

Melansir dari Healthline, salah satu penyebab yang membuat pisang bikin kembung adalah kandungan sorbitol-nya yang mirip dengan alkohol gula alami. Tubuh Anda akan memproses sarbitol lebih lama dan dapat menyebabkan efek pencahar apabila dikonsumsi dalam jumlah besar. Pisang juga tinggi serat larut, sejenis karbohidrat yang larut dalam air yang dapat meningkatkan produksi gas.

Sorbitol dan serat larut melewati usus besar selama proses pencernaan. Proses penguraian sorbitol dan serat larut menghasilkan hidrogen, karbon dioksida, dan gas metana yang mengakibatkan peningkatan perut kembung pada beberapa orang.

Makan serat larut dalam jumlah besar yang terkandung di pisang juga dapat menyebabkan sembelit, kembung, dan gas terutama di antara orang-orang yang mungkin sudah mengalami masalah pencernaan.

Selain itu, jika Anda tidak terbiasa mengonsumsi makanan kaya serat, mengonsumsi pisang dapat menyebabkan Anda mengalami kembung. Satu buah pisang berukuran sedang mengandung sekitar 3 sampai 5 gram serat.

Pisang (Pixabay/_Alicja_)
Pisang (Pixabay/_Alicja_)

Serat juga tampaknya mengubah mikrobioma usus, meningkatkan jumlah bakteri pencerna serat yang menghasilkan gas sebagai produk sampingan.

Jika Anda merasa sensitif terhadap senyawa dalam pisang, salah satu cara untuk mengurangi efek pemicu gasnya adalah makan pisang dalam porsi yang lebih kecil. Misalnya, daripada makan pisang besar utuh sekaligus, makanlah sepertiga atau setengahnya.

Makan pisang matang juga dapat membantu mengurangi gas dan kembung. Dalam hal ini, Anda lebih mungkin mengalami gas dan kembung jika tidak terbiasa mengonsumsi makanan kaya serat.

Oleh karena itu, meningkatkan asupan serat secara bertahap dapat membantu sistem pencernaan menyesuaikan diri dengan asupan serat yang lebih tinggi seperti pisang. Minum banyak air juga dapat membantu meminimalkan efek samping kembung dari makan pisang.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingin Berat Badan Turun 5 Kg dalam Seminggu, Coba Diet Jepang

Ingin Berat Badan Turun 5 Kg dalam Seminggu, Coba Diet Jepang

Jakarta | Senin, 30 November 2020 | 07:15 WIB

5 Manfaat Pisang, Baik untuk Sistem Pencernaan Tubuh

5 Manfaat Pisang, Baik untuk Sistem Pencernaan Tubuh

Jabar | Rabu, 25 November 2020 | 10:19 WIB

Jaga Kesehatan Jantung dan Berat Badan, Simak 5 Manfaat Pisang

Jaga Kesehatan Jantung dan Berat Badan, Simak 5 Manfaat Pisang

Health | Sabtu, 21 November 2020 | 08:05 WIB

Terkini

Urus Pajak Sambil Wisata: Stan Bapenda di Bandar Lampung Expo Jadi Primadona

Urus Pajak Sambil Wisata: Stan Bapenda di Bandar Lampung Expo Jadi Primadona

Lampung | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:52 WIB

Bukan 23 Nama, John Herdman Bawa 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Bukan 23 Nama, John Herdman Bawa 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Bola | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:52 WIB

Petani Temanggung Geruduk Komisi IV DPR RI, Nilai Aturan Nikotin Ancam Tembakau Lokal

Petani Temanggung Geruduk Komisi IV DPR RI, Nilai Aturan Nikotin Ancam Tembakau Lokal

Jawa Tengah | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:48 WIB

Kabar Duka: Legenda Timnas Indonesia M Basri Meninggal Dunia

Kabar Duka: Legenda Timnas Indonesia M Basri Meninggal Dunia

Bola | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:45 WIB

Perang Makin Panas, Iran Siap Tempur Jika Tentara Amerika Lakukan Invasi Darat

Perang Makin Panas, Iran Siap Tempur Jika Tentara Amerika Lakukan Invasi Darat

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:42 WIB

Maut di Tikungan Gelap: Avanza Terjun 25 Meter ke Jurang Segulung, Satu Nyawa Melayang

Maut di Tikungan Gelap: Avanza Terjun 25 Meter ke Jurang Segulung, Satu Nyawa Melayang

Jatim | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:42 WIB

7 Moisturizer Anti-Aging untuk Usia 50 Tahun, Kulit Wajah Jadi Sehat dan Awet Muda

7 Moisturizer Anti-Aging untuk Usia 50 Tahun, Kulit Wajah Jadi Sehat dan Awet Muda

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:35 WIB

Review Film Ip Man: Kung Fu Legend, Keadilan Ditegakkan Lewat Wing Chun!

Review Film Ip Man: Kung Fu Legend, Keadilan Ditegakkan Lewat Wing Chun!

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:30 WIB

Kasus Eks Jampidsus Dinilai Momentum Menguji Komitmen Negara Berantas Korupsi

Kasus Eks Jampidsus Dinilai Momentum Menguji Komitmen Negara Berantas Korupsi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:30 WIB

Penjualan Honda Terjun Bebas saat Gandeng GAC di China

Penjualan Honda Terjun Bebas saat Gandeng GAC di China

Otomotif | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:29 WIB

×