Meski Membahagiakan, Berikut 5 Plus Minus Jadi Ibu untuk Kesehatan

Selasa, 22 Desember 2020 | 17:04 WIB
Meski Membahagiakan, Berikut 5 Plus Minus Jadi Ibu untuk Kesehatan
Ilustrasi Ibu Mencium Anak. (Shutterstock)

Suara.com - Menjadi ibu memang membahagiakan dan menyehatkan. Namun, menjadi ibu juga terkadang memberikan efek tertentu pada kesehatan.

Melansir dari Heathline, menjadi ibu memberikan beberapa manfaat kesehatan yang tidak terduga. Di sisi lain menjadi ibu juga bisa meningkatkan beberapa risiko kesehatan, berikut rinciannya:

1. Mengurangi Risiko Kanker Payudara

Menurut National Cancer Institute (NCI), perempuan yang memiliki anak, lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan kanker payudara. Kehamilan mengurangi paparan hormon tertentu yang dikaitkan dengan kanker payudara.

NCI juga melaporkan bahwa menyusui dapat mengurangi risiko kanker payudara karena pematangan yang dialami sel payudara untuk menghasilkan ASI dapat mencegah sel-sel kanker.

2. Mengurangi Risiko Penyakit Kardiovaskular

Manfaat kesehatan lain bagi ibu yang menyusui adalah penurunan risiko penyakit kardiovaskular. Sebuah studi besar tahun 2009 menunjukkan bahwa ibu yang menyusui setidaknya selama 12 bulan dalam hidup mereka memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit kardiovaskular, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan diabetes dibandingkan mereka yang tidak pernah menyusui.

3. Hidup Lebih Lama

Sebuah penelitian di Australia tahun 2012 mengikuti populasi kota pedesaan kecil selama lebih dari 16 tahun. Studi tersebut menunjukkan bahwa, meskipun sedikit peningkatan risiko kelebihan berat badan, diabetes, atau hipertensi, wanita yang melahirkan memiliki risiko kematian yang lebih rendah selama penelitian.

Baca Juga: Selain Sensasi Nikmat, Ini 2 Manfaat Orgasme pada Kesehatan Perempuan

4. Risiko Stres Lebih Tinggi

Salah satu risiko kesehatan terkait dengan keibuan adalah stres. Para ibu sering menilai kesehatan mereka lebih buruk dan tingkat kelelahan mereka lebih tinggi daripada perempuan yang tak memiliki anak.

Ilustrasi ibu dan anak. (Pexels/Daria Shevtsova)
Ilustrasi ibu dan anak. (Pexels/Daria Shevtsova)

Meskipun begitu, orang yang menyusui bisa memiliki kadar oksitosin yang lebih tinggi, yang menekan kortisol, hormon yang dilepaskan dalam situasi stres. Jadi menjadi ibu bisa membuat stres namun sekaligus menyembuhkannya.

5. Risiko Obesitas yang Tinggi

Sebuah studi tahun 2005 yang diterbitkan dalam Preventive Medicine menyimpulkan bahwa untuk setiap anak yang dimiliki seorang wanita, risiko obesitasnya meningkat 7 persen. Artinya, berat badan akan naik 7 persen setiap anak yang dimiliki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI