Pandemi, Bikin Ibu Pekerja Sukses Kasih ASI Ekslusif

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 20 Januari 2021 | 17:17 WIB
Pandemi, Bikin Ibu Pekerja Sukses Kasih ASI Ekslusif
Ilustrasi ibu menyusui. (Elements Envato)

Suara.com - Pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif dinilai jadi faktor penting untuk meningkatkan kualitas kesehatan sumber daya manusia (SDM) masyarakat Indonesia sejak dini.

Lewat ASI eksklusif selama 6 bulan, disebut bisa menurunkan angka stunting, melindungi anak dari penyakit, hingga meningkatkan kemampuan kognitif anak sejak dini.

Sebuah fakta menarik penelitian tentang ASI eksklusif, menemukan jika bekerja dari rumah yang dilakukan para ibu pekerja secara signifikan menyukseskan pemberian ASI eksklusif untuk anak.

Penelitian yang dilakukan Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK bersama rekan peneliti lainnya menemukan, jika 97 persen ibu pekerja Indonesia yang bekerja dari rumah atau work from home (WFH) sukses memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan penuh.

Ilustrasi ibu menyusui. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi ibu menyusui. (Sumber: Shutterstock)

"Ini artinya adalah faktor bekerja di rumah faktor tinggal di rumah saja, selama masa pandemi menjadi faktor penting untuk kesuksesan pemberian asi eksklusif, ini kabar baik," ujar Dr. Ray saat mempresentasikan hasil penelitiannya secara virtual, Rabu (20/1/2021).

Tidak hanya itu, penelitian ini juga penemukan 82 persen ibu pekerja yang masih harus keluar rumah ternyata tetap konsisten memberikan ASI eksklusif, meskipun tidak menyusui langsung namun dilakukan dengan proses pompa atau ASI perah yang diberikan anaknya dalam botol.

"Meskipun bekerja dari kantor dan memang tidak menyusui langsung. Para ibu tetap berhasil memberikan ASI eksklusif. Di balik masa sulit pandemi ternyata ibu Indonesia berhasil memberikan ASI eksklusif," jelas Dr. Ray.

Penelitian ini melibatkan 379 ibu yang memiliki bayi berusia kurang dari 12 bulan, diminta mengisi survei online yang diambil sejak Desember 2020 hingga Januari 2021.

Para ibu yang menjadi responden ini terdiri dari usia 24 hingga 33 tahun yang tinggal di 20 provinsi di Indonesia, namun 60 persen atau mayoritas responden tinggal di DKI Jakarta dan Jawa Barat.

baca juga

Responden 73 persen di antaranya adalah sarjana, dan 20 persen responden yakni para ibu yang tetap harus bekerja ke kantor setiap hari. 

Agar penelitian lebih akurat, yaitu pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diterapkan di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penting, Pemberian ASI Sejak Awal Kelahiran Tingkatkan Kekebalan Anak

Penting, Pemberian ASI Sejak Awal Kelahiran Tingkatkan Kekebalan Anak

Health | Jum'at, 15 Januari 2021 | 17:16 WIB

Duh! Postingan Vanessa Angel Saat Menyusui Bikin Gaduh Warganet

Duh! Postingan Vanessa Angel Saat Menyusui Bikin Gaduh Warganet

Jawa Tengah | Kamis, 14 Januari 2021 | 19:29 WIB

Cemas Bayi Tak Kunjung Gemuk Meski Rutin Minum ASI? Bisa Jadi Ini Sebabnya

Cemas Bayi Tak Kunjung Gemuk Meski Rutin Minum ASI? Bisa Jadi Ini Sebabnya

Health | Kamis, 14 Januari 2021 | 13:23 WIB

Terkini

Polresta Karawang Siagakan 390 Personel Amankan Pilkades Digital di 67 Desa

Polresta Karawang Siagakan 390 Personel Amankan Pilkades Digital di 67 Desa

Jabar | Minggu, 08 November 2026 | 17:14 WIB

Dari Bjorka ke Penyadapan Presiden, Seburuk Itukah Keamanan Data Negara?

Dari Bjorka ke Penyadapan Presiden, Seburuk Itukah Keamanan Data Negara?

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 17:10 WIB

Air Fryer Apakah Boleh Dicuci? Ini Cara Membersihkannya yang Benar agar Tidak Cepat Rusak

Air Fryer Apakah Boleh Dicuci? Ini Cara Membersihkannya yang Benar agar Tidak Cepat Rusak

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 17:10 WIB

Ayah Abzalul Riza, Korban Penembakan Maulid Nabi Aceh: Kenapa Anak Saya Dibunuh?

Ayah Abzalul Riza, Korban Penembakan Maulid Nabi Aceh: Kenapa Anak Saya Dibunuh?

News | Minggu, 08 November 2026 | 17:05 WIB

Lintasi Flyover Antasari, JEKATE Running 2026 Ajak Warga Nikmati Jakarta Sambil Berolahraga

Lintasi Flyover Antasari, JEKATE Running 2026 Ajak Warga Nikmati Jakarta Sambil Berolahraga

News | Minggu, 08 November 2026 | 17:04 WIB

Dekatkan Akses Perbankan di Riau, Agen BRILink Bantu Transaksi Petani Sawit Kampar

Dekatkan Akses Perbankan di Riau, Agen BRILink Bantu Transaksi Petani Sawit Kampar

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 17:01 WIB

Segera Antre, Harga Emas Batangan Diproyeksi Turun Jadi Rp2,41 Juta

Segera Antre, Harga Emas Batangan Diproyeksi Turun Jadi Rp2,41 Juta

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 16:58 WIB

Kronologi Helikopter Pemadam Karhutla Jatuh di Sungai Barito Kalsel, 1 Kru WNI Hilang

Kronologi Helikopter Pemadam Karhutla Jatuh di Sungai Barito Kalsel, 1 Kru WNI Hilang

News | Minggu, 08 November 2026 | 16:54 WIB

Mengingat Kembali Pentingnya Pendidikan Lewat Novel Ronggeng Dukuh Paruk

Mengingat Kembali Pentingnya Pendidikan Lewat Novel Ronggeng Dukuh Paruk

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 16:53 WIB

Bukan Cuma Modal, UMK Perlu Perkuat Manajemen agar Bisa Naik Kelas

Bukan Cuma Modal, UMK Perlu Perkuat Manajemen agar Bisa Naik Kelas

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 16:50 WIB

×