alexametrics

Doni Monardo Tentang Waktu Istirahat Nakes: Bukan Hak Tapi Wajib!

Risna Halidi | Stephanus Aranditio
Doni Monardo Tentang Waktu Istirahat Nakes: Bukan Hak Tapi Wajib!
Sebagai ilustarsi: Tenaga kesehatan di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran di Jakarta, Kamis (12/11/2020). [ANTARA FOTO/M Risyal Hdayat]

Tenaga kerja kesehatan beristirahat atau libur, itu bukan hak, tapi wajib! kata Doni dalam keterangannya, Jumat (1/1/2021).

Suara.com - Angka kematian tenaga kesehatan atau nakes sdi Indonesia akibat Covid-19 terbilang sangat tinggi. Data per 28 Desember 2020, ada 507 nakes dari 29 provinsi di Indonesia yang gugur karena Covid-19.

Hal tersebut rupanya menuai komentar Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo.

Kekinian, Doni tengah mengajukan wacana Pembentukan Bidang Perlindungan Tenaga Kesehatan pada Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional.

Wacana ini disampaikan Doni dan disetujui dalam rapat virtual bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan organisasi profesi nakes seperti: PB IDI, PP PMI, PPNI, KKI, Puskes TNI, PERSI, PERDATIN, dan lain-lain pada Kamis (31/12/2020) kemarin.

Baca Juga: Heboh Pemalsuan Rapid Tes Covid-19, Satgas: Bisa Dipenjara 4 Tahun

Doni menjelaskan, Bidang Perlindungan Nakes Satgas Covid-19 ini bisa efektif bekerja awal tahun 2021, tugasnya mengatur SOP terkait mekanisme dokter beristirahat.

“Tenaga kerja kesehatan beristirahat atau libur, itu bukan hak, tapi wajib!” kata Doni dalam keterangannya, Jumat (1/1/2021).

Misalnya, setelah tiga bulan bekerja terus-menerus, wajib istirahat selama seminggu. Selama istirahat, semua kebutuhan dipenuhi. Penghasilan tetap diberikan secara penuh.

Jika perlu diatur fasilitas penunjang lain. Misal, jika nakes hendak berlibur maka airlines, kereta api, hotel, wajib memberi diskon sampai 50 persen. Dan yang terpenting, manakala nakes sakit, harus mendapatkan prioritas penanganan.

“Jangan sampai terjadi dokter atau nakes justru kesulitan mendapatkan layanan kesehatan dari rumah sakit,” tegasnya.

Baca Juga: Harapan Para Nakes: Semoga Tahun Baru Menjadi Awal yang Baru Pula

Poin penting lain yang disampaikan Doni Monardo adalah agar Bidang Perlindungan Tenaga Kesehatan harus menyiapkan mitigasi agar nakes tidak sampai sakit, apalagi masuk ICU.

“Dengan begitu, kita bisa menekan angka fatalitas nakes pada titik paling rendah,” kata Doni.

Doni juga terus meminta nakes untuk tetap patuh perubahan perilaku dengan mengatur jadwal libur/istirahat dalam tekanan kerja yang tinggi.

"Perubahan perilaku di jajaran nakes adalah wajib. Libur dan istirahat bagi nakes adalah kewajiban,” tegasnya.

Komentar