Bawa Tas Ransel Terlalu Berat, Apa yang Terjadi pada Tubuh?

Vania Rossa

Senin, 18 Januari 2021 | 17:52 WIB
Bawa Tas Ransel Terlalu Berat, Apa yang Terjadi pada Tubuh?
Ilustrasi menggunakan tas ransel. (Unsplash/Tamara Bellis)

Suara.com - Membawa tas ransel terlalu berat tak hanya membuat pundak jadi pegal. Punggung juga bisa sakit sesudahnya. Dan tak hanya itu, membawa tas ransel yang cukup berat juga berbahaya karena dapat mengubah postur tubuh.

Dilansir dari laman RD, profesor bedah ortopedi dan direktur trauma tulang belakang di Cedars- Sinai Spine Center di Los Angeles, Neel Anand, MD, mengatakan bahwa membawa tas ransel yang terlalu berat akan memaksa tubuh untuk membungkuk ke depan. Selain itu, beban pada tas yang berlebih juga dapat melengkungkan punggung Anda yang memengaruhi tulang belakang.

Dokter pengobatan fisik dan rehabilitasi, D’Wan Carpenter, DO, mengatakan bahwa membawa tas ransel yang berat setiap hari dapat menyebabkan ketidaksejajaran tulang belakang dan percepatan proses degeneratif dari penuaan normal tulang belakang.

Tas ransel yang terlalu berat juga dapat meningkatkan risiko terkena artritis, yaitu penyakit peradangan atau degenerasi struktur sendi. Berat dari tas ransel akan disalurkan melalu sendi tulang belakang, pinggul, dan lutut yang dapat meningkatkan risiko artritis dini.

Terlalu sering membawa tas berat juga membuat otot tubuh Anda melemah. Hal ini karena banyaknya tekanan pada punggung sehingga membuatnya menekuk ke depan terlalu lama. Selain itu, hal ini juga bisa menyebabkan sakit kepala karena otot leher terlalu banyak bekerja. Otot leher yang tertarik akan menimbulkan sakit kepala.

Nah, untuk mengurangi berbagai risiko di atas, biasakan untuk tak lagi membawa tas ransel terlalu berat. Kurangi beban tas Anda dengan beberapa cara berikut.

1. Kurangi beban tas
Usahakan hanya membawa barang yang penting di dalam tas, untuk menjaga punggung Anda tetap aman. Berat tas maksimal yang bisa Anda bawa biasanya sekitar 10 sampai 15 persen dari berat badan.

2. Perhatikan cara memakai tas
Cara memakai tas juga harus diperhatikan. Pastikan tas yang dipakai tidak kendur sehingga menarik otot punggung yang sensitif. Pastikan tas yang dikenakan nyaman dan tidak menarik otot punggung terlalu keras.

3. Jenis tas yang digunakan
Jenis tas yang digunakan juga sangat mempengaruhi kondisi tubuh. Usahakan cari tas yang lebar dan berkontur. Tas jenis ini akan sangat baik bagi tubuh. Pastikan juga menggunakan tas yang memiliki bantalan agar punggung tidak terlalu tertekan. Selain itu, tas yang memiliki tali di bagian pinggang juga baik karena dapat membantu menyebarkan beban yang ada. (Fajar Ramadhan)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Unik! Rombongan Pendaki Gunung Datang ke Pelaminan Gendong Ransel

Unik! Rombongan Pendaki Gunung Datang ke Pelaminan Gendong Ransel

News | Rabu, 16 Desember 2020 | 06:49 WIB

Sempat Bikin Horor Warga Kartoharjo, Ternyata Ada Bayi di Dalam Tas Ransel

Sempat Bikin Horor Warga Kartoharjo, Ternyata Ada Bayi di Dalam Tas Ransel

Jatim | Kamis, 22 Oktober 2020 | 16:09 WIB

Tips Memilih Tas Ransel untuk Wanita, Biar Nggak Kaya Anak SMA

Tips Memilih Tas Ransel untuk Wanita, Biar Nggak Kaya Anak SMA

Lifestyle | Kamis, 30 April 2020 | 07:30 WIB

Terkini

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB