Vaksin Covid-19, Apa yang Harus Dilakukan Sebelum, Selama dan Setelahnya?

Arendya Nariswari | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Minggu, 17 Januari 2021 | 18:18 WIB
Vaksin Covid-19, Apa yang Harus Dilakukan Sebelum, Selama dan Setelahnya?
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Beberapa negara telah memulai vaksinasi setelah sekian lama pandemi virus corona Covid-19, seperti Inggris, India dan Indonesia. Di Indonesia sendiri, vaksinasi Covid-19 telah dimulai sejak 13 Januari 2021.

Pada tahap awal vaksinasi ini, orang-orang akan mendapatkan suntikan dosis pertama vaksin Covid-19 dan akan dijadwalkan untuk mendapatkan dosis kedua nantinya.

Tetapi, sebagian besar orang pasti memiliki banyak keingintahuan tentang vaksin Covid-19 yang diberikan kepada mereka setelah menunggu berbulan-bulan. Hal itu sangat wajar karena semua orang pasti ingin tahu tindakan yang harus dilakukan sebelum, selama dan setelah vaksin.

Ilustrasi - Tangan memegang botol vaksin dan jarum suntik, deretan kapsul dan bendera WHO (Organisasi Kesehatan Dunia). (Shutterstock)
Ilustrasi - Tangan memegang botol vaksin dan jarum suntik, deretan kapsul dan bendera WHO (Organisasi Kesehatan Dunia). (Shutterstock)

1. Sebelum vaksin Covid-19

Sebenarnya dilansir dari Times of India, tidak ada panduan resmi tentang langkah-langkah khusus yang harus dilakukan sebelum vaksin Covid-19. Satu-satunya hal yang harus dipertimbangkan semua orang adalah kondisinya sehat dan ketahui riwayat penyakit yang dimiliki.

Misalnya, wanita hamil atau mereka dengan komorbiditas tinggi bisa mempertimbangkan untuk menunda inokulasi. Para ahli mengatakan bahwa seseorang tidak boleh terlibat dalam aktivitas yang bisa membahayakan kesehatan sebelum mendapat giliran vaksin.

Selain itu, orang perlu menghindari stres dan aktivitas apapun yang bisa memengaruhi kondisinya sebelum divaksin.

2. Selama vaksin Covid-19

Vaksin Covid-19 tidak berbeda dengan vaksin lainnya. Tapi, semua orang harus tetap melakukan protokol kesehatan setelah vaksin karena masih berada di tengah pandemi virus corona.

Apalagi, seseorang diklaim baru bisa mendapatkan kekebalan yang efektif setelah mendapat suntikan dosis kedua vaksin. Jadi, semua orang masih harus memakai masker, menjaga jarak dan menjaga kebersihan tangan.

3. Setelah vaksin Covid-19

Vaksin bekerja untuk memanfaatkan respons tubuh melawan virus. Jadi, hindari tugas atau aktivitas apapun yang bisa mengganggu kinerja vaksin dalam tubuh setelah disuntikkan.

Usahakan hindari stres, cukup tidur, tetap aktif secara fisik dan jaga pola makan. Karena, obesitas, stres dan kecemasan bisa memengaruhi kinerja vaksin dalam tubuh.

Biasanya, seseorang akan diminta untuk menunggu beberapa waktu antara 15-20 menit setelah suntik vaksin. Ahli akan memantau reaksi yang mungkin terjadi setelah seseorang menerima vaksin.

Pada dasarnya, efek samping setelah suntik vaksin adalah hal yang umum, seperti demam, sakit kepala, nyeri otot, kelelahan dan panas dingin. Semua efek samping ini justru bertanda baik dan normal bahwa vaksin telah bekerja dalam tubuh.

Efek samping setelah mendapat suntikan vaksin biasanya mulai hilang dalam 2-3 hari. Namun, orang dengan alergi atau mereka yang memiliki pengalaman buruk dengan vaksin harus berhati-hati.

CDC merekomendasikan seseorang untuk menghubungi dokter atau bantuan medis lain ketika efek samping setelah vaksin bertahan lama atau semakin memburuk. Reaksi ekstrim ini biasanya berkisar syok, pingsan dan sesak napas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komnas KIPI Ungkap Belum Ada Laporan Efek Samping Serius Vaksinasi Covid-19

Komnas KIPI Ungkap Belum Ada Laporan Efek Samping Serius Vaksinasi Covid-19

Sulsel | Minggu, 17 Januari 2021 | 15:33 WIB

Benarkah Pakai Masker Lebih dari Satu akan Efektif? Ini Faktanya!

Benarkah Pakai Masker Lebih dari Satu akan Efektif? Ini Faktanya!

Health | Minggu, 17 Januari 2021 | 14:54 WIB

Menjerit Hadapi Pandemi Corona, Pengusaha Hotel: Kami Sudah Berdarah-darah!

Menjerit Hadapi Pandemi Corona, Pengusaha Hotel: Kami Sudah Berdarah-darah!

Bisnis | Minggu, 17 Januari 2021 | 13:50 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB