Terinfeksi Covid-19 meski Sudah Divaksin? CDC Jelaskan Alasannya

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Sabtu, 09 Januari 2021 | 14:15 WIB
Terinfeksi Covid-19 meski Sudah Divaksin? CDC Jelaskan Alasannya
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Elements Envato)

Suara.com - Ada beberapa kasus di mana tenaga kesehatan masih bisa terinfeksi virus corona meski ia sudah mendapat vaksin Covid-19.

Salah satu kasusnya adalah seorang perawat di San Diego yang diberi vaksin pada 18 Desember 2020. Seminggu kemudian, ia positif terkena virus corona.

Hasil uji coba dari vaksin Pfizer sekitar 95% efektif. Artinya, kita masih memiliki kemungkinan untuk terinfeksi Covid-19.

Sebenarnya, seseorang dapat terinfeksi virus corona meski sudah disuntik karena perlu waktu bagi vaksin untuk membangun kekebalan tubuh.

Selain itu, vaksin Covid-19 umumnya diberikan dalam dua dosis dengan selang beberapa minggu untuk melatih sistem kekebalan tubuh.

Petugas Dinas Kesehatan Kota Tangerang menggelar simulasi pemberian vaksin Covid-19, Jumat (8/1/2021). [Suara.com/Alwan]
Petugas Dinas Kesehatan Kota Tangerang menggelar simulasi pemberian vaksin Covid-19, Jumat (8/1/2021). [Suara.com/Alwan]

Seseorang bisa saja terpapar virus corona tepat sebelum divaksinasi, atau setelahnya, sehingga tidak ada waktu bagi tubuh untuk membangun pertahanannya.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mengatakan bahwa tubuh perlu waktu beberapa minggu dalam membangun sistem kekebalan.

"Itu artinya ada kemungkinan seseorang dapat terinfeksi virus yang menyebabkan Covid-19 tepat sebelum atau setelah vaksinasi dan tetap sakit," tulis CDC, dilansir CNN.

Apabila sudah menerima dosis kedua, tubuh juga harus menunggu sampai angka kemanjuran 95% tercapai.

baca juga

Moderna mengukur kemanjuran vaksinnya mulai 14 hari setelah dosis kedua, sedangkan efektivitas Pfizer akan mulai terjadi pada hari ketujuh setelah pemberian dosis kedua.

Ilustrasi vaksin Covid-19. (Elements Envato)
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Elements Envato)

Tidak ada vaksin Covid-19 yang 100% efektif. CDC memperkirakan 40% Covid-19 tidak menimbulkan gejala pada orang yang sudah divaksin.

Uji coba vaksin Moderna dan Pfizer juga hanya melihat apakah vaksin dapat mencegah infeksi simptomatik (bergejala) atau tidak.

Karenanya, CDC mengimbau masyarakat untuk tidak berasumsi bahwa mereka sepenuhnya kebal terhadap infeksi setelah vaksinasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MUI: Vaksin Covid-19 Sinovac Halal dan Suci

MUI: Vaksin Covid-19 Sinovac Halal dan Suci

Video | Sabtu, 09 Januari 2021 | 11:23 WIB

Lagi, Eropa Tambah 200 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Buatan Pfizer

Lagi, Eropa Tambah 200 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Buatan Pfizer

Health | Sabtu, 09 Januari 2021 | 11:09 WIB

Vaksin Covid-19 Halal dan 4 Berita Kesehatan Terpopuler Lainnya

Vaksin Covid-19 Halal dan 4 Berita Kesehatan Terpopuler Lainnya

Health | Sabtu, 09 Januari 2021 | 09:47 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×