alexametrics

Ahli Virus: Suntik Vaksin Covid-19 Tengah Malam Mungkin Tidak Efektif

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Ahli Virus: Suntik Vaksin Covid-19 Tengah Malam Mungkin Tidak Efektif
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Menanggapi rencana vaksinasi 24 jam di Inggris, ahli virus mengatakan suntik vaksin Covid-19 tengah malam justru lebih tidak efektif.

Suara.com - Seorang ahli virologi, Dr Chris Smith mengatakan bahwa menyuntikkan vaksin Covid-19 pada tengah malam atau dini hari bisa mengakibatkan tubuh seseorang tidak merespons vaksin tersebut dengan baik.

Karena itu, Dr Chris menyarankan otoritas kesehatan Inggris perlu perlu berhati-hati sebelum menyediakan layanan vaksinasi 24 jam. Seharusnya, vaksin Covid-19 tidak boleh melewati jam 8 malam.

"Pada kenyataannya orang yang mendapatkan vaksin mungkin ingin tidur malam dan tidak semua orang ingin vaksin di tengah malam," jelas Dr Smith dikutip dari Express.

Di samping itu, suntik vaksin Covid-19 pada malam hari juga lebih rentan terjadi kesalahan. Orang-orang lebih berisiko mengalami kecelakaan lalu lintas ketika mengemudi ketika hendak suntik vaksin.

Baca Juga: Divaksin Pertama, Wagub Emil Dardak Ogah Lihat Jarum Biar Tenang

Mereka juga mungkin akan kelelahan pada esok harinya ketika beraktivitas atau bekerja. Jadi, kondisi ini akan memengaruhi semua biologi sirkadian dan jam tubuh.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

"Kami mengetahui bahwa kadang-kadang Anda tidak merespons dengan baik vaksin dalam sehari. Ketika Anda lelah, sistem kekebalan juga tidak merespons. Jadi kita harus sangat berhati-hati sebelum menyuntikan vaksin pada seseorang pada jam 3 pagi," jelasnya.

Karena, vaksin mungkin juga tidak memiliki efektivitas yang sama dengan seseorang yang menjalani vaksinasi pukul 9 pagi. Jadi, perbedaan waktu menyuntikkan vaksin ini memang perlu diperhatikan.

Menteri Kesehatan Matt Hancock berjanji bahwa layanan kesehatan NHS akan melakukan apapun yang diperlukan untuk vaksinasi, salah satunya mengatur janji temu sebelumnya.

Direktur medis nasional untuk NHS di Inggris, Profesor Stephen Powis juga mengatakan bahwa bekerja sepanjang hari adalah penggunaan staf dan relawan yang paling efisien.

Baca Juga: Ricuh Vaksinasi Para Pejabat di Banten Karena Berlangsung Tertutup

Juru bicara Perdana Menteri Inggris memang mengatakan tidak ada tuntutan untuk layanan vaksinasi harus 24 jam. Tapi, Stephen Powis mengatakan bahwa petugas medis akan melakukannya jika diperlukan agar vaksin segera tersalurkan kepada masyarakat luas.

Meski begitu, ada beerapa kelompok mungkin memerlukan layanan vaksinasi 24 jam sehingga mereka akan tetap melakukannya.

Komentar