Ahli Virus: Suntik Vaksin Covid-19 Tengah Malam Mungkin Tidak Efektif

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 14 Januari 2021 | 13:48 WIB
Ahli Virus: Suntik Vaksin Covid-19 Tengah Malam Mungkin Tidak Efektif
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Seorang ahli virologi, Dr Chris Smith mengatakan bahwa menyuntikkan vaksin Covid-19 pada tengah malam atau dini hari bisa mengakibatkan tubuh seseorang tidak merespons vaksin tersebut dengan baik.

Karena itu, Dr Chris menyarankan otoritas kesehatan Inggris perlu perlu berhati-hati sebelum menyediakan layanan vaksinasi 24 jam. Seharusnya, vaksin Covid-19 tidak boleh melewati jam 8 malam.

"Pada kenyataannya orang yang mendapatkan vaksin mungkin ingin tidur malam dan tidak semua orang ingin vaksin di tengah malam," jelas Dr Smith dikutip dari Express.

Di samping itu, suntik vaksin Covid-19 pada malam hari juga lebih rentan terjadi kesalahan. Orang-orang lebih berisiko mengalami kecelakaan lalu lintas ketika mengemudi ketika hendak suntik vaksin.

Mereka juga mungkin akan kelelahan pada esok harinya ketika beraktivitas atau bekerja. Jadi, kondisi ini akan memengaruhi semua biologi sirkadian dan jam tubuh.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

"Kami mengetahui bahwa kadang-kadang Anda tidak merespons dengan baik vaksin dalam sehari. Ketika Anda lelah, sistem kekebalan juga tidak merespons. Jadi kita harus sangat berhati-hati sebelum menyuntikan vaksin pada seseorang pada jam 3 pagi," jelasnya.

Karena, vaksin mungkin juga tidak memiliki efektivitas yang sama dengan seseorang yang menjalani vaksinasi pukul 9 pagi. Jadi, perbedaan waktu menyuntikkan vaksin ini memang perlu diperhatikan.

Menteri Kesehatan Matt Hancock berjanji bahwa layanan kesehatan NHS akan melakukan apapun yang diperlukan untuk vaksinasi, salah satunya mengatur janji temu sebelumnya.

Direktur medis nasional untuk NHS di Inggris, Profesor Stephen Powis juga mengatakan bahwa bekerja sepanjang hari adalah penggunaan staf dan relawan yang paling efisien.

baca juga

Juru bicara Perdana Menteri Inggris memang mengatakan tidak ada tuntutan untuk layanan vaksinasi harus 24 jam. Tapi, Stephen Powis mengatakan bahwa petugas medis akan melakukannya jika diperlukan agar vaksin segera tersalurkan kepada masyarakat luas.

Meski begitu, ada beerapa kelompok mungkin memerlukan layanan vaksinasi 24 jam sehingga mereka akan tetap melakukannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bupati Gowa Tidak Lolos Saat Wawancara, Rencana Vaksinasi Batal

Bupati Gowa Tidak Lolos Saat Wawancara, Rencana Vaksinasi Batal

Sulsel | Kamis, 14 Januari 2021 | 13:34 WIB

Disuntik Vaksin Covid-19, Walkot Tangsel Airin: Gak Terasa Apa-Apa

Disuntik Vaksin Covid-19, Walkot Tangsel Airin: Gak Terasa Apa-Apa

Jakarta | Kamis, 14 Januari 2021 | 13:32 WIB

Divaksin Pertama, Wagub Emil Dardak Ogah Lihat Jarum Biar Tenang

Divaksin Pertama, Wagub Emil Dardak Ogah Lihat Jarum Biar Tenang

Jatim | Kamis, 14 Januari 2021 | 13:18 WIB

Terkini

Review Sore: Istri dari Masa Depan, Cinta, Pilihan, dan Kesempatan Kedua

Review Sore: Istri dari Masa Depan, Cinta, Pilihan, dan Kesempatan Kedua

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Masterpiece yang Carut Marut: Kelebihan dan Kekurangan Film Snake Eyes: G.I. Joe Origins

Masterpiece yang Carut Marut: Kelebihan dan Kekurangan Film Snake Eyes: G.I. Joe Origins

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:59 WIB

Minta Kader Tiru Gaya KDM, Herman Khaeron: Rakyat Jabar Memilih Pakai Hati

Minta Kader Tiru Gaya KDM, Herman Khaeron: Rakyat Jabar Memilih Pakai Hati

Jabar | Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:59 WIB

Pengacara Bantah Isu Febrie Adriansyah Incar Kursi Jaksa Agung: Beliau Mau Pensiun

Pengacara Bantah Isu Febrie Adriansyah Incar Kursi Jaksa Agung: Beliau Mau Pensiun

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:58 WIB

3 Tersangka Pembubaran Ibadah di Bantul Tak Ditahan, Polisi: Mereka Kooperatif

3 Tersangka Pembubaran Ibadah di Bantul Tak Ditahan, Polisi: Mereka Kooperatif

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:57 WIB

3 Serum Wardah untuk Samarkan Kerutan dan Garis Halus, Bikin Kulit Kenyal Sesuai Review

3 Serum Wardah untuk Samarkan Kerutan dan Garis Halus, Bikin Kulit Kenyal Sesuai Review

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:55 WIB

Tak Mau Seret Jokowi, Budi Arie Siap Bertanggung Jawab Terkait Isu Percepatan Pemilu

Tak Mau Seret Jokowi, Budi Arie Siap Bertanggung Jawab Terkait Isu Percepatan Pemilu

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:52 WIB

Akui Picu Kegaduhan Soal Spekulasi Pemilu Dipercepat, Budi Arie: Saya Siap Terima Konsekuensi

Akui Picu Kegaduhan Soal Spekulasi Pemilu Dipercepat, Budi Arie: Saya Siap Terima Konsekuensi

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:48 WIB

Di Hadapan Presiden RI, Pertamina NRE Pamerkan PLTS Pulau Sembur Dukung Program PLTS 100 GWp

Di Hadapan Presiden RI, Pertamina NRE Pamerkan PLTS Pulau Sembur Dukung Program PLTS 100 GWp

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:47 WIB

Karhutla 2026: Nusa Tenggara Timur Catat Area Terbakar Terluas, Lampaui Kalimantan

Karhutla 2026: Nusa Tenggara Timur Catat Area Terbakar Terluas, Lampaui Kalimantan

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:47 WIB

×