Penyakit Misterius Mirip Epilepsi Terjadi Lagi di India, Ini Penyebabnya!

Arendya Nariswari, Rosiana Chozanah

Rabu, 20 Januari 2021 | 17:19 WIB
Penyakit Misterius Mirip Epilepsi Terjadi Lagi di India, Ini Penyebabnya!
Ilustrasi orang sakit (Pexels/Andrea)

Suara.com - Penyakit misterius melanda kota Eluru di distrik West Godavari di Andhra Pradesh pada awal Desember tahun lalu. Ratusan orang dirawat di rumah sakit dengan gejala mirip epilepsi, seperti pingsan tiba-tiba, mulut berbusa, dan menggigil.

Seiring dengan serangan ini, beberapa pasien juga melaporkan mengalami kelupaan, kecemasan, muntah, sakit kepala, dan nyeri punggung.

Ini mempengaruhi lebih dari 70% populasi Eluru, termasuk anak-anak kecil. Kini, kota tersebut telah kembali normal tanpa kasus baru penyakit misterius tersebut.

Namun ternyata, penyakit tersebut muncul kembali di desa Pulla di Andhra Pradesh, 30 km di timur laut kota Eluru.

Menurut laporan kantor berita swasta India IANS, dilansir The Health Site, kasus penyakit misterius dilaporkan di desa tersebut sejak Senin (18/1/2021). Hingga hari ini, Rabu (20/1/2021), sudah ada 24 kasus kejang di desa tersebut.

(Shutterstock)
Ilustrasi orang sakit (Shutterstock)

Sebanyak 21 orang telah dipulangkan, sedangkan tiga orang lainnya masih aktif menderita gejala. Dari kasus aktif, dua di antaranya masih dirawat di Puskesmas Pulla, dan satu dirujuk ke RSUD di Eluru.

Pejabat setempat mengatakan mereka sudah menyiapkan 15 tempat tidur di Pulla PHC, 30 di Bhimadole dan 50 di Eluru untuk berjaga-jaga apabila ada kasus di waktu mendatang.

Menurut petugas kesehatan, pasien yang terkena penyakit mengalami gejala yang mirip dengan kasus di Eluru, seperti pingsan, berbusa, kejang, muntah, dan lain-lain.

Penyebab penyakit misterius

baca juga

Setelah diselidiki, pemerintah Andhra Pradesh menyatakan residu pestisida dalam air minum yang terkontaminasi adalah penyebab utama berjangkitnya penyakit misterius di Eluru.

Setelah itu, otoritas sipil mengambil langkah untuk memastikan pasokan air minum yang aman bagi orang-orang di kota.

Namun, para ahli dari All India Institute of Medical Sciences (AIIMS) di Delhi juga melaporkan adanya jejak logam berat seperti timbal dan nikel dalam sampel darah dan susu orang yang sakit.

Selain itu, ilmuwan dari Institut Penelitian dan Teknik Lingkungan Nasional (NEERI) mendeteksi kandungan merkuri di permukaan air melebihi batas normal.

Meski begitu, semua lembaga sepakat bahwa jumlah pestisida organoklorin yang tinggi dalam sampel air minum dapat menjadi penyebab penyakit misterius tersebut.

Ketua menteri YS Jaganmohan Reddy telah menugaskan AIIMS-Delhi dan Indian Institute of Chemical Technology (IICT) untuk melakukan studi terperinci dan menyarankan langkah-langkah pencegahan agar penyakit misterius ini tidak terulang lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ratusan Orang India Idap Penyakit Misterius, Ahli Duga akibat Pemutih

Ratusan Orang India Idap Penyakit Misterius, Ahli Duga akibat Pemutih

Health | Kamis, 10 Desember 2020 | 20:49 WIB

500 Orang di India Tertular Penyakit Misterius, Inikah Sebabnya?

500 Orang di India Tertular Penyakit Misterius, Inikah Sebabnya?

Health | Rabu, 09 Desember 2020 | 18:05 WIB

Ratusan Warga India Terkena Penyakit Misterius, Gejalanya Kejang & Muntah!

Ratusan Warga India Terkena Penyakit Misterius, Gejalanya Kejang & Muntah!

Health | Selasa, 08 Desember 2020 | 12:01 WIB

Terkini

Desain KDMP Dinilai Melenceng, Berisiko Jadi Proyek Politik Pemerintah

Desain KDMP Dinilai Melenceng, Berisiko Jadi Proyek Politik Pemerintah

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:44 WIB

Prancis Bak Neraka Bocor, 20 Ribu Warlok dan Turis Dievakuasi Akibat Kebakaran Hutan Ekstrem

Prancis Bak Neraka Bocor, 20 Ribu Warlok dan Turis Dievakuasi Akibat Kebakaran Hutan Ekstrem

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:44 WIB

Here We Go! Daftar Resmi Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026: Bertabur Bintang

Here We Go! Daftar Resmi Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026: Bertabur Bintang

Bola | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:40 WIB

Pembangunan Daerah Terus Berjalan, Dasco - Cucun Terima Dialog APKASI

Pembangunan Daerah Terus Berjalan, Dasco - Cucun Terima Dialog APKASI

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:40 WIB

KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing

KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:39 WIB

Bukan Cedera, Ini Alasan Debut Mariano Peralta Bersama Persib Tertunda

Bukan Cedera, Ini Alasan Debut Mariano Peralta Bersama Persib Tertunda

Bola | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:37 WIB

Teknologi Logistik AI Ubah Masa Depan E-Commerce Indonesia

Teknologi Logistik AI Ubah Masa Depan E-Commerce Indonesia

Tekno | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:34 WIB

Rakyat Tidak Keberatan Membayar Pajak, Asal Negara Tahu Cara Mengelolanya

Rakyat Tidak Keberatan Membayar Pajak, Asal Negara Tahu Cara Mengelolanya

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:30 WIB

Jordi Amat Ungkap Modal Penting Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026

Jordi Amat Ungkap Modal Penting Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:22 WIB

Saksi Dibeli Produk Bukan di Toko Resmi, dr Richard Lee Bingung Jadi Tersangka

Saksi Dibeli Produk Bukan di Toko Resmi, dr Richard Lee Bingung Jadi Tersangka

Entertainment | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:20 WIB

×