Menyuntikkan Teh Magic Mushroom, Darah Pria Ini Justru Ditumbuhi Jamur

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Senin, 18 Januari 2021 | 13:22 WIB
Menyuntikkan Teh Magic Mushroom, Darah Pria Ini Justru Ditumbuhi Jamur
Ilustrasi magic mushroom. (Pixabay)

Suara.com - Seorang pria menyeduh teh dari magic mushroom dan menyuntikkannya ke pembuluh darahnya sendiri. Beberapa hari kemudian, ia dilarikan ke rumah sakit karena ada jamur tumbuh di darahnya.

Pria tersebut menghabiskan 22 hari di rumah sakit, dan 8 hari di antaranya dirawat di unit perawatan intensif (ICU). Ia mendapat pengobatan multisystem organ failure (MSOF).

Sekarang, pasien sudah dipulangkan tetapi masih harus mengonsumsi obat antibiotik dan antijamur dalam jangka panjang.

Kasus ini pun dilaporkan dalam Journal of Academy of Consultation-Liaison Psychiatry, pekan lalu, melansir Live Science.

Berdasarkan laporan, pria berusia 30 tahun tersebut menginjeksi teh magic mushroom karena ingin meredakan gangguan bipolar dan ketergantungan opioid yang dialaminya.

Ilustrasi jamur (Pixabay/stevepb)
Ilustrasi jamur (Pixabay/stevepb)

Menurut penuturan keluarga, pria tersebut baru-baru ini berhenti menjalani pengobatan bipolar dan kondisinya tak menentu.

Pria tersebut membaca artikel tentang efek terapi potensial dari kandungan zat psilocybin dalam magic mushroom hingga memutuskan untuk merebusnya dan menyuntikkan rebusan tersebut ke darahnya.

Beberapa hari berikutnya sang pria menjadi lesu dan mual, kulitnya pun menguning. Tak berapa kemudian dia diare dan muntah darah.

Saat diperiksa, banyak organ, termasuk hati dan ginjal, mulai gagal atau rusak.

baca juga

Pemeriksaan darah menunjukkan pasien terinfeksi bakteri Brevibacillus dan jamur Psilocybe cubensis, yang artinya magic mushroom yang disuntikannya 'tumbuh' di dalam darah.

Zat psilocybin mungkin merupakan pengobatan menjanjikan untuk depresi, kecemasan, dan penyalahgunaan narkoba, tetapi hanya jika dikonsumsi secara aman.

Ilmuwan biasanya memberikan obat dalam bentuk pil, namun dalam beberapa kasus dokter memberikan psilocybin melalui suntikan intravena.

Tetapi suntikan tersebut diberikan dalam dosis terkontrol dan di bawah pengawasan medis, dan tidak mengandung jamur yang 'hidup' sehingga tidak bisa tumbuh di dalam tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti Yakin Kandungan Magic Mushroom Dapat Mengatasi Obesitas

Peneliti Yakin Kandungan Magic Mushroom Dapat Mengatasi Obesitas

Health | Jum'at, 15 Januari 2021 | 13:32 WIB

Bikin Teler, Studi JAMA sebut Magic Mushroom Mungkin Bisa Bantu Depresi

Bikin Teler, Studi JAMA sebut Magic Mushroom Mungkin Bisa Bantu Depresi

Health | Jum'at, 06 November 2020 | 07:28 WIB

Diklaim Punya Manfaat Medis, Magic Mushroom Tak Dilarang di Kota Ini

Diklaim Punya Manfaat Medis, Magic Mushroom Tak Dilarang di Kota Ini

Health | Kamis, 09 Mei 2019 | 12:14 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×