Waspada, Liquid Vape Bisa Mengandung Senyawa yang Merusak Paru-Paru

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 15 Desember 2020 | 16:04 WIB
Waspada, Liquid Vape Bisa Mengandung Senyawa yang Merusak Paru-Paru
Vape, Salah Satu Produk Tembakau Alternatif. (Shutterstock)

Suara.com - Rokok elektrik atau vape memang dipasarkan sebagai alternatif rokok biasa. Sayangnya alternatif ini tak menjadi solusi tepat karena masih sama bahayanya.

Melansir dari Medical Xpress, studi terbaru yang diterbitkan dalam American Journal of Physiology menunjukkan bahwa bahan kimia dalam liquid atau cairan berperasa di vape bisa merusak paru-paru.

"Sekitar 99 persen cairan rokok elektrik diberi rasa. Untuk membuat profil rasa ini, perusahaan menambahkan beberapa bahan kimia untuk mencapai rasa yang diinginkan," kata Laura Crotty Alexander, MD, profesor kedokteran di Division of Pulmonary.

"Bahan kimia ini telah ditemukan menjadi racun bagi paru-paru. Ketika dihirup, mereka mendatangkan malapetaka pada paru-paru dan memengaruhi tingkat protein khusus yang membantu menjaga sistem kekebalan," imbuhnya.

Meneliti 21 orang dewasa yang secara teratur menggunakan vape, tim di UC San Diego menemukan perubahan pada protein inflamasi tertentu yang diketahui menyebabkan penyakit. Mereka menemukan tingkat protein yang tidak teratur dalam air liur dan saluran udara mereka.

Ilustrasi vape
Ilustrasi vape

"Studi kami menunjukkan kepada kami bahwa yang perlu diperhatikan adalahapa yang masuk ke e-liquid dan e-rokok," kata penulis pertama Miranda Ween, Ph.D., peneliti senior postdoctoral di Laboratorium Penelitian Paru-paru di Universitas Adelaide dan Rumah Sakit Royal Adelaide, Australia yang juga melakukan penelitian terhadap liquid vape.

"Toksisitas sel paru-paru dan pembersihan bakteri oleh makrofag alveolar paru-paru dipengaruhi oleh hampir setiap rasa. Ini membunuh hampir semua sel dan menghalangi kemampuan makrofag untuk membersihkan bakteri," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perokok Berat, Awkarin Kini Kecanduan Vape

Perokok Berat, Awkarin Kini Kecanduan Vape

Entertainment | Selasa, 15 Desember 2020 | 14:45 WIB

Luncurkan Liquid Vape, Awkarin Ingin Ubah Stigma Cewek Perokok

Luncurkan Liquid Vape, Awkarin Ingin Ubah Stigma Cewek Perokok

Entertainment | Selasa, 15 Desember 2020 | 08:59 WIB

Vape Disebut Bisa Jadi Alternatif Pengganti Rokok, Amankah?

Vape Disebut Bisa Jadi Alternatif Pengganti Rokok, Amankah?

Health | Jum'at, 27 November 2020 | 17:50 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB