alexametrics

Menjerit Hadapi Pandemi Corona, Pengusaha Hotel: Kami Sudah Berdarah-darah!

Agung Sandy Lesmana | Mohammad Fadil Djailani
Menjerit Hadapi Pandemi Corona, Pengusaha Hotel: Kami Sudah Berdarah-darah!
Ilustrasi corona dan peta Indonesia

"Kalau ditanya kondisi kami dan berapa kerugian, kami ini sudah berdarah-darah kondisinya."

Suara.com - Ketua BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DKI Jakarta sekaligus Wakil Ketua Umum PHRI Pusat, Sutrisno Iwantono mengatakan pengusaha hotel saat ini sudah sangat berdarah-darah dalam menghadapi pandemi virus corona atau Covid-19 yang sudah berlangsung hampir 10 bulan.

"Kalau ditanya kondisi kami dan berapa kerugian, kami ini sudah berdarah-darah kondisinya," kata Sutrisno dalam konfrensi pers secara virtual, Minggu (17/1/2021).

Dia bilang hingga saat ini belum ada hitungan pasti berapa kerugian yang telah dialami pengusaha hotel dan restoran saat ini, karena pandemi Covid-19 sendiri belum usai.

Tapi yang pasti akibat pandemi banyak pengusaha hotel dan restoran yang harus melakukan PHK ke karyawannya bahkan ada yang sampai tutup.

Baca Juga: Pengusaha Hotel: Sebesar Apapun Dana Pemulihan Ekonomi Tak Berhasil Jika...

"Kalau teman-teman restoran itu kan harus bayar sewa, tapi kalau dibatasi hanya 25 persen saja jam bukanya diatur juga, bagaimana dia mengatur cash flownya," ucapnya dia.

Makanya dirinya meminta pemerintah untuk fokus terhadap mengatasi masalah kesehatan terlebih dahulu.

"Seberapa besarpun anggaran pemulihan ekonomi tidak akan berhasil jika masalah utamanya kesehatan tidak diatasi," ucapnya.

Maka dari itu kata dia dirinya meminta kepada pemerintah lebih mengutamakan isu kesehatan yang terlebih dahulu diatasi.

"Makanya kita minta atasi terlebih dahulu masalah kesehatan," katanya.

Baca Juga: Update Covid-19 Global: India Mulai Vaksinasi, China Bangun Rumah Sakit


 

Komentar