Jantung Diistirahatkan Saat Operasi Bedah, Lalu Siapa yang Pompa Darah?

Senin, 11 Januari 2021 | 12:45 WIB
Jantung Diistirahatkan Saat Operasi Bedah, Lalu Siapa yang Pompa Darah?
Ilustrasi jantung manusia (Shutterstock).

Suara.com - Operasi sering kali menjadi momok tersendiri bagi siapa pun yang akan menjalaninya, baik sebagai pasien maupun keluarga. Ada banyak jenis tindakan medis pembedahan tubuh dalam ilmu kedokteran.

Di antara beragam jenis operasi, pembedahan jantung menjadi salah satu yang risikonya besar. Karena dengan begitu, artinya jantung akan diistirahatkan sejenak selama proses operasi.

"Pembedahan jantung termasuk yang berisiko karena memang kita pada saat operasi artinya mengistirahatkan jantung. Kalau kita ketahui jantung adalah satu-satunya organ di tubuh manusia yang tidak pernah istirahat," kata Dokter spesialis bedah toraks dan kardiovaskular dr. Achmad Faisal. Sp.BTKV., dalam siaran langsung Radio Kesehatan Kementerian Kesehatan, Senin (11/1/2021).

Selama pembedahan dilakukan, dokter Faisal menjelaskan bahwa tugas jantung untuk memompa darah keseluruh tubuh akan digantikan sementara oleh mesin.

Ilustrasi operasi. (Pixabay)
Ilustrasi operasi bedah. (Pixabay)

"Itulah fungsi dari mesin jantung paru, selama masa operasi aliran darah atau fungsi jantung diambil alih mesin," katanya.

Menurutnya, seiring berkembangnya teknologi alat medis, keberhasilan bedah jantung juga meningkat. Jauh berbeda dibandingkan sekitar tahun 1960-an saat awal bedah jantung ada di Indonesia, tetapi masih minim fasilitas dan teknologi. 

"Awal tahun 60-an sejarah bedah jantung di Indonesia, pada awal berdiri mereka banyak pasien yang alami kegagalan. Karena memang teknologi saat itu di Indonesia masih sangat minim, kurangnya fasilitas juga pada saat itu," ujar dokter di Rumah Sakit Harapan Kita itu.

"Tapi sekarang bisa dikatakan fasilitas kita sudah lengkap, tidak kalah dengan yang ada di center jantung luar negeri seperti Eropa dan Amerika," imbuhnya.

Perkembangan teknologi juga infrastruktur turut membawa dampak baik untuk meningkatkan keberhasilan operasi bedah jantung. Tetapi tidak hanya itu saja, kata Faisal, perlu didukung juga dengan persiapan yang sangat matang dari dokter dan pasien sebelum dilakukan bedah jantung.

Baca Juga: Bukan Hanya Perasaan Semata, Ternyata Seperti Ini Bentuk Sindrom Patah Hati

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI