Efikasi Vaksin Sinovac di Brasil 50,4%, Mulai Vaksinasi Massal Pekan Depan

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 15 Januari 2021 | 17:40 WIB
Efikasi Vaksin Sinovac di Brasil 50,4%, Mulai Vaksinasi Massal Pekan Depan
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Elements Envato)

Suara.com - Setelah melaporkan hasil uji klinis vaksin Sinovac pekan lalu, yang hanya menunjukkan efikasi 50,4%, Brasil akhirnya mengumumkan mereka akan mulai vaksinasi Covid-19 pada 20 Januari mendatang.

Informasi tersebut diumumkan oleh kepala asosiasi walikota nasional, Jonas Donizette, pada Kamis (14/1/2021).

"Kalau tidak tanggal 20, untuk masalah logistik apapun, Kamis tanggal 21. inokulasi akan dimulai dengan 8 juta dosis, didistribusikan ke lima juta orang Brasil," katanya, dilansir dari Channel News Asia.

Pemerintah merencanakan 'upacara' pada 19 Januari untuk menandai dimulainya vaksinasi SARS-CoV-2 untuk yang pertama kali di negara tersebut.

Dua vaksin, satu dibuat oleh AstraZeneca Plc dan satunya lagi dari Sinovac Biotech China, akan menjadi landasan rencana vaksinasi pemerintah.

Ilustrasi vaksin Covid-19. (Elements Envato)
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Elements Envato)

Keduanya telah mengajukan permohonan penggunaan darurat di Brasil. Regulator kesehatan Anvisa diperkirakan akan memberikan keputusan perizinannya pada Minggu (17/1/2021) besok.

Anvisa mengatakan bahwa pihaknya telah meminta data yang kosong dari uji klinis vaksin kepada pusat biomedis Brasil yang bermitra dengan pengembang vaksin, Fiocruz, dan Butantan.

Dalam kasus Butantan, Anvisa meminta data kemanjuran tambahan dari uji coba Fase III vaksin Sinovac yang dilakukan di Brasil.

Wakil Menteri Kesehatan Elcio Franco memperkirakan vaksinasi penduduk negara tersebut akan memakan waktu paling lama 16 bulan.

Brasil telah mengimpor 6 juta dosis vaksin Sinovac dan mengirimkan pesawat untuk mengambil 2 juta dosis vaksin AstraZeneca, yang dibuat oleh Institut Serum India.

Di sisi lain, Presiden Jair Bolsonari, telah dikecam karena meremehkan tingkat keparahan wabah virus corona. Ia berada di bawah tekanan untuk memulai vaksinasi ketika keparahan gelombang kedua melampaui yang pertama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Varian Baru Virus Corona Muncul di Brasil, Begini Gejalanya!

Varian Baru Virus Corona Muncul di Brasil, Begini Gejalanya!

Health | Kamis, 14 Januari 2021 | 20:50 WIB

Laporan Uji Brasil: CoronaVac 100 Persen Cegah Kasus Parah Covid-19

Laporan Uji Brasil: CoronaVac 100 Persen Cegah Kasus Parah Covid-19

Health | Kamis, 14 Januari 2021 | 19:23 WIB

Muncul Strain Baru Virus Corona di Brasil, Adakah Perbedaannya?

Muncul Strain Baru Virus Corona di Brasil, Adakah Perbedaannya?

Health | Kamis, 14 Januari 2021 | 16:09 WIB

Terkini

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB