Hasil Studi: Obat Hipertensi Tak Berpengaruh pada Keparahan Covid-19

Rima Sekarani Imamun Nissa, Fita Nofiana

Jum'at, 08 Januari 2021 | 12:12 WIB
Hasil Studi: Obat Hipertensi Tak Berpengaruh pada Keparahan Covid-19
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Pada awal pandemi, muncul kekhawatiran terkait penggunaan ACEI atau ARB, obat yang biasa digunakan untuk hipertensi. Obat hipertensi ini mulanya disebut kemungkinan bisa memengaruhi keparahan untuk Covid-19.

Namun, penelitian baru menunjukkan bahwa obat-obatan ini aman dan tak memengaruhi hasil keparahan Covid-19. Studi tersebut dilakukan oleh tim peneliti dari Perelman School of Medicine di University of Pennsylvania.

Melansir dari Medicalxpress, studi tersebut telah diterbitkan pada The Lancet Respiratory Medicine. Penelitian ini adalah uji coba terkontrol secara acak pertama yang menunjukkan tidak ada risiko bagi pasien yang melanjutkan pengobatan ini saat dirawat di rumah sakit karena Covid-19.

"Studi observasi dilakukan dengan cepat, tetapi uji coba secara acak penting untuk menetapkan jawaban pasti mengenai dampak potensial dari obat tekanan darah yang umum digunakan ini dalam kondisi Covid-19," kata peneliti yang sesuai dan penulis senior Julio A. Chirinos, MD, Ph.D., seorang profesor Kedokteran Kardiovaskular di Perelman School of Medicine.

"Hasil uji coba kami menunjukkan bahwa obat-obatan ini dapat dilanjutkan dengan aman untuk pasien yang dirawat di rumah sakit dengan Covid-19," imbuhnya.

Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

Melalui analisis data hasil pasien, tim menemukan penghentian ACEI dan ARB dibandingkan dengan kelanjutan pengobatan ini tidak berpengaruh pada skor peringkat keparahan Covd-19.

"Pada awal pandemi, pasien khawatir soal pengobatan hipertensi namun menghentikan pengobatan ini malah dapat meningkatkan risiko komplikasi yang parah, termasuk serangan jantung dan stroke," kata penulis pertama Jordana B. Cohen, MD, MSCE, asisten profesor di divisi Renal-Electrolyte dan Hipertensi, dan salah satu peneliti utama di Chirinos.

"Sekarang kami memiliki bukti berkualitas tinggi untuk mendukung rekomendasi kami bahwa pasien hipertensi bisa terus menggunakan obat sesuai resep tanpa takut memengaruhi keparahan Covid-19," imbuhnya. 

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendagri Sebut Kejenuhan Jadi Faktor Menurunnya Kedisiplinan Prokes Covid

Mendagri Sebut Kejenuhan Jadi Faktor Menurunnya Kedisiplinan Prokes Covid

News | Jum'at, 08 Januari 2021 | 11:42 WIB

Kasus Positif Covid-19 di Jembrana Melonjak, Ini Penyebabnya

Kasus Positif Covid-19 di Jembrana Melonjak, Ini Penyebabnya

Bali | Jum'at, 08 Januari 2021 | 11:35 WIB

Disiarkan Langsung, dr Tirta Orang Pertama Terima Vaksin Sinovac di Sleman

Disiarkan Langsung, dr Tirta Orang Pertama Terima Vaksin Sinovac di Sleman

Jogja | Jum'at, 08 Januari 2021 | 11:41 WIB

Terkini

Kejar Setoran hingga Ketiduran, Sopir BYD Atto 1 Tabrak 4 Mobil dan Lindas Ojol

Kejar Setoran hingga Ketiduran, Sopir BYD Atto 1 Tabrak 4 Mobil dan Lindas Ojol

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:07 WIB

Pramono Anung Respons Kritik Rumput JIS, Minta Jakpro Benahi Perawatan

Pramono Anung Respons Kritik Rumput JIS, Minta Jakpro Benahi Perawatan

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:07 WIB

iQOO Neo 12 Siap Mengguncang Pasar, Layar 185 Hz dan Baterai 9.000 mAh Jadi Senjata Utama

iQOO Neo 12 Siap Mengguncang Pasar, Layar 185 Hz dan Baterai 9.000 mAh Jadi Senjata Utama

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Rekomendasi Motor Listrik Murah Jarak Tempuh Jauh untuk Harian: Cek Harga dan Kemampuannya

Rekomendasi Motor Listrik Murah Jarak Tempuh Jauh untuk Harian: Cek Harga dan Kemampuannya

Otomotif | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Rizky Ridho Keluhkan Rumput JIS, Jakpro Akui Kerataan Lapangan Masih Jadi PR

Rizky Ridho Keluhkan Rumput JIS, Jakpro Akui Kerataan Lapangan Masih Jadi PR

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:59 WIB

Kenapa Jerawat Punggung Bisa Muncul? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Jerawat Punggung Bisa Muncul? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:59 WIB

Aroma Salju dan Udara Pegunungan, Jadi Inspirasi Baru dalam Dunia Parfum

Aroma Salju dan Udara Pegunungan, Jadi Inspirasi Baru dalam Dunia Parfum

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:57 WIB

Jelang Demo 28 Oktober, Komnas HAM Ingatkan Aparat Bertindak Humanis

Jelang Demo 28 Oktober, Komnas HAM Ingatkan Aparat Bertindak Humanis

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:56 WIB

OJK Akui Belum Belum Penuhi Permintaan MSCI soal Penegakkan Hukum di Pasar Modal

OJK Akui Belum Belum Penuhi Permintaan MSCI soal Penegakkan Hukum di Pasar Modal

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Motor Raib Saat Makan di Warteg, Teriakan Korban Bikin Terduga Pelaku Tertangkap

Motor Raib Saat Makan di Warteg, Teriakan Korban Bikin Terduga Pelaku Tertangkap

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:53 WIB

×