Vaksinasi Covid-19 di Indonesia Akan Dibagi Dua Gelombang, Begini Urutannya

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 30 Desember 2020 | 11:10 WIB
Vaksinasi Covid-19 di Indonesia Akan Dibagi Dua Gelombang, Begini Urutannya
Ilustrasi Vaksin Covid-19 (getty image)

Suara.com - Pemerintah Indonesia disebut telah membuat peta jalan untuk vaksinasi Covid-19 di Indonesia. Dalam keterangan persnya di  Kantor Presiden, (29/12/2020), Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dalam menyebut bahwa rencana vaksinasi di Indonesia akan dibagi ke dalam dua gelombang.

"Rencana vaksinasi kita sudah berkonsultasi dengan Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) yang memberikan advice ke Menteri Kesehatan," kata Menkes Budi Gunadi.

Ia memaparkan bahwa gelombang vaksinasi pertama akan dimulai pada periode Januari hingga April 2021. Untuk Gelombang ini yang akan mendapat vaksinasi ialah petugas kesehatan di 34 provinsi yang berjumlah 1,3 juta, petugas publik 17,4 juta dan juga lansia 21,5 juta. Untuk lansia, vaksinasi diberikan dengan catatan bahwa umur 60 tahun ke atas akan divaksinasi setelah mendapatkan informasi keamanan vaksin untuk kelompok umur tersebut.

Paparan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Dok: Kementerian Kesehatan)
Paparan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Dok: Kementerian Kesehatan)

Sementara itu, untuk gelombang kedua vaksinasi akan dimulai pada April 2021 hingga Maret 2022. Periode ini akan mengutamakan populasi masyarakat rentan yakni mereka yang tinggal di daerah dengan risiko penularan tinggi. Jumlah masyarakat rentan yang dimaksud ialah 63,9 juta.

Sementara selanjutnya ialah masyarakat lainnya, dengan pendekatan klaster sesuai dengan ketersediaan vaksin dengan jumlah 77,4 juta.

Menkes Budi Sadikin juga menyatakan bahwa perbandingan vaksinasi di tiap negara memang bisa jadi berbeda. Tapi satu hal yang sama dan menjadi prioritas ialah mengutamakan tenaga kesehatan.

"Setiap negara pasti tenaga kesehatan ini menjadi prioritas, karena ini tenaga kesehatan dan orang terpenting di masa pandemi Covid-19," kata Budi Gunadi.

Sehingga apa yang dilakukan pertama kali di Indonesia sama dengan yang dilakukan di Inggris, Amerika Serikat, maupun sejumlah negara lainnya.

"Bahwa tenaga kesehatan merupakan prioritas yang akan divaksinasi," kata dia. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PAPDI: 14 Jenis Komorbid yang Belum Layak Dapat Vaksin Covid-19 Sinovac

PAPDI: 14 Jenis Komorbid yang Belum Layak Dapat Vaksin Covid-19 Sinovac

Health | Rabu, 30 Desember 2020 | 10:43 WIB

Aa Gym Positif Covid-19, Denny Siregar: Jokowi atau Aa Duluan Divaksinnya?

Aa Gym Positif Covid-19, Denny Siregar: Jokowi atau Aa Duluan Divaksinnya?

Jawa Tengah | Rabu, 30 Desember 2020 | 09:28 WIB

Indonesia Pesan 660 Juta Dosis Vaksin, Menkes Sudah Amankan 330 Juta Dosis

Indonesia Pesan 660 Juta Dosis Vaksin, Menkes Sudah Amankan 330 Juta Dosis

Sulsel | Rabu, 30 Desember 2020 | 08:37 WIB

Terkini

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 20:39 WIB

×