Mau Maksimalkan Respons Kekebalan Vaksin? Tidur Nyenyak sebelum Suntik

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Kamis, 21 Januari 2021 | 11:46 WIB
Mau Maksimalkan Respons Kekebalan Vaksin? Tidur Nyenyak sebelum Suntik
Ilustrasi vaksinasi (ANTARA/HO-Xinhua).

Suara.com - Sebelum melakukan vaksinasi, ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan agar vaksin bekerja lebih maksimal. Dalam hal ini, para ahli sarankan untuk tidur lebih nyenyak sebelum melakukan vaksinasi.

"Saat vaksin Covid-19 sedang didistribusikan, sangat penting untuk terus memprioritaskan tidur untuk menjaga kesehatan yang optimal," kata presiden American Academy of Sleep Medicine (AASM), Dr. Kannan Ramar yang dikutip dari Medical Xpress. 

"Tidur yang cukup dan berkualitas tinggi secara teratur memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda dan mengoptimalkan respons terhadap vaksin," imbuhnya.

Beberapa penelitian menemukan hubungan antara tidur dan respon vaksinasi. Sebagai contoh, sebuah studi tahun 2020 di International Journal of Behavioral Medicine menemukan bahwa vaksin flu tampaknya lebih efektif pada orang yang cukup tidur selama dua malam sebelum menerima suntikan.

Melansir dari Medicalxpress, Dr. Khurshid Khurshid direktur Pusat Neuromodulasi UMMHC / UMMS di University of Massachusetts Medical School, di Westborough menunjukkan bahwa tidur berperan dalam meningkatkan respons imun. 

"Penelitian telah menunjukkan bahwa tidur normal setelah atau sebelum vaksinasi memperkuat respons kekebalan terhadap antigen yang menyerang," kata Dr. Khurshid.

"Tidur nyenyak sebelum dan sesudah vaksinasi bisa sangat menguntungkan," imbuhnya. 

Dalam hal ini, AASM menawarkan tip untuk mendapatkan tidur malam yang nyenyak, antara lain:

  • Tetapkan waktu tidur dan rutinitas pagi.
  • Gunakan kamar tidur hanya untuk tidur, bukan menonton TV atau membaca.
  • Jaga agar kamar tidur Anda tenang, gelap, dan agak sejuk.
  • Batasi paparan cahaya biru sebelum tidur dengan mematikan TV dan perangkat elektronik lainnya 30 menit hingga satu jam sebelum waktu tidur.
  • Mengheningkan notifikasi dan mengisi daya perangkat Anda jauh dari tempat tidur sehingga Anda tidak tergoda untuk melihat media sosial atau berita. 
  • Batasi alkohol, kafein, dan makanan besar sebelum tidur.
  • Jika Anda lapar setelah makan malam, pastikan hanya konsumsi camilan kecil, bebas gula, dan mudah dicerna untuk menghindari gangguan tidur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Corona Kian Memburuk, Mendikbud Nadiem Tunda Pelaksanaan Asesmen Nasional

Corona Kian Memburuk, Mendikbud Nadiem Tunda Pelaksanaan Asesmen Nasional

News | Kamis, 21 Januari 2021 | 11:12 WIB

Erick Thohir Ungkap Alasan Indonesia Lebih Pilih Vaksin Covid Buatan China

Erick Thohir Ungkap Alasan Indonesia Lebih Pilih Vaksin Covid Buatan China

Kaltim | Kamis, 21 Januari 2021 | 11:02 WIB

Alasan di Balik Indonesia Pilih Vaksin Sinovac, Amerika Responnya Lamban

Alasan di Balik Indonesia Pilih Vaksin Sinovac, Amerika Responnya Lamban

Jogja | Kamis, 21 Januari 2021 | 11:00 WIB

Terkini

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB