Lebih Menular, Strain Baru Virus Corona Berpengaruh pada Lamanya Gejala?

Angga Roni Priambodo, Fita Nofiana

Senin, 28 Desember 2020 | 13:14 WIB
Lebih Menular, Strain Baru Virus Corona Berpengaruh pada Lamanya Gejala?
Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]

Suara.com - Sejak September, strain virus corona baru ditemukan di Tenggara Inggris. Strain yang diberinama SARS-CoV-2 VUI 202012/01 itu disebut lebih menular daripada strain-strain sebelumnya.

Melansir dari Independent, varian tersebut sekarang diyakini sebagai strain dominan yang menginfeksi di Inggris. Meskipun tidak menyebabkan penyakit yang lebih serius, Pemerintah Inggris mengatakan strain tersebut 70 persen lebih dapat menular.

“Memang memiliki keunggulan transmisi dibandingkan varian virus lain yang saat ini ada di Inggris," kata Peter Horby, ketua New and Emerging Respiratory Virus Threats Advisory Group (Nervtag).

Dengan kemampuannya yang lebih menular, banyak yang bertanya apakaih strain ini berpengaruh pada masa timbulnya gejala?

Dalam hal ini, Pemerintah Inggris masih mengatakan di laman resminya bahwa gejala dapat memakan waktu hingga 10 hari untuk muncul sejak kontak terakhir dengan orang positif Covid-19. Anda juga dapat menularkan dua hari sebelum sebelum mengalami gejala. Artinya tidak ada perubahan lamanya gejala pada strain baru. 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) lebih sepesifik menyatakan bahwa seseorang bisa mengalami gejala sekitar 5 hingga 6 haru setelah terinfeksi. Kondisi ini juga dapat memakan waktu hingga 14 hari.

Pakar medis mengatakan tidak ada alasan untuk percaya bahwa varian ini akan menyebabkan hasil yang berbeda dalam hal gejala atau bagaimana penyakit berkembang.

Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

National Health Service (NHS) Inggris mengatakan ada tiga gejala utama Covid-19, terasuk pada strain baru yakni suhu tinggi, batuk terus menerus, dan hilangnya atau perubahan indra penciuman dan perasa.

“Kebanyakan orang dengan virus corona memiliki setidaknya satu dari gejala ini,” ujar Sir Patrick Vallance seorang dokter Inggris, ilmuwan, dan farmakolog klinis yang juga Kepala Penasihat Ilmiah untuk Pemerintah Inggris.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Buruk, Pasien Covid 19 di Babel Meninggal Jadi 32 Orang

Kabar Buruk, Pasien Covid 19 di Babel Meninggal Jadi 32 Orang

Sumsel | Senin, 28 Desember 2020 | 12:37 WIB

Syarat Wajib Diketahui untuk Kubur Tumpang Jenazah Covid-19 di Jakarta

Syarat Wajib Diketahui untuk Kubur Tumpang Jenazah Covid-19 di Jakarta

Surakarta | Senin, 28 Desember 2020 | 12:29 WIB

Covid-19 Diklaim Mereda Februari 2021 dengan 15 Juta Dosis Vaksin

Covid-19 Diklaim Mereda Februari 2021 dengan 15 Juta Dosis Vaksin

Tekno | Senin, 28 Desember 2020 | 12:30 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×