Penyintas Covid-19 Tidak Termasuk Prioritas Vaksinasi, Kenapa?

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 16 Januari 2021 | 19:17 WIB
Penyintas Covid-19 Tidak Termasuk Prioritas Vaksinasi, Kenapa?
Ilustrasi penyintas Covid-19. (Pixabay/Coyot)

Suara.com - Orang yang sudah sembuh dari Covid-19 atau penyintas Covid-19 disebut sudah memiliki antibodi atau kekebalan tubuh yang bisa melawan virus corona, sehingga risiko terinfeksi jauh lebih kecil dibanding orang yang belum terinfeksi.

Meski begitu Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Alergi Imunologi Indonesia, Prof. Dr. dr. Iris Rengganis, SpPD, K-AI mengatakan penyintas Covid-19 tetap perlu mendapat suntikan vaksin Covid-19. Ini karena antibodi yang ada di tubuh penyintas Covid-19 tidak bertahan lama.

"Antibodi penyintas Covid-19 biasanya sekitar 3 bulan, kurang lebihnya 3 bulan, tidak bertahan lama karena itu bisa reinfeksi," ujar Prof. Iris dalam diskusi virtual bersama suara.com, Jumat (15/1/2021).

Namun, dalam program vaksinasi Covid-19 yang sedang dijalankan pemerintah Indonesia, penyintas Covid-19 tidak termasuk orang yang akan mendapatkan suntikan vaksin Covid-19.

Menurut Prof. Iris, kebijakan ini diambil karena keberadaan antibodi selama 3 bulan di tubuh, yang membuat pemerintah putuskan tidak dulu memvaksinasi penyintas Covid-19.

Ditambah jumlah ketersediaan vaksin masih sangat terbatas, sehingga diutamakan kelompok rentan seperti tenaga medis, pelayan publik, hingga masyarakat yang belum terinfeksi Covid-19 dengan rentang usia 18 hingga 59 tahun.

"Seharusnya kan kalau dia (sudah sembuh lebih dari) 3 bulan dia harus vaksinasi, memang benar. Saya juga mengharapkan semua orang yang pernah sakit bisa divaksinasi," harapnya.

"Tapi nanti bertahap, karena vaksinnya masih terbatas diutamakan untuk orang-orang yang belum pernah sakit Covid-19," sambung Prof. Iris.

Itulah mengapa penyintas Covid-19 tetap disarankan patuhi protokol kesehatan 4M, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, dan menghindari kerumunan. Termasuk juga orang yang sudah menjalani vaksinasi Covid-19.

baca juga

"Jadi penyintas Covid-19 memang sudah ada antibodi, tapi tidak bertahan lama, jumlahnya juga sedikit, karena itu juga tetap harus jaga protokol kesehatan, siapapun. Selama masa pandemi apapun kondisinya harus protokol kesehatan," pungkas Prof. Iris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belum Ada Laporan KIPI Serius, Masyarakat Jangan Takut Disuntik Vaksin

Belum Ada Laporan KIPI Serius, Masyarakat Jangan Takut Disuntik Vaksin

News | Sabtu, 16 Januari 2021 | 16:46 WIB

Kapan Indonesia Bisa Mencapai Herd Immunity? Ini Prediksi IDI

Kapan Indonesia Bisa Mencapai Herd Immunity? Ini Prediksi IDI

Video | Sabtu, 16 Januari 2021 | 09:20 WIB

Punya Penyakit Penyerta, Apakah Harus Tetap Vaksinasi Covid-19?

Punya Penyakit Penyerta, Apakah Harus Tetap Vaksinasi Covid-19?

Health | Sabtu, 16 Januari 2021 | 08:15 WIB

Terkini

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Perlukah Indonesia Punya UU Anti-Perundungan? Ini Aturan yang Sudah Ada dan Tantangannya

Perlukah Indonesia Punya UU Anti-Perundungan? Ini Aturan yang Sudah Ada dan Tantangannya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:05 WIB

5 Moisturizer Niacinamide untuk Usia 40 Tahun, Samarkan Flek Hitam dan Kerutan

5 Moisturizer Niacinamide untuk Usia 40 Tahun, Samarkan Flek Hitam dan Kerutan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Room No. 7: Saat Persoalan Finansial Mengikis Moral dan Empati Seseorang

Room No. 7: Saat Persoalan Finansial Mengikis Moral dan Empati Seseorang

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Kotak Rokok Berisi Sabu, Kurir Sistem Tempel Tak Berkutik Dicegat Polisi di Kedaton

Kotak Rokok Berisi Sabu, Kurir Sistem Tempel Tak Berkutik Dicegat Polisi di Kedaton

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:59 WIB

Teknologi AI Lokal Bidik Industri Kreatif, dari Pengembangan Ide hingga Produksi Video

Teknologi AI Lokal Bidik Industri Kreatif, dari Pengembangan Ide hingga Produksi Video

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:58 WIB

Topeng Alim Pembunuh Ibu-Anak Asal Madiun: Ikut Yasinan Warga Sebelum Diciduk di Jombang

Topeng Alim Pembunuh Ibu-Anak Asal Madiun: Ikut Yasinan Warga Sebelum Diciduk di Jombang

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana

Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:48 WIB

Gerak Cepat! Pasukan Oranye Sapu Bersih 26 Ton Sampah di Bundaran HI Pasca Demo

Gerak Cepat! Pasukan Oranye Sapu Bersih 26 Ton Sampah di Bundaran HI Pasca Demo

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Hilangkan Nyawa Ibu Kandung, Oknum Polda Riau Terancam Dipecat

Hilangkan Nyawa Ibu Kandung, Oknum Polda Riau Terancam Dipecat

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:40 WIB

×