Bukan Covid-19, Para Ilmuwan Sebut 5 Penyakit Ini Lebih Mematikan!

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 08 Januari 2021 | 12:39 WIB
Bukan Covid-19, Para Ilmuwan Sebut 5 Penyakit Ini Lebih Mematikan!
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)

Suara.com - Pandemi virus corona Covid-19 bukanlah wabah pertama dan terakhir yang semua orang lihat, meskipun gelombang virus bisa terus berkurang secara bertahap.

Tapi dilansir dari Times of India, ahli epidemiologi dan ahli medis mengatakan beberapa penyakit dan infeksi serius lainnya bisa berubah menjadi pandemi besar di masa mendatang.

Jika langkah-langkah pencegahan tidak dilakukan tepat waktu, ini bisa menjadi masalah besar. Berikut ini beberapa penyakit serius lainnya yang terbukti lebih menular daripada virus corona Covid-19.

1. Ebola

Wabah Ebola terbaru dianggap sebagai penyakit yang paling mematikan. Ebola menyebar melalui penularan cairan tubuh dan menempatkan petugas kesehatan yang berisiko tinggi terinfeksi.

Ilustrasi pandemi ebola. (Shutterstock)
Ilustrasi pandemi ebola. (Shutterstock)

Menurut data statistik terbaru, lebih dari 3400 kasus dan 2270 kematian telah dilaporkan. Vaksin untuk mencegah Ebola pun baru disetujui untuk digunakan pada Januari 2020 dan belum diluncurkan secara luas.

Jika langkah-langkah pencegahan tidak dilakukan, Ebola bisa berubah menjadi pandemi yang tidak terhindarkan dan berakibat sangat berbahaya.

2. Demam lassa

Demam lassa adalah infeksi virus yang menyebabkan gejala penyakit hemoragik. Demam lassa termasuk penyakit mematikan karena setiap 1 dari 5 orang yang terjangkit mengalami komplikasi di hati, limpa dan ginjal yang mengancam jiwa.

Demam lassa juga lebih mudah menular melalui benda-benda rumah tangga yang terkontaminasi urine, feses dan transfusi darah.

Penyakit yang berasal dari Afrika ini juga memiliki konsekuensi jangka panjang, seperti gangguan pendengaran.

3. Virus marburg

Penyakit Virus Marburg merupakan keluarga virus penyebab Ebola yang juga menjadi pandemi mematikan.

Virus Marburg ini sangat menular dan bisa menyebar dengan cara menyentuh pasien hidup maupun sudah meninggal.

Virus Marburg ini menyebabkan kematian 88 persen. Pada wabah terakhir, penyakit ini merenggut nyawa 3 orang yang terinfeksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tambah 2.389 Lagi, Warga Jakarta Positif Covid-19 Kini Tembus 197.699 Orang

Tambah 2.389 Lagi, Warga Jakarta Positif Covid-19 Kini Tembus 197.699 Orang

News | Kamis, 07 Januari 2021 | 18:33 WIB

Studi Temukan Virus Corona Menular Lewat Udara, Begini Cara Mencegahnya!

Studi Temukan Virus Corona Menular Lewat Udara, Begini Cara Mencegahnya!

Health | Kamis, 07 Januari 2021 | 10:00 WIB

Ahli Sebut Gejala Virus Corona Ini Tak Perlu Dikhawatirkan, Kenapa?

Ahli Sebut Gejala Virus Corona Ini Tak Perlu Dikhawatirkan, Kenapa?

Health | Kamis, 07 Januari 2021 | 09:30 WIB

Terkini

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB