Epidemiolog: Edukasi Covid-19 Perlu Masuk dalam Pendidikan Anak

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Jum'at, 15 Januari 2021 | 20:05 WIB
Epidemiolog: Edukasi Covid-19 Perlu Masuk dalam Pendidikan Anak
Ilustrasi anak pakai masker. (Shutterstock)

Suara.com - Anak-anak termasuk dalam kelompok yang rentan terpapar Covid-19. Terlebih dengan munculnya varian baru virus corona yang lebih menular dan lebih berisiko menyerang anak.

Sayangnya, pemahaman tentang infeksi Covid-19 terhadap anak masih relatif rendah. Epidemiologi Pandu Riono mengungkapkan, seharusnya sekolah membuat semacam modul yang bisa disampaikan kepada anak-anak saat dilakukan proses belajar dari rumah.

“Tidak ada sekolah yang mengajarkan tentang bahaya Covid-19 selama masa pandemi dan belajar dari rumah. Seharusnya, ada modul yang disiapkan sekolah dan disampaikan kepada anak-anak SD, SMP hingga SMA. Jadi mereka semua tahu bahaya Covid-19 dan bagaimana cara terhindar dari virus tersebut,” kata Pandu Riono keterangan yang diterima Suara.com, Jumat, (15/01/2021).

Pandu menambahkan, selama ini beban untuk mengedukasi anak-anak terkait Covid-19 menjadi tanggung jawab orangtua. Padahal, edukasi terkait Covid-19 bisa dilakukan sekolah kepada anak-anak.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

“Jadi, anak-anak juga bisa mengingatkan orangtua mereka apabila tidak memakai masker ketika keluar dari rumah atau saat orangtua tidak menerapkan protokol kesehatan lain. Kita harus melibatkan semua elemen masyarakat terutama keluarga untuk mengatasi pandemi ini,” ujar Pandu.

Pandu juga mengusulkan agar program Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga kembali diaktifkan lagi untuk membantu mencegah penyebaran pandemi, khususnya untuk klaster keluarga dan anak-anak.

Menurut dia, kurang dilibatkannya elemen masyarakat menjadi salah satu penyebab munculnya klaster keluarga dan anak-anak.

Pandu juga mengingatkan bahwa virus Corona mudah bermutasi dan anak-anak yang menjadi kelompok yang paling rentan terpapar virus ini. Karena itu, benteng utama untuk bisa mencegah anak-anak tertular virus Covid-19 adalah dengan memakai masker.

“Vaksin itu tidak bisa mencegah penularan. Jadi, agar terhindar dari virus maka satu-satunya benteng utama adalah memakai masker dan juga menjalankan protokol kesehatan yang sudah ada. Meski angka kematian anak-anak terinfeksi Covid rendah dibandingkan orang dewasa, tetapi anak-anak adalah kelompok yang rentan terpapar,” jelasnya.

Koordiator Klaster Keluarga dan Anak-anak Gerakan Pakai Masker, Mira Maulida mengatakan, perlu kampanye masif dan terstruktur untuk bisa mengingatkan anak-anak terkait bahaya dari virus Covid-19.

“Di masa lalu kita ingat ada kampanye Keluarga Berencana dan Wajib Belajar dan itu sukses. Hampir semua orang tahu lagu dari kampanye KB dan Wajib Belajar. Kita harus bisa melakukan kampanye seperti itu sehingga anak-anak sadar bahaya virus Covid-19,” ujarnya.

Mira menambahkan, kampanye 3M yang dilakukan pemerintah sudah efektif namun permasalahannya di implementasi. Karena itu, Mira menilai ada baiknya apabila ada sanksi yang diberikan kepada mereka yang melanggar protokol kesehatan seperti yang sudah diterapkan di sejumlah daerah.

Menurut Mira, GPM akan berupaya melakukan kampanye yang masih terkait penyebaran Covid-19 di klaster keluarga dan anak-anak. Ini dilakukan karena penularan Covid-19 di keluarga 10 kali lebih tinggi dibandingkan klaster lainnya.

“Kami berharap anggota keluarga yang keluar rumah tetap menjalankan protokol kesehatan apalagi kalau ada kelompok yang rentan di rumah seperti orang lanjut usia atau anak-anak. Begitu juga apabila menerima tamu atau berkunjung ke sanak saudara, tetap harus menerapkan protokol 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun,” jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei BPS 2020: Dibanding Lelaki, Perempuan Lebih Patuh Protokol Kesehatan

Survei BPS 2020: Dibanding Lelaki, Perempuan Lebih Patuh Protokol Kesehatan

Health | Jum'at, 15 Januari 2021 | 19:40 WIB

Wamenkes Ungkap Belum Meratanya Kecepatan Tes Covid-19 di Indonesia

Wamenkes Ungkap Belum Meratanya Kecepatan Tes Covid-19 di Indonesia

Health | Jum'at, 15 Januari 2021 | 19:35 WIB

Lagi, Puluhan Pegawai di Lingkungan DPRD Kota Bandung Positif Covid-19

Lagi, Puluhan Pegawai di Lingkungan DPRD Kota Bandung Positif Covid-19

Jabar | Jum'at, 15 Januari 2021 | 19:30 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB