Jangan Asal Beli, Ini Panduan Memilih Mainan Aman Untuk Balita

Vania Rossa, Lilis Varwati

Sabtu, 19 Desember 2020 | 19:46 WIB
Jangan Asal Beli, Ini Panduan Memilih Mainan Aman Untuk Balita
Ilustrasi mainan aman untuk balita. (Shutterstock)

Suara.com - Membelikan mainan untuk anak sebaiknya jangan asal pilih. Terutama untuk anak usia di bawah lima tahun atau balita, yang masa tumbuh kembangnya terjadi dengan cepat. Lalu, bagaimana cara memilih mainan aman untuk balita?

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) bahkan telah membuatkan panduan dalam memilih mainan aman yang sekaligus bisa menjadi media belajar bagi anak.

"Panduan dari IDAI, pilih mainan untuk anak yang sesuai standar, misalnya SNI. Karena dengan adanya label itu, pasti sudah memenuhi persyaratan keamanan badan pengujian berwenang," kata dr. Theresia Santi. Sp. A., dalan webinar parenting dari Kodomo Challange, Sabtu (19/12/2020).

Selain itu, juga penting untuk perhatikan ukurannya, lanjut dokter Theresia. Jika mainan terbagi jadi bagian kecil-kecil atau mudah lepas, tidak disarankan diberikan kepada anak di bawah usia 3 tahun. Bentuknya juga tidak boleh tajam, mudah pecah, atau bahkan bisa digunakan untuk menembak.

"Jadi hati-hati pada mainan pistol-pistolan yang dijual itu tidak sesuai persyaratan anak balita," kata Theresia.

Bahan pembuatan mainan juga harus jadi pertimbangan. Dr. Theresia menyampaikan bahwa pilih mainan yang tidak mengandung bahan logam, apalagi merkuri. Sebab dikhawatirkan akan masuk ke dalam tubuh anak yang masih dalam masa oral. Jika kondisi itu terjadi, berisiko membuat tumbuh kembang anak terganggu.

"Anak mula-mula nggak mau makan, berliur banyak, diam saja hanya terbaring di tempat tidur. Jadi harus cerdas memilih mainan," ucapnya.

Mainan juga sebenarnya bisa disesuaikan dengan usia anak. Dr. Theresia mencontohkan, untuk anak usia di bawah dua tahun bisa dibelikan mainan puzzle sederhana yang memiliki potongan-potongan besar. Ataupun boneka tangan sambil membacakan dongeng kepada anak. Sementara untuk anak usia 2-3 tahun, mainan puzzle masih bisa diberikan namun dengan tingkat potongan yang lebih kompleks agar merangsang anak untuk belajar.

"Atau bisa juga dengan lego. Kemudian ajak anak mainan yang menggambar dengan kuas," ucapnya.

baca juga

"Kalau 3-5 tahun bisa lebih bermacam lagi. Bisa main balok-balokan, bisa belajar gunting tempel, bisa cat air, crayon, pensil warna, juga bunyi-bunyian," katanya lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Senjata Mainan Ini Bikin Gamer Salfok, Warganet: Sumpah Keren Banget!

Senjata Mainan Ini Bikin Gamer Salfok, Warganet: Sumpah Keren Banget!

Tekno | Rabu, 16 Desember 2020 | 20:00 WIB

Mainan Kesayangan Dibuang Pacar, Pria Ini Ngamuk Minta Putus

Mainan Kesayangan Dibuang Pacar, Pria Ini Ngamuk Minta Putus

News | Selasa, 24 November 2020 | 19:07 WIB

Begini Cara Putri Titian Didik Anak Agar Tak Merusak Mainan

Begini Cara Putri Titian Didik Anak Agar Tak Merusak Mainan

Health | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 10:21 WIB

Terkini

Misteri Bayi Berbalut Jilbab yang Ditinggalkan di Depan Panti Asuhan di Ngawi

Misteri Bayi Berbalut Jilbab yang Ditinggalkan di Depan Panti Asuhan di Ngawi

Jatim | Senin, 27 Juli 2026 | 10:47 WIB

Kantor BGN Bakal Didemo Mahasiswa, Ratusan Polisi Siaga Amankan Lokasi

Kantor BGN Bakal Didemo Mahasiswa, Ratusan Polisi Siaga Amankan Lokasi

News | Senin, 27 Juli 2026 | 10:46 WIB

Pilihan yang Berawal dari Jarak: Menemukan Sisi Lain Jakarta Lewat Transportasi Umum

Pilihan yang Berawal dari Jarak: Menemukan Sisi Lain Jakarta Lewat Transportasi Umum

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 10:45 WIB

Mundurnya Perry Warjiyo Bayangi IHSG, Investor Diminta Waspada

Mundurnya Perry Warjiyo Bayangi IHSG, Investor Diminta Waspada

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 10:45 WIB

3 Serum Viva Paling Laris di Shopee yang Ampuh Cerahkan Wajah Sesuai Review

3 Serum Viva Paling Laris di Shopee yang Ampuh Cerahkan Wajah Sesuai Review

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 10:44 WIB

2.400 Konsumen LRT City Belum Terima Apartemen, Pemerintah Diminta Turun Tangan

2.400 Konsumen LRT City Belum Terima Apartemen, Pemerintah Diminta Turun Tangan

News | Senin, 27 Juli 2026 | 10:40 WIB

Prabowo, SBY, dan Jokowi Duduk Semeja, Ajudan Ungkap Isi Obrolan Singkat Mereka

Prabowo, SBY, dan Jokowi Duduk Semeja, Ajudan Ungkap Isi Obrolan Singkat Mereka

News | Senin, 27 Juli 2026 | 10:37 WIB

Stop Romantisasi Orde Baru: Membaca Ulang Krisis 1998

Stop Romantisasi Orde Baru: Membaca Ulang Krisis 1998

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 10:37 WIB

Sosok Abdul Ballout, Penabrak Kerumunan Orang di Parade Gay Pride di Berlin

Sosok Abdul Ballout, Penabrak Kerumunan Orang di Parade Gay Pride di Berlin

News | Senin, 27 Juli 2026 | 10:34 WIB

Dugaan Pencurian Ayam di Bali Renggut Nyawa, DPR: Literasi Hukum Masyarakat Harus Ditingkatkan

Dugaan Pencurian Ayam di Bali Renggut Nyawa, DPR: Literasi Hukum Masyarakat Harus Ditingkatkan

DPR | Senin, 27 Juli 2026 | 10:33 WIB

×