PAPDI: 14 Jenis Komorbid yang Belum Layak Dapat Vaksin Covid-19 Sinovac

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 30 Desember 2020 | 10:43 WIB
PAPDI: 14 Jenis Komorbid yang Belum Layak Dapat Vaksin Covid-19 Sinovac
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]

Suara.com - Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) memberikan rekomendasi orang dengan komorbid atau penyakit penyerta apa saja yang belum layak dan tidak layak mendapatkan Vaksin Covid-19 dari Sinovac.

Rekomendasi disusun berdasarkan data publikasi fase I/II mengenai Sinovac, data uji fase III di Bandung berupa proposal dan catatan pelaku lapangan yang terlibat dalam uji klinis. Serta data uji vaksin inactivated lainnya yang sudah lengkap, sedangkan data vaksin inactivated Covid-19 Sinovac belum lengkap.

"Rekomendasi itu disusun spesifik untuk vaksin Sinovac, sehingga dapat berubah sesuai dengan perkembangan laporan data uji klinis Sinovac tersebut. Demikian pula dengan vaksin Covid-19 jenis lain," demikian tertulis dalam surat rekomendasi yang terbit pada 18 Desember 2020 dan ditandatangani Ketua Umum PAPDI Dr. dr. Sally A. Nasution, Sp. PD.

Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa pada individu yang akan divaksin, jika seseorang memiliki lebih dari satu komorbid dan termasuk dalam penyakit belum layak divaksin, maka dipilih yang belum layak.

PAPDI hanya memasukkan satu penyakit yang dianggap tidak layak mendapatkan vaksin Covid-19 dari Sinovac. Yakni, pasien dengan infeksi akut. Pasien dengan kondisi penyakit infeksi akut yang ditandai dengan demam menjadi kontraindikasi vaksinasi.

Sementara itu, berikut daftar 14 komorbid yang direkomendasikan PAPDI belum layak mendapat vaksin Covid-19 Sinovac:

1. Penyakit Autoimun Sistemik (SLE, Sjogren, vaskulitis, dan autoimun lainnya)
Pasien autoimun tidak dianjurkan untuk diberikan vaksinasi Covid sampai hasil penelitian yang lebih jelas telah dipublikasi.

2. Sindroma Hiper IgE
Pasien Hiper IgE tidak dianjurkan untuk diberikan vaksinasi Covid sampai hasil penelitian yang lebih jelas telah dipublikasi.

3. PGK non dialisis
Saat ini pemberian vaksin belum direkomendasikan pada pasien PGK (penyakit ginjal kronis) non dialisis karena belum ada uji klinis mengenai efikasi dan keamanan vaksin tersebut terhadap populasi ini.

baca juga

4. PGK dialisis (hemodialisis dan  dialysis peritoneal)
Vaksin belum direkomendasikan pada pasien PGK dialisis karena belum ada uji klinis mengenai efikasi dan keamanan vaksin tersebut terhadap populasi ini.

5. Transplantasi ginjal
Belum ada uji klinis mengenai efikasi dan keamanan vaksin tersebut terhadap populasi ini.

6. Sindroma nefrotik dengan imunosupresan/ kortikosteroid
Belum ada uji klinis mengenai efikasi dan keamanan vaksin tersebut terhadap populasi ini.

7. Hipertensi
Beberapa uji klinis dari beberapa vaksin Covid telah menginklusi pasien dengan hipertensi. Namun, populasi ini belum direkomendasikan mendapat vaksin Covid-19 karena belum ada rekomendasi dari tim uji klinis vaksin yang dilakukan di Indonesia dan menunggu hasil uji klinis di Bandung.

8. Gagal jantung
Belum ada data mengenai keamanan vaksin Covid pada kondisi tersebut.

9. Penyakit jantung koroner
Belum ada data mengenai keamanan vaksin Covid untuk pasien jantung koroner.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aa Gym Positif Covid-19, Denny Siregar: Jokowi atau Aa Duluan Divaksinnya?

Aa Gym Positif Covid-19, Denny Siregar: Jokowi atau Aa Duluan Divaksinnya?

Jawa Tengah | Rabu, 30 Desember 2020 | 09:28 WIB

Indonesia Pesan 660 Juta Dosis Vaksin, Menkes Sudah Amankan 330 Juta Dosis

Indonesia Pesan 660 Juta Dosis Vaksin, Menkes Sudah Amankan 330 Juta Dosis

Sulsel | Rabu, 30 Desember 2020 | 08:37 WIB

Mengenal Kinerja Vaksin Mati untuk Covid-19, Benarkah Tanpa Risiko?

Mengenal Kinerja Vaksin Mati untuk Covid-19, Benarkah Tanpa Risiko?

Health | Selasa, 29 Desember 2020 | 21:10 WIB

Terkini

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:39 WIB

Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom

Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 10:38 WIB

Pasar Valas Dibayangi Gejolak, September Jadi Bulan Penuh Risiko

Pasar Valas Dibayangi Gejolak, September Jadi Bulan Penuh Risiko

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:35 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:33 WIB

6 Serum Tranexamic Acid untuk Melasma dan PIH, Mulai Rp34 Ribuan

6 Serum Tranexamic Acid untuk Melasma dan PIH, Mulai Rp34 Ribuan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:30 WIB

Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

News | Senin, 14 September 2026 | 10:30 WIB

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

News | Senin, 14 September 2026 | 10:28 WIB

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:25 WIB

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Senin, 14 September 2026 | 10:24 WIB

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

×