Studi Temukan Virus Corona Menular Lewat Udara, Begini Cara Mencegahnya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 07 Januari 2021 | 10:00 WIB
Studi Temukan Virus Corona Menular Lewat Udara, Begini Cara Mencegahnya!
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

Suara.com - Studi oleh CSIR-Center for Cellular and Molecular Biology (CCMB) dan CSIR-Institute of Microbial Technology (IMTech) yang berbasis di kota, Chandigarh menunjukkan virus corona Covid-19 bisa ditularkan melalui udara.

Tetapi, studi tentang sifat virus corona yang ditularkan melalui udara ini mengatakan tindakan pencegahan seperti memakai masker bisa membuat seseorang tetap aman.

Para ilmuwan yang bekerja di rumah sakit di Hyderabad dan di Chandigarh menemukan partikel virus corona Covid-19 ini ada di dalam sampel udara di bangsal rumah sakit.

Mereka meneliti ini menggunakan air sampler yang bisa mengumpulkan partikel virus dan mencari keberadaannya menggunakan RT-PCR.

"Dalam studi ini, virus corona ditemukan di sampel udara dari bangsal Covid-19 dari rumah sakit, tetapi tidak dari bangsal non-Covid-19. Hal ini menunjukkan bahwa demarkasi zona rumah sakit telah menjadi strategi yang efektif," kata studi tersebut dikutip dari Times of India.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Studi tersebut juga menunjukkan kemungkinan seseorang terjangkit SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19 di udara secara langsung, berkaitan dengan jumlah kasus positif virus corona di dalam ruangan, status gejala dan durasi paparan.

Ketika orang yang terinfeksi virus corona Covid-19 menghabiskan waktu lebih lama di dalam ruangan, maka virus yang ditemukan di udara bertahan selama lebih dari 2 jam dan keberadaannya lebih dari 2 meter dari tempat duduk mereka.

"Tapi untuk kasus asimtomatik, mereka menunjukkan virus corona tidak menyebar lebih jauh dari tempat duduknya di ruangan tanpa aliran udara, seperti kipas angin atau AC," jelasnya.

Semua temuan ini memang menunjukkan bahwa virus corona bisa bertahan beberapa waktu di udara. Tetapi, mereka juga memperkuat pentingnya pedoman pencegahan virus corona yang sudah ada.

baca juga

"Jika kita sudah mengikuti protokol kesehatan yang tepat, seperti mencuci tangan secara teratur, menggunakan masker secara efektif dan mencegah orang yang bergejala. Maka kita bisa menjalani kehidupan yang normal dan lebih nyaman kembali," kata Direktur CCMB Rakesh Mishra.

Karena, mendeteksi dan mengisolasi kasus positif sejak dini bisa membantu mencegah penyebaran di antara anggota keluarga lainnya di lingkungan rumah.

"Sampai vaksin virus corona tersedia, pemakaian masker tetap harus dilakukan karena itu cara pencegahan terbaik," kata Sanjeev Khosla, Direktur IMTech.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terus Bertambah, Kasus Corona di Bogor Tembus 5.800

Terus Bertambah, Kasus Corona di Bogor Tembus 5.800

Bogor | Kamis, 07 Januari 2021 | 08:38 WIB

Aliff Alli Kritis, Kenali 5 Penyakit yang Memperburuk Gejala Virus Corona!

Aliff Alli Kritis, Kenali 5 Penyakit yang Memperburuk Gejala Virus Corona!

Health | Kamis, 07 Januari 2021 | 08:44 WIB

Belajar dari Kalina Oktarini, Ini Bedanya Gejala Tifus dan Virus Corona

Belajar dari Kalina Oktarini, Ini Bedanya Gejala Tifus dan Virus Corona

Health | Kamis, 07 Januari 2021 | 07:53 WIB

Terkini

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

×