Studi: Supermarket Jadi Tempat Paling Tak Aman, Penularan Covid-19 Marak!

Kamis, 31 Desember 2020 | 09:41 WIB
Studi: Supermarket Jadi Tempat Paling Tak Aman, Penularan Covid-19 Marak!
Ilustrasi belanja bahan makanan. (Pexels)

Suara.com - Virus corona memang bisa menyebar di mana saja dan kapan saja. Namun beberapa tempat bisa menjadi lokasi paling menular daripada tempat lainnya.

Melansir dari Times of India, banyak studi menunjukkan bahwa mengunjungi restoran mungkin adalah hal yang paling tidak aman untuk dilakukan. Namun survei terbaru yang dilakukan oleh National Health Service (NHS) Inggris menemukan bahwa sebagian besar orang melaporkan mengunjungi toko kelontong atau supermarket sebelum mengalami gejala.

PHE (Public Health England) dan NHS mengumpulkan data orang-orang yang dites positif Covid-19 pada minggu-minggu November. Studi tersebut menunjukkan bahwa mengunjungi supermarket atau toko yang ramai adalah salah satu lokasi yang paling sering dikunjungi seseorang yang kemudian dikonfirmasi Covid-19.

Melansir dari Times of India, berikut beberapa alasan mengapa mengunjungi supermarket cukup berisiko, antara lain:

Mengapa supermarket sangat tidak aman?

Kita mungkin tidak menyadarinya, tetapi bahaya terbesar muncul dari benda-benda yang sering Anda temui di toko.

Toko bahan makanan atau supermarket memiliki banyak gang yang membuat pengunjungnya berdekatan. Kemudian ada risiko tambahan ketika Anda menyentuh benda yang mungkin pernah disentuh oleh orang yang terinfeksi. Apalagi, virus dapat bertahan di permukaan untuk waktu yang lama.

Mengapa berbelanja merupakan aktivitas yang berisiko?

Supermarket atau toko bisa penuh dengan orang di mana jarak sosial menjadi tidak selalu memungkinkan. Hal ini yang kemudian akan meningkatkan risiko Anda tertular infeksi.

Baca Juga: Belajar dari Rumah Selama Pandemi, Pelajar Ini Tak Tahu Isi Sekolah Barunya

Studi lain yang dilakukan oleh jurnal BMJ beberapa bulan yang lalu menemukan bahwa supermarket dan toko kelontong memiliki tingkat infeksi 18,6 persen, jauh lebih tinggi daripada sekolah, panti jompo, hotel, restoran, dan bahkan kamar mandi umum.

Ilustrasi belanja bahan makanan. (Shutterstock)
Ilustrasi belanja bahan makanan. (Shutterstock)

Apa yang meningkatkan risikonya?

Para ahli juga percaya bahwa peningkatan penularan tanpa gejala juga dapat memicu risiko. Sanitasi yang buruk dan kebersihan masker dalam supermarket juga dapat memperburuk masalah baik bagi pelanggan maupun karyawan.

Apa saja tempat berisiko lainnya untuk dikunjungi?

Survei yang berbasis di Inggris juga menemukan bahwa orang-orang juga berisiko tertular Covid-19 setelah mengunjungi institusi publik, restoran, kafe, dan gym.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI