8 Makanan Sehat Ini Tak Boleh Dikonsumsi Berlebihan

Vania Rossa | Suara.com

Selasa, 15 Desember 2020 | 17:09 WIB
8 Makanan Sehat Ini Tak Boleh Dikonsumsi Berlebihan
Wortel, salah satu makanan sehat yang tak boleh dikonsumsi berlebihan. (shutterstock)

Suara.com - Meski layak disebut makanan sehat, beberapa jenis makanan tertentu sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan. Alih-alih menyehatkan, kelebihan konsumsi makanan ini justru dapat menyebabkan masalah pada kesehatan Anda. Dilansir dari Bright Side, ini dia 8 jenis makanan sehat yang sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan, serta dampaknya pada tubuh.

1. Wortel
Wortel kaya akan beta-karoten yang akan diubah tubuh menjadi vitamin A. Namun, kelebihan beta-karoten di dalam tubuh dapat menyebabkan karotenemia, penyakit yang membuat kulit Anda menjadi kekuningan. Secara bertahap, kondisi ini akan menghilang saat karoten sudah selesaii diproses dan tidak menyebabkan bahaya.

2. Kombucha
Minuman tradisional China yang satu ini terkenal bermanfaat untuk pencernaan lantaran dapat meningkatkan bakteri baik di usus. Namun, kombucha juga mengandung senyawa yang disebut FODMAP, produk sampingan dari fermentasi jamur yang jika dikonsumsi dalam jumlah banyak dapat menyebabkan kembung dan gangguan pencernaan.

3. Air
Terlalu banyak air dapat menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit dan menurunkan kadar natrium hingga titik terendah ketika ginjal Anda tidak dapat memprosesnya lagi. Konsekuensi lain, dalam kasus yang ekstrim, adalah penumpukan air di otak yang membuatnya membengkak dan meningkatkan tekanan karena tengkorak manusia tidak dapat meregang. Meskipun sangat jarang, kedua kasus tersebut dapat terjadi pada atlet yang merasakan kebutuhan kompulsif untuk rehidrasi setelah sesi latihan yang lama atau pada orang dengan masalah ginjal.

4. Alpukat
Alpukat mengandung serat dan banyak vitamin. Ini juga dapat membantu Anda menurunkan kolesterol jahat (LDL) karena kandungan lemak tak jenuh yang tinggi. Tapi lemak tetaplah lemak. Satu buah alpukat mengandung 240 kalori, yang memenuhi sekitar 10% -20% dari asupan kalori ideal. Konsumsi terlalu banyak kalori dapat menyebabkan masalah penyumbatan arteri. Jumlah terbaik adalah sekitar setengah atau 1 buah alpukat sehari jika dimakan langsung.

5. Bit
Bit adalah sumber vitamin dan mineral yang baik, mengandung banyak oksida nitrat yang diubah tubuh menjadi nitrat yang dapat membantu menurunkan tekanan darah. Nitrat kemudian diubah menjadi nitrosamin yang juga ditemukan dalam daging, yang berarti dapat meningkatkan kemungkinan seseorang terkena penyakit. Karena itu, sebaiknya hindari mengombinasikan bit dengan daging merah.

6. Rumput laut
Rumput laut adalah produk non-hewani yang kaya vitamin B12, menjadikannya sebagai pengganti daging yang bagus dalam pola makan vegan dan vegetarian. Rumput laut juga dapat membantu menurunkan berat badan karena tinggi iodium dan serat. Tetapi asupan iodium yang tinggi dapat menyebabkan masalah tiroid dan bahkan penambahan berat badan. Rumput laut mungkin juga mengandung logam berat dalam jumlah tinggi tergantung di mana ia tumbuh.

7. Kedelai dan turunannya
Kedelai kaya akan vitamin B, serat, kalium, magnesium, dan protein. Proteinnya cukup lengkap karena mengandung semua 9 asam amino esensial yang tidak dapat dibuat oleh tubuh. Tetapi jika Anda baru-baru ini mengubah pola makan karena masalah tiroid, waspadalah. Kedelai dapat mengganggu pengobatan hormon yang digunakan untuk mengobati hipotiroidisme pada pasien wanita. Meskipun studi belum meyakinkan, ada baiknya memantaunya dengan cermat.

8. Biji chia
Meskipun biji chia kaya akan omega-3, sejauh ini belum ada bukti yang ditemukan tentang manfaat kesehatannya, khususnya terkait penyakit kardiovaskular. Omega 3 yang terkandung dalam biji chia lebih sulit diserap daripada jenis omega 3 yang ada pada salmon. Jadi meskipun mengandung omega 3 lebih banyak, Anda perlu makan sekitar 100 gram biji chia untuk diserap sama seperti halnya omega 3 dari ikan. Padahal, 100 gram biji chia mengandung sekitar 500 kalori, yang hampir sama dengan hamburger cepat saji.

Jadi, hati-hati dalam mengonsumsi makanan sehat ya. Perhatikan juga takarannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Agar Tetap Sehat, Simak 5 Tips Mengolah Telur Tanpa Kehilangan Kandungannya

Agar Tetap Sehat, Simak 5 Tips Mengolah Telur Tanpa Kehilangan Kandungannya

Health | Selasa, 15 Desember 2020 | 07:05 WIB

Mudah Dijangkau dan Menyehatkan, Simak Lima Makanan Pereda Stres

Mudah Dijangkau dan Menyehatkan, Simak Lima Makanan Pereda Stres

Health | Minggu, 13 Desember 2020 | 11:13 WIB

Studi: Makanan Tertentu Bisa Pertahankan Kemampuan Kognitif di Masa Tua

Studi: Makanan Tertentu Bisa Pertahankan Kemampuan Kognitif di Masa Tua

Health | Jum'at, 11 Desember 2020 | 14:31 WIB

Terkini

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB