Kualitas Tidur, Pola Makan hingga Olahraga Mana yang Terbaik untuk Mental?

Rauhanda Riyantama | Fita Nofiana | Suara.com

Senin, 28 Desember 2020 | 09:21 WIB
Kualitas Tidur, Pola Makan hingga Olahraga Mana yang Terbaik untuk Mental?
Ilustrasi Tidur Cukup. (Shutterstock)

Suara.com - Kualitas tidur bisa menjadi faktor terpenting yang memprediksi kesehatan mental. Dalam hal ini, kualitas tidur lebih berpengaruh daripada jam tidur, aktivitas fisik, dan pola makan.

Melansir dari Science Alert, menurut sebuah studi baru terhadap orang dewasa muda dari para peneliti di University of Otago di Selandia Baru ini menunjukkan bahwa kesehatan mental sangat dipengaruhi oleh kualitas tidur, pola makan, hingga olahraga

Penelitian ini dipublikasikan di Frontiers in Psychology.

Tidur yang terganggu sebelumnya telah dikaitkan dengan kesehatan mental yang buruk, termasuk depresi dan gangguan mood lainnya. Makan makanan yang sehat juga telah terbukti membantu mencegah depresi. Sementara olahraga singkat dapat meningkatkan kesehatan mental dan fisik.

"Tidur, aktivitas fisik, dan pola makan yang sehat dapat menjadi tiga pilar kesehatan yang dapat berkontribusi meningkatkan kesejahteraan mental secara optimal di antara orang dewasa muda," kata penulis utama Shay-Ruby Wickham, dari Otago Medical School.

Dalam studi ini, para peneliti mensurvei lebih dari 1.100 orang dewasa muda berusia antara 18 himhha 25 tahun. Para peneliti membandingkan mana yang paling berpengaruh pada kesehatan mental antara kualitas tidur, pola makan, dan olahraga.

Hasil studi menunjukkan bahwa tidur hampir 10 jam per malam melaporkan lebih sedikit gejala depresi, tetapi kurang tidur (kurang dari 8 jam) atau terlalu banyak tidur (lebih dar 12 jam) malah memicu depresi.

Sementara makan buah mentah dan sayuran dalam porsi sedang setiap hari juga berkorelasi dengan kesejahteraan mental, begitupun dengan olahraga. Meskipun begitu, para ahli menegaskan bahwa kualias tidur menjadi aspek yang paling berpengaruh.

Ilustrasi tidur. [Pexels]
Ilustrasi tidur. [Pexels]

"Ini mengejutkan karena rekomendasi tidur lebih banyak berfokus pada kuantitas daripada kualitas," kata Wickham.

Para peneliti menyarankan dalam makalah mereka bahwa orang dewasa muda harus memprioritaskan kualitas tidur yang baik, tetapi tetap menekankan pentingnya makan dengan baik dan sering berolahraga.

"Temuan kami menunjukkan bahwa intervensi gaya hidup yang menargetkan kualitas tidur mungkin paling bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan mental dan kesejahteraan," tulis para peneliti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Capek Punya Perut Menggelambir? Begini Cara Menghilangkannya!

Capek Punya Perut Menggelambir? Begini Cara Menghilangkannya!

Kalbar | Sabtu, 26 Desember 2020 | 16:48 WIB

Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Dampak Kesehatan Mental Perlu Diantisipasi

Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Dampak Kesehatan Mental Perlu Diantisipasi

Jawa Tengah | Jum'at, 25 Desember 2020 | 16:40 WIB

Sembuh dari Covid-19, Sandiaga Uno Pamer Foto Lari Pagi Pakai Masker

Sembuh dari Covid-19, Sandiaga Uno Pamer Foto Lari Pagi Pakai Masker

Jogja | Rabu, 23 Desember 2020 | 11:39 WIB

Terkini

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB