Latihan fisik ini membantu dalam mengelola penyakit pernapasan akut dan mengurangi prevalensi penyakit kronis dalam tubuh.
"Dalam hal olahraga, seseorang harus fokus pada beberapa hal, tidak hanya fokus pada paru-paru tapi juga area yang membantu pernapasan, seperti dinding dada, otot pernapasan dan diafragma," jelas Dr Nimish Shah, konsultan pengobatan pernapasan di Rumah Sakit Jaslok & Pusat Penelitian.
Guna meningkatkan area tersebut, pernapasan dalam lambat dan panjang saat duduk idealnya akan membantu pernapasan. Pernapasan diafragma juga akan membantu orang dengan penyakit paru-paru.