Studi: Darah Tinggi dan Preeklamsia saat Hamil Pengaruhi Fungsi Kognitif

Arendya Nariswari | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 05 Januari 2021 | 15:53 WIB
Studi: Darah Tinggi dan Preeklamsia saat Hamil Pengaruhi Fungsi Kognitif
Ilustrasi ibu hamil (Unsplash)

Suara.com - Mengalami tekanan darah tinggi dan preeklamsia selama kehamilan bisa pengaruhi memori dan keterampilan berpikir beberapa tahun usai kehamilan. Hal ini dinyatakan dalam studi yang terbit pada American Academy of Neurology.

Melansir dari Medicalxpress, studi ini meneliti hampir 600 perempuan hamil di mana 481 di antaranya mengalami tekanan darah normal dan 115 yang mengembangkan tekanan darah tinggi selama kehamilan mereka. Dari 115 wanita tersebut, 70 persen mengalami hipertensi gestasional, yaitu tekanan darah tinggi yang dimulai setelah 20 minggu kehamilan pada mereka yang sebelumnya memiliki tekanan darah normal.

Sementara 30 persen lainnya menderita preeklamsia, komplikasi kehamilan yang ditandai dengan tekanan darah tinggi dan peningkatan kadar protein dalam urin yang berkembang setelah 20 minggu kehamilan.

"Perempuan dengan tekanan darah tinggi yang dimulai saat kehamilan dan preeklamsia harus dipantau secara ketat setelah kehamilan mereka, mereka perlu mempertimbangkan perubahan gaya hidup dan perawatan lain," kata penulis studi Dr. Maria Adank dari departemen kebidanan dan ginekologi di Erasmus University Medical Center di Rotterdam, Belanda.

Tim Adank menguji peserta studi kemudian memeriksa 15 tahun usai kehamilan, mereka meminta untuk mengingat daftar 15 kata.

Ibu hamil (Unsplash)
Ibu hamil (Unsplash)

"Penting untuk mempertimbangkan hipertensi gestasional dan preeklamsia sebagai faktor risiko gangguan kognitif yang khusus untuk wanita," kata Adank.

"Banyak wanita mungkin menganggap ini sebagai masalah sementara selama kehamilan dan tidak menyadari bahwa berpotensi memiliki efek jangka panjang," imbuhnya

Meski begitu, peneliti menekankan bahwa diperlukan lebih banyak penelitian untuk mempelajari apakah pengobatan dini dapat mencegah masalah pemikiran dan ingatan pada perempuan dengan riwayat tekanan darah tinggi dalam kehamilan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ibu Hamil dan Menyusui di Jateng Tak Divaksin, Ini Alasannya

Ibu Hamil dan Menyusui di Jateng Tak Divaksin, Ini Alasannya

Jawa Tengah | Senin, 04 Januari 2021 | 17:02 WIB

Benarkah Zat BPA dalam Galon Isi Ulang Berbahaya bagi Bayi dan Ibu Hamil?

Benarkah Zat BPA dalam Galon Isi Ulang Berbahaya bagi Bayi dan Ibu Hamil?

News | Senin, 04 Januari 2021 | 16:49 WIB

Cara Menjaga Ibu Hamil agar Tidak Terinfeksi Covid-19

Cara Menjaga Ibu Hamil agar Tidak Terinfeksi Covid-19

Lampung | Senin, 04 Januari 2021 | 08:10 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB