Jangan Anggap Sepele, Ini Bahaya Gigi Berlubang di Samping Pada Anak

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Jum'at, 15 Januari 2021 | 17:10 WIB
Jangan Anggap Sepele, Ini Bahaya Gigi Berlubang di Samping Pada Anak
ilustrasi gigi berlubang. [shutterstock]

Suara.com - Berbicara mengenai gigi berlubang pada anak, terkadang membuatnya menjadi sensitif. Apalagi, gigi berlubang menimbulkan rasa sakit sehingga anak mudah menangis. Lubang pada gigi juga dapat membuat warna hitam di sekitar gigi.

Namun, tahukah kamu jika gigi berlubang pada anak lebih berbahaya jika berada di samping? Hal ini biasanya terjadi pada gigi geraham susu anak. Menurut Dokter Spesialis Kesehatan Gigi Anak, Drg. Ilice Collins Wijaya, Sp. KGA lubang berada di samping akan lebih berisiko mengenai saraf gigi sehingga menimbulkan rasa sakit.

Hal ini karena lapisan samping, email dan dentin pada gigi lebih tipis dibandingkan bagian atas. Oleh karena itu saat terdapat lubang di bagian samping, lebih cepat masuk ke dalam sehingga mengenai saraf. Selain itu, lubang gigi di samping berisiko menyebabkan lubang di gigi sebelahnya. Oleh karena itu, gigi berlubang di sebelah samping lebih menimbulkan banyak risiko.

Drg. Ilice Collins Wijaya, Sp. KGA mengatakan, penyebab utama muncul gigi berlubang pada anak karena sisa makanan yang tersisa, terutama makanan yang mengandung glukosa. Bakteri yang terdapat dalam mulut akan melarutkan sisa makanan yang terdapat dalam mulut sehingga menimbulkan lubang.

Sakit gigi pada anak. (Shutterstock)
Gigi berlubang. (Shutterstock)

Selain makanan, yang menyebabkan gigi berlubang lainnya yaitu perawatan gigi yang kurang baik. Hal ini menyebabkan kuman menumpuk pada gigi sehingga menyebabkan lubang.

“Faktornya makanan yang mengandung glukosa seperti permen, nasi, serta perawatan gigi sih, itu yang menyebabkan gigi berlubang, “ ucap Ilice, pada siaran langsung instagram Eka_hospital, Jumat (15/01/2021).

Pengobatan yang dapat dilakukan untuk gigi berlubang yaitu dengan menghubungi dokter untuk menambalnya. Hal ini adalah salah satu cara mengobati gigi berlubang. Gigi yang berlubang harus segera diatasi sehingga tidak memperburuk kondisi jika terkena saraf.

Di samping itu, orang tua bisa melakukan pencegahan agar gigi anak tidak berlubang. Pencegahan tersebut dapat dilakukan dengan beberapa cara, antara lain:

1.Merawat gigi dengan baik.

Orang tua dapat harus mengajarkan anak untuk merawat gigi dengan baik. Hal ini dengan mengajarkan sikat gigi sejak dini. Biasanya, anak cenderung malas meyikat gigi. Untuk itu, orang tua harus bisa membujuk anak untuk melakukannya, salah satunya dengan mengajak anak untuk membeli sikat gigi dan pasta yang akan digunakannya.

Saat ini bentuk sikat gigi anak sangat beragam dan lucu, ketika anak memilih sikat gigihnya sendiri akan membuatnya semakin tertarik untuk menyikat giginya. Selain itu, biarkan anak juga untuk memilih rasa pasta gigi kesukaannya. Hal ini akan membantu membuat anak menyukai sikat gigi.

2. Lakukan pengecekan

Menurut Drg. Ilice Collins Wijaya, Sp. KGA, anak diharuskan melakukan pengecekan rutin enam bulan sekali. Dalam kasus gigi yang bermasalah, dapat dilakukannya tiga bulan sekali. Hal ini untuk mengetahui kondisi gigi anak.

Namun, biasanya anak cenderung takut ke dokter gigi. Bisanya salah satu penyebab anak takut ke dokter gigi karena ancaman. Biasanya dokter gigi sering digunakan sebagai ancaman pada anak. Hal itu yang membuat gambaran dokter gigi pada otak anak terlihat mengerikan. Untuk itu, usahakan tidak membuat anak takut dengan dokter gigi.

Selain itu, saat mengajak anak ke dokter gigi untuk menambal atau mencabut, gunakan istilah-istilah yang familiar untuk peralatan sehingga tidak terdengar menyeramkan. Hal ini akan membuat anak mau ke dokter gigi, walaupun hanya untuk pemeriksaan. / Fajar Ramadhan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Zayn Malik Terlengkap

Profil Zayn Malik Terlengkap

Entertainment | Rabu, 13 Januari 2021 | 14:52 WIB

Unjuk Gigi di Depan Anak Trail, Aksi Ibu Lewati Jalan Berlumpur Pakai Motor

Unjuk Gigi di Depan Anak Trail, Aksi Ibu Lewati Jalan Berlumpur Pakai Motor

Riau | Selasa, 12 Januari 2021 | 15:27 WIB

Tak Teduga, Kesalahan Kecil Ini Punya Efek Buruk Bagi Pemasang Behel Gigi

Tak Teduga, Kesalahan Kecil Ini Punya Efek Buruk Bagi Pemasang Behel Gigi

Jatim | Selasa, 12 Januari 2021 | 15:17 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB