Australia Hentikan Pengembangan Vaksin Covid-19 Tiba-tiba, Ada Apa?

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 11 Desember 2020 | 15:34 WIB
Australia Hentikan Pengembangan Vaksin Covid-19 Tiba-tiba, Ada Apa?
Ilustrasi Vaksin Covid-19 (getty image)

Suara.com - Sejumlah negara saat ini memang tengah mengembangkan vaksin Covid-19 milik mereka sendiri. Salah satu yang ikut mengembangkan ialah Australia.

Tapi, baru-baru ini Australia disebut menghentikan produksi vaksin Covid-19 buatan mereka sendiri secara tiba-tiba. Lantas, apa sebabnya?

Dikutip dari ANTARA, Australia menghentikan pengembangan vaksin itu setelah uji coba menunjukkan vaksin itu dapat mengganggu diagnosis HIV, kata para pengembang.

Inokulasi yang sedang dikembangkan oleh Universitas Queensland (UQ) dan pembuat vaksin CSL, salah satu dari empat kandidat yang dikontrak oleh pemerintah Australia, dihentikan setelah "tes diagnostik HIV tertentu" memberikan hasil positif palsu.

Ilustrasi vaksin Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Shutterstock)

Kabar baiknya memang tidak ada efek samping serius yang nampak dalam uji coba Fase 1 dari 216 peserta. Data menunjukkan antibodi yang telah dikembangkan mengganggu diagnosis HIV.

Kondisi itu menyebabkan hasil positif palsu pada beberapa tes HIV, CSL mengatakan. Atas hasil tersebut pemerintah Australia telah menghentikan uji coba vaksin Fase 2 dan Fase 3.

"Hasil ini menyoroti risiko kegagalan yang terkait dengan pengembangan vaksin dini, dan penilaian ketat yang terlibat dalam pengambilan keputusan tentang penemuan yang maju," kata Andrew Nash, kepala petugas ilmiah CSL.

Vaksin Australia dapat direkayasa ulang tetapi untuk melakukannya akan memakan waktu 12 bulan lagi.

"Meskipun ini adalah keputusan yang sulit untuk diambil, kebutuhan mendesak akan vaksin harus menjadi prioritas setiap orang," kata Paul Young seorang profesor Universitas Queensland yang ikut memimpin proyek vaksin.

baca juga

Meski demikian, CSL dikabarkan akan memproduksi 20 juta dosis vaksin tambahan yang dikembangkan oleh AstraZeneca Plc Inggris, di atas 30 juta yang sudah diproduksi.

Sementara itu pemerintah juga telah mendapatkan lebih banyak dosis vaksin Novavax, yang telah memiliki kontrak pasokan dengan mereka.

Australia juga memiliki perjanjian dengan Pfizer untuk 10 juta dosis vaksin COVID-19, dengan regulator negara diharapkan menyetujuinya pada Januari 2021.

"Vaksin Universitas Queensland tidak akan dapat dilanjutkan berdasarkan saran ilmiah, dan itu tidak lagi menjadi bagian dari rencana vaksin Australia," kata Perdana Menteri Scott Morrison kepada wartawan, Jumat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngotot Beli Vaksin Sinovac Meski Telan Nyawa di Brasil, Ini Jawaban Terawan

Ngotot Beli Vaksin Sinovac Meski Telan Nyawa di Brasil, Ini Jawaban Terawan

News | Jum'at, 11 Desember 2020 | 15:00 WIB

Luhut Yakin Vaksin Berdampak Positif Pada Ekonomi Tahun Depan

Luhut Yakin Vaksin Berdampak Positif Pada Ekonomi Tahun Depan

Bisnis | Jum'at, 11 Desember 2020 | 14:40 WIB

Pabrik Es Kering untuk Penyimpanan Vaksin Covid-19

Pabrik Es Kering untuk Penyimpanan Vaksin Covid-19

Video | Jum'at, 11 Desember 2020 | 12:45 WIB

Terkini

Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI

Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI

Bri | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:52 WIB

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Entertainment | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:46 WIB

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

Kaltim | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×