Catat, Ini Deretan Kalimat yang Tidak Boleh Diucap Orangtua Kepada Anak

Risna Halidi

Selasa, 15 Desember 2020 | 12:02 WIB
Catat, Ini Deretan Kalimat yang Tidak Boleh Diucap Orangtua Kepada Anak
Ilustrasi: Deretan Kalimat yang Tidak Boleh Diucap Orangtua Kepada Anak.

Suara.com - Orangtua menjadi faktor utama yang membentuk kepribadian seorang anak. Apapun yang dilakukan dan dikatakan orangtua, akan sangat memengaruhi tumbuh kembang dan mental anak.

Perkataan dan ucapan akan masuk ke dalam otak dan menjadi acuan anak. Untuk itu, sangat penting untuk orangtua menjaga perkataannya terhadap anak.

Di bawah ini terdapat kata-kata yang harus dihindari orangtua untuk diucapkan kepada anak seperti yang telah Suara.com kutip di Flintobox.com.

1. Jangan pernah katakan “Kamu anak yang nakal"
Anak-anak ketika diberikan pikiran yang negatif akan menjadi cambukan bagi dirinya. Untuk itu, ketika anak melakukan sesuatu yang buruk orangtua jelaskan kepada mereka bahwa beberapa kata atau tindakan itu buruk dan mungkin menyakiti atau merugikan seseorang.

Namun, jangan sekali-kali katakan mereka anak yang nakal. Apalagi jika kita tidak memberi alasan yang jelas. Hal itu akan membuatnya kecewa. Orangtua dapat ajari anak mereka apa yang benar dan salah, dan menghargai hal-hal yang baik daripada yang buruk.

2. Jangan samakan anak dengan kakak atau adiknya
Orangtua diusahakan tidak membandingkan anak-anak dengan saudara mereka. Ketika orangtua melakukan hal tersebut, anak akan merasa cemburu.

Mereka akan merasa tersisih dan hal ini akan mendorong perasaan gagal pada anak-anak. Selain itu, hal ini akan membuat hubungannya dengan saudara kandung tidak baik.

3. Jangan katakan tidak tanpa alasan
Ketika anak meminta sesuatu dan orangtua menolak, jangan pernah katakan ‘tidak’ tanpa penjelasan. Apalagi ketika mengatakannya dengan nada bicara yang tinggi. Hal itu akan membuat mereka kehilangan kepercayaan pada orangtua mereka. Orangtua juga dapat memberi opsi lain terhadap anak sehingga mereka punya pilihan. Hal itu juga bisa menjadi tanda kepada anak kalau orangtua sayang terhadapnya.

4. Jangan katakan “Kamu tidak bisa melakukan ini”
Jangan pernah mengatakan kalimat “kamu tidak bisa melakukan ini” kepada anak. Hal itu dapat buat anak kehilangan kepercayaan diri. Ketika rasa kepercayaan diri itu hilang, anak bisa menjadi seseorang yang tertutup.

baca juga

Orangtua diusahakan mendukung sesuatu yang ia sukai. Namun, ketika menurut orangtua hal tersebut dapat membahayakannya, usahakan beri penjelasan sebaik mungkin. Opsi lain orangtua dapat melakukannya bersama dengan anak. Hal itu dapat mempererat hubungan dengan anak.

5. Jangan pernah katakan “ Jangan bicara padaku”
Orangtua pasti memiliki kesibukannya masing-masing. Terkadang saat sedang sibuk anak memiliki keinginan untuk berbicara. Namun, tidak jarang banyak orangtua yang mengatakan kepada anak untuk tidak bicara padanya. Hal itu akan membuat anak merasa tidak dihargai.

Orangtua dapat menjelaskan kesibukannya terhadap anak sehingga mereka mengerti. Selain itu orangtua juga dapat mengatakan akan menghubunginya setelah kesibukannya selesai. Di sisi lain orang orangtua pasti pernah mengalami perdebatan dengan anak atau anak memiliki sesuatu yang dipertanyakan. Usahakan mendengarkan anak sebagai rasa menghargai mereka.

6. Jangan pernah katakan “Laki-laki atau perempuan tidak melakukan hal tersebut”
Biarkan anak menyukai apa yang menjadi kesenangannya. Seperti yang kita ketahui kegiatan memasak biasanya disukai anak perempuan. Ketika kita memiliki anak laki-laki yang menyukai hal tersebut, biarkan mereka menyukainya. Hal itu akan membuat mereka merasa orangtua percaya kepadanya.

Contoh lain panjat tebing biasanya didominasi anak laki-laki. orangtua ketika memiliki anak perempuan dan menyukai hal tersebut cenderung menolak. Hal itu akan membuat mereka kecewa. Untuk itu biarkan anak mengeksplor diri dengan apa yang disukainya.

7. Jangan pernah katakan “Tidak ada yang ingin anak sepertimu”
Terkadang anak sering melakukan kesalahan yang membuat orangtua marah. Namun, jangan sekali-kali mengatakan “Tidak ada yang ingin anak sepertimu”. Hal itu akan membuat mereka berpikir kalau mereka tidak diinginkan.

Perkataan tersebut dapat menjadi tanda kepada anak kalau orangtua tidak menyayanginya. Untuk itu orangtua harus memilih kalimat yang baik. Beri tahu apa yang harus diperbaiki dari kesalahan yang dilakukannya. (Penulis: Fajar Ramadhan)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minta Uang Tebusan ke Ortu, Debt Collector Culik dan Sekap ABG di Kemayoran

Minta Uang Tebusan ke Ortu, Debt Collector Culik dan Sekap ABG di Kemayoran

Jakarta | Selasa, 15 Desember 2020 | 11:53 WIB

Akibat Pandemi, Malnutrisi Meningkat dan Mengancam Kematian Pada Anak

Akibat Pandemi, Malnutrisi Meningkat dan Mengancam Kematian Pada Anak

Health | Selasa, 15 Desember 2020 | 10:28 WIB

Viral Bocah Menggemaskan Rapid Test di Mobil, Ditonton Hingga 13 Juta Kali

Viral Bocah Menggemaskan Rapid Test di Mobil, Ditonton Hingga 13 Juta Kali

News | Selasa, 15 Desember 2020 | 10:00 WIB

Terkini

Chemical atau Physical? Ini Jenis Sunscreen Terbaik untuk Anak Menurut Dokter

Chemical atau Physical? Ini Jenis Sunscreen Terbaik untuk Anak Menurut Dokter

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:12 WIB

Lionel Messi Bantah Argentina 'Anak Emas' FIFA: Kami ke Final karena Kerja Keras

Lionel Messi Bantah Argentina 'Anak Emas' FIFA: Kami ke Final karena Kerja Keras

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:09 WIB

Menembus Pelosok Desa, Kiprah Mantri BRI Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Menembus Pelosok Desa, Kiprah Mantri BRI Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Bali | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:07 WIB

Menapaki Jalan Berlumpur hingga Pelosok Desa, Mantri BRI Menjadi Penggerak Ekonomi Rakyat

Menapaki Jalan Berlumpur hingga Pelosok Desa, Mantri BRI Menjadi Penggerak Ekonomi Rakyat

Lampung | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:03 WIB

5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC

5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:02 WIB

6 Cara Mencuci Sepatu Suede yang Benar, agar Tidak Kusam dan "Botak"

6 Cara Mencuci Sepatu Suede yang Benar, agar Tidak Kusam dan "Botak"

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:01 WIB

Animal Farm dan Cermin Politik Modern: Saat Kesetaraan Hanya Menjadi Slogan

Animal Farm dan Cermin Politik Modern: Saat Kesetaraan Hanya Menjadi Slogan

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:00 WIB

Dari Medan Berlumpur hingga Desa Terpencil, Mantri BRI Hadir Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan

Dari Medan Berlumpur hingga Desa Terpencil, Mantri BRI Hadir Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan

Riau | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:58 WIB

GeForce RTX 3060 Hidup Kembali, GPU 12GB untuk Gaming 1080p dan AI Lokal

GeForce RTX 3060 Hidup Kembali, GPU 12GB untuk Gaming 1080p dan AI Lokal

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:56 WIB

109 PPPK Paruh Waktu di Pemkot Malang Diupayakan Naik Kelas Jadi Penuh Waktu

109 PPPK Paruh Waktu di Pemkot Malang Diupayakan Naik Kelas Jadi Penuh Waktu

Malang | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:48 WIB

×