alexametrics

Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia, Ini 5 Cara Jaga Kesehatan Paru-paru

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi
Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia, Ini 5 Cara Jaga Kesehatan Paru-paru
Syekh Ali Jaber. [suara.com/Madinah]

Syekh Ali Jaber meninggal dunia dengan memiliki riwayat penyakit paru-paru. Simak cara menjaga kesehatan paru-paru berikut ini.

Suara.com - Pendakwah kondang yang identik dengan pembawaannya yang menangkan hati, Syekh Ali Jaber meninggal dunia pada Kamis, (14/1/2021) pagi di RS Yarsi Jakarta.

Menurut Ustad Yusuf Mansyur, Syekh kelahiran Madinah, 3 Februari 1976 itu selain sempat dinyatakan positif Covid-19, ia juga memiliki riwayat penyakit paru-paru.

Paru-paru memang organ vital yang sangat penting bagi tubuh. Namun seiring bertambahnya usia paru-paru kerap jadi kurang fleksibel dan fungsinya berkurang, itulah mengapa penting menjaga kesehatan paru-paru sejak dini.

Berikut 5 cara menjaga paru-paru tetap sehat dan bisa berfungsi dengan baik, seperti mengutip Healthline Kamis, (14/1/2021).

Baca Juga: Begini Alasan Keluarga Makamkan Syekh Ali Jaber di Pesantren Daarul Quran

1. Tidak merokok atau berhenti merokok

Rokok dikaitkan erat dengan sebagian besar penyakit paru-paru, termasuk PPOK dan asma. Kebiasaan ini juga membuat penyakit paru menjadi lebih parah.

Dalam penelitian juga disebutkan orang yang merokok 12 hingga 13 kali lebih berisiko meninggal karena PPOK dibanding yang bukan perokok.

2. Berolahraga untuk paru-paru

Saat berolahraga jantung akan berdetak lebih cepat dan paru-paru bekerja keras. Hasilnya tubuh membutuhkan banyak oksigen sebagai bahan bakar otot, sehingga paru-paru akan mendapat banyak stok oksigen dan mengeluarkan karbn dioksida.

Baca Juga: Doa Rizal Armada untuk Syekh Ali Jaber: Ya Allah, Lapangkan Kubur Beliau

Saat berolahraga seseorang akan bernapas 40 hingga 60 kali per menit, dibanding tidak berolahraga yang hanya sekitar 15 kali per menit. Sehingga olahraga aerobik lebih disarankan, karena membuat paru-paru lebih sehat.

3. Hindari paparan polusi

Paparan polusi di udara bisa merusak paru-paru dan mempercepat penuaan dini. Meski saat muda seseorang bisa menangkal dan menolak racun, namun seiring bertambahnya usia manusia akan kehilangan kemampuan perlawanan.

Disarankan untuk menghindari asap rokok dan hindari berolahraga dekat jalan dengan kendaraan padat beraktivitas. Berhati-hati juga terhadap polusi di dalam ruangan, karena semakin banyak orang yang melakukan aktivitas di dalam ruangan, maka semakin meningkatkan polusi udara.

4. Mencegah tertular penyakit infeksi

Paru-paru bisa terinfeksi patogen seperti bakteri, virus hingga jamur dan menyebabkan berbagai penyakit. Sedangkan patogen tersebut masuk ke tubuh karena pola hidup tidak sehat, seperti tidak menjaga kebersihan tangan.

Sebisa mungkin hindari menyentuh wajah, mengonsumsi banyak air, buah, sayur untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Ingat juga untuk menjalani vaksinasi influenza setiap tahun.

5. Ambil napas dalam

Mengambil napas dalam bisa membantu membersihkan paru-paru dan bisa meningkatkan pertukaran oksigen jadi lebih cepat.

Dalam penelitian kecil yang diterbitkan Indian Journal of Physiology and Pharmacology, ditemukan orang yang mengambil napas dalam selama 2, 5, dan 10 menit memiliki fungsi paru-paru yang lebih baik setelah olahraga.

Komentar