Muncul Mutasi Corona di Afrika dan Inggris, Simak 5 Fakta Penting Ini

Rauhanda Riyantama | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 06 Januari 2021 | 16:49 WIB
Muncul Mutasi Corona di Afrika dan Inggris, Simak 5 Fakta Penting Ini
Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]

Suara.com - Varian mutan baru virus corona Covid-19 telah menimbulkan banyak pertanyaan tentang bagaimana penularan dan keparahannya. Selain dikenal lebih menular, ada beberapa fakta lain tentang mutasi baru virus corona baik yang pertama kali muncul di Inggris dan di Afrika.

Melansir dari Healthshots, berikut beberapa fakta mengenai virus corona varian baru, antara lain:

Apa sajakah virus mutan ini?

Semua virus bermutasi saat bereplikasi untuk beradaptasi dengan lingkungannya. Para ilmuwan telah melacak beberapa mutasi SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan Covid-19 sejak muncul di China pada akhir 2019. Sebagian besar mutasi secara material tidak mengubah virulensi atau penularan virus.

Satu mutasi varian B117 atau SARS-CoV-2 VUI 202012/01 yang kemungkinan muncul di tenggara Inggris pada September dan 501.V2 yang terdeteksi di Afrika Selatan disebut memiliki banyak mutasi pada virus, terutama pada protein lonjakannya atau bagian dari virus yang menempel pada sel manusia dan membantunya menyebar.

Secara khusus, versi mutasi memiliki domain pengikatan reseptor yang diubah yang dikenal sebagai N501Y yang terletak di lonjakan protein virus dan yang memungkinkan akses lebih mudah ke reseptor ACE2 dalam sel manusia. Hal ini membuat versi mutasi berpotensi lebih menular daripada galur lainnya.

Apakah varian mutasi ini lebih menular?

Beberapa penelitian baru-baru ini telah menyimpulkan bahwa varian SARS-CoV-2 Inggris kemungkinan jauh lebih mudah menular daripada jenis lainnya.

Komite ahli NERVTAG yang menasihati pemerintah Inggris memperkirakan mutasi baru antara 50 persen hingga 70 persen lebih mudah menular. Sebuah tim di London School of Hygiene and Tropical Medicine (LSHTM) juga menyataka bahwa varian ini meningkatkan penularan dalam kisaran 50 hingga 74 persen.

Studi pendahuluan tentang varian Afrika Selatan juga menyimpulkan bahwa varian baru di negara tersebut lebih menular daripada SARS-CoV-2 biasa. Meskipun data awal tampaknya mengkonfirmasi bahwa dua versi baru ini lebih menular, para ahli mendesak agar berhati-hati.

"Ini menyangkut karakteristik virus tetapi juga tindakan pencegahan dan pengendalian yang dilakukan," kata Bruno Coignard, kepala penyakit menular di otoritas kesehatan Prancis Sante Publique France.

Apakah lebih berbahaya?

Saat ini tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa virus yang bermutasi lebih kuat dari biasanya. Tetapi peningkatan penularan saja menimbulkan masalah besar.

“Peningkatan penularan pada akhirnya menghasilkan tingkat kejadian yang jauh lebih tinggi, dan bahkan dengan kematian yang sama, ini berarti tekanan yang signifikan pada sistem kesehatan,” kata Coignard.

Adam Kucharski, seorang ahli epidemiologi di LSHTM, mengatakan bahwa virus yang 50 persen lebih menular akan menjadi masalah yang jauh lebih besar daripada yang 50 persen lebih mematikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingin Pastikan Aman, Jokowi: yang Pertama Disuntik Vaksin Covid-19 Saya

Ingin Pastikan Aman, Jokowi: yang Pertama Disuntik Vaksin Covid-19 Saya

News | Rabu, 06 Januari 2021 | 16:12 WIB

Keadaan Aliff Alli Kritis di Wisma Atlet

Keadaan Aliff Alli Kritis di Wisma Atlet

Sumbar | Rabu, 06 Januari 2021 | 16:08 WIB

Penyintas Covid-19 Ini Donor Plasma Konvalesen Hingga Empat Kali, Kok Bisa?

Penyintas Covid-19 Ini Donor Plasma Konvalesen Hingga Empat Kali, Kok Bisa?

Health | Rabu, 06 Januari 2021 | 16:15 WIB

Terkini

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB