Termasuk Kelainan Genetik, Ini Gejala dan Penanganan Albino

Vania Rossa | Suara.com

Rabu, 13 Januari 2021 | 12:18 WIB
Termasuk Kelainan Genetik, Ini Gejala dan Penanganan Albino
Ilustrasi albino. (Elements Envato)

Suara.com - Albino atau albinisme merupakan kelainan genetis yang menyebabkan pengidapnya mengalami kekurangan melanin atau bahkan sama sekali tidak memiliki pigmen tersebut. Tanda-tanda albino biasanya terlihat pada warna kulit, rambut, dan mata yang berbeda, lantaran mereka tidak bisa memproduksi melanin yang menentukan warna dari kulit, rambut, dan mata.

Pigmen melanin sendiri juga berfungsi untuk melindungi kulit tubuh dan berperan dalam perkembangan saraf optik. Itu sebabnya, pengidap albino cenderung sensitif terhadap sinar matahari dan berisiko lebih tinggi terkena kanker kulit. Di samping itu, mereka juga mungkin mengalami gangguan pada saraf optik yang akan menyebabkan penglihatan jadi terganggu.

Tipe dan Penyebab
Albino tidak menular. Biasanya kondisi ini terjadi karena faktor keturunan atau genetik. Di bawah ini terdapat tiga tipe albino dan penyebabnya, seperti dilansir dari Mayo Clinic.

1. Albinisme okulokutaneus (OCA)
Kelainan ini yang paling umum terjadi, dan biasanya disebabkan karena genetik yang dibawa dari orang tua. OCA menyebabkan penurunan pigmen pada kulit, rambut dan mata, serta gangguan penglihatan.

2. Albinisme okuler
Albino jenis ini biasanya terjadi karena adanya mutasi gen pada kromosom X. Albinisme okuler dapat diturunkan oleh seorang ibu yang membawa satu gen X dan bermutasi ke putranya. Biasanya jenis albino ini sangat berpengaruh terhadap penglihatannya. Albinisme okuler lebih sering terjadi pada pria, serta jauh lebih sedikit kasusnya dibandingkan OCA.

3. Albinisme yang terkait dengan sindrom herediter
Albino jenis ini sangat langka, dan biasanya terjadi karena sindrom pada tubuh, misalnya sindrom Hermansky-Pudlak. Sindrom ini termasuk bentuk OCA dengan masalah perdarahan dan memar serta penyakit paru-paru dan usus.

Selain itu terdapat Sindrom Chediak-Higashi yang mencakup bentuk OCA dengan masalah kekebalan dan infeksi berulang, kelainan neurologis, dan masalah serius lainnya.

Gejala
Gejala albino dapat dilihat terjadi pada beberapa bagian tubuh, antara lain:

1. Kulit
Biasanya kulit pengidap albino akan berwarna sangat terang (putih). Namun, terdapat beberapa kasus albino memiliki kulit coklat yang hampir sama dengan orang normal.

Selain itu, pengidap albino biasanya memiliki bintik-bintik pada wajah serta tahi lalat tanpa pigmen, biasanya berwarna merah jambu. Orang dengan albino biasanya tidak mampu untuk berjemur di bawah sinar matahari karena kulitnya akan terasa terbakar. Mereka juga tidak mengalami perubahan pigmentasi (warna kulit) sampai dewasa.

2. Rambut
Selain warna kulitnya, albino juga biasanya memiliki rambut berwarna putih. Namun, di beberapa kasus seperti keturunan Afrika atau Asia, pengidap albino mungkin memiliki warna rambut kuning, kemerahan, atau coklat. Warna rambut bisa juga menjadi gelap seiring bertambahnya usia.

3. Warna mata
Mulai dari bulu mata hingga alis pengidap albino biasanya berwarna pucat. Warna mata mereka biasanya berkisar antara biru muda hingga cokelat. Warna mata ini juga dapat berubah seiring bertambahnya usia.

Minimnya pigmen pada bagian mata membuat iris agak tembus cahaya. Artinya, iris tidak bisa sepenuhnya menghalangi cahaya masuk ke mata. Oleh karena itu, pengidap albino biasanya memiliki gangguan penglihatan, seperti rabun jauh atau dekat yang ekstrem, bahkan bisa menyebabkan kebutaan total.

Pengobatan atau Pencegahan
Pengidap albino dapat hidup normal seperti masayarakat pada umumnya. Hanya saja, karena mereka memiliki kulit dan penglihatan yang sensitif, disarankan untuk menggunakan tabir surya dan kacamata hitam saat berada di luar ruangan. Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko terkena penyakit yang serius. (Fajar Ramadhan)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Wanita yang Menua 8 Kali Lebih Cepat, Usia 20 Sudah Kehilangan Gigi

Kisah Wanita yang Menua 8 Kali Lebih Cepat, Usia 20 Sudah Kehilangan Gigi

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2020 | 12:59 WIB

Kelainan Genetik Langka, Urine Gadis Kecil Ini Menghitam saat Terkena Udara

Kelainan Genetik Langka, Urine Gadis Kecil Ini Menghitam saat Terkena Udara

Health | Senin, 14 September 2020 | 13:20 WIB

Bocah Kembar di Wonogiri Viral, Bagaimana Cara Merawat Kulit Albino?

Bocah Kembar di Wonogiri Viral, Bagaimana Cara Merawat Kulit Albino?

Jawa Tengah | Sabtu, 05 September 2020 | 18:15 WIB

Terkini

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB