Usai Vaksin Covid-19, Ini 5 Aktivitas yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 21 Januari 2021 | 15:38 WIB
Usai Vaksin Covid-19, Ini 5 Aktivitas yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan!
Ilustrasi virus corona, vaksin covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Program vaksinasi virus corona Covid-19 telah dimulai di seluruh dunia. Saat ini, vaksinasi adalah cara terbaik untuk mencapai kekebalan kelompok yang akan membantu meminimalisir penyebaran virus corona.

Tapi, vaksin Covid-19 juga tidak menjamin berakhirnya pandemi virus corona Covid-19 sepenuhnya. Karena, pembuatan vaksin ini melalui uji coba eksperimental yang belum bisa dipercaya mampu melindungi tubuh sepenuhnya.

Karena itu dilansir dari Times of India, semua orang tetap disarankan menjalani protokol kesehatan setelah vaksin Covid-19. Selain itu, ada beberapa hal yang seharusnya tidak boleh dan boleh dilakukan setelah vaksin Covid-19.

Ilustrasi virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)
Ilustrasi virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)

1. Jangan melepas masker

Melepas masker akan menjadi salah satu kesalahan besar yang menyebabkan penyebaran virus corona, meskipun Anda sudah divaksin. Karena, Anda masih berisiko mengalami infeksi ulang yang tidak boleh diabaikan.

Apalagi vaksin baru bisa menawarkan perlindungan yang lebih efektif setelah suntikan dosis kedua. Kemudian, vaksin baru mulai memberikan efek positif pada kekebalan setelah 14-28 hari suntik vaksin.

Artinya, selama rentang waktu itu masih banyak orang yang rentan terinfeksi virus. Bahkan Anda juga bisa mengetahui orang yang menjadi pembawa virus corona dan bukan.

2. Jangan minum alkohol sampai 45 hari

Vaksin bisa bekerja dengan baik jika sistem kekebalan Anda kuat dan sehat untuk mendukungnya. Karena itu, para ahli menyarankan semua orang untuk menghindari minuman atau makanan tertentu setelah vaksin, seperti minuman beralkohol.

baca juga

Menurut para ahli, orang harus menahan diri untuk minum alkohol selama 45 hari setelah vaksin. Karena, alkohol bisa menekan fungsi kekebalan dan membuat seseorang tidak bisa mengembangkan imunogenisitas yang memadai.

3. Jangan mengunjungi keramaian

Vaksinasi bukan berarti seseorang bisa bebas berkerumun atau menghadiri sebuah pesta yang ramai. Seseorang bisa melalui semua itu ketika kekebalan kelompok sudah cukup besar setelah vaksin.

Karena beberapa orang masih berisiko membawa dan menularkan virusnya ke orang lain. Ingat, vaksin hanya akan bekerja untuk mencegah penyebaran virus di dalam tubuh dan belum tentu mengurangi risiko penularan virus corona.

Ilustrasi diskotik [shutterstock]
Ilustrasi diskotik [shutterstock]

4. Boleh merawat pasien virus corona Covid-19

Setelah mendapatkan suntikan dosis lengkap vaksin Covid-19, Anda dipersilakan merawat orang yang mungkin menderita gejala virus corona Covid-19. Karena itu, vaksin Covid-19 diprioritaskan bagi tenaga medis yang berhubungan langsung dengan pasien.

Meskipun, tindakan pencegahan dasar seperti pemakaian masker, jaga jarak dan cuci tangan tetap harus diikuti setelah Anda suntik vaksin Covid-19.

5. Boleh aktivitas dengan jarak sosial.

Jaga jarak 6 kaki adalah cara paling efektif mencegah penularan virus corona Covid-19. Sejumlah penelitian telah membuktikan jarak sosial yang cukup membantu meminimalkan risiko infeksi virus sejak pandemi.

Di satu sisi, aturan jarak sosial ini memang tetap harus diikuti setelah vaksin. Sama halnya dengan protokol kebersihan dasar, menjaga jarak sosial yang aman akan melawan virus corona Covid-19 dan infeksi lainnya yang menyerang di tingkat komunitas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TOK! Kasus Pelanggaran Protokol Kesehatan COVID-19 Raffi Ahmad Dihentikan

TOK! Kasus Pelanggaran Protokol Kesehatan COVID-19 Raffi Ahmad Dihentikan

Jakarta | Kamis, 21 Januari 2021 | 14:58 WIB

Epidemiolog Yakin Vaksin yang Mengandung Inactivated Virus Aman Digunakan

Epidemiolog Yakin Vaksin yang Mengandung Inactivated Virus Aman Digunakan

Health | Kamis, 21 Januari 2021 | 14:55 WIB

Lepas Masker Tak Langgar Aturan, Raffi Ahmad dan Ahok Manusia Istimewa?

Lepas Masker Tak Langgar Aturan, Raffi Ahmad dan Ahok Manusia Istimewa?

Hits | Kamis, 21 Januari 2021 | 14:43 WIB

Terkini

8 Bedak Tabur yang Aman untuk Kulit Sensitif dan Mudah Ditemukan di Toko Online

8 Bedak Tabur yang Aman untuk Kulit Sensitif dan Mudah Ditemukan di Toko Online

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:55 WIB

Prof Theddeus Prasetyono Sebut Gerakan Kritis Mahasiswa Bangun Keberanian Publik Lebih Luas

Prof Theddeus Prasetyono Sebut Gerakan Kritis Mahasiswa Bangun Keberanian Publik Lebih Luas

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:54 WIB

DPR Bahas RUU Perampasan Aset, Sahroni Ingatkan Jangan Jadi Alat Kekuasaan

DPR Bahas RUU Perampasan Aset, Sahroni Ingatkan Jangan Jadi Alat Kekuasaan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:52 WIB

Cara Melacak HP Hilang dalam Keadaan Mati untuk Android dan iPhone

Cara Melacak HP Hilang dalam Keadaan Mati untuk Android dan iPhone

Tekno | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:49 WIB

Polisi Bunuh Ibu Kandung Alami Gangguan Mental, Kok Masih Dinas di Polda Riau?

Polisi Bunuh Ibu Kandung Alami Gangguan Mental, Kok Masih Dinas di Polda Riau?

Riau | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:47 WIB

Demo 28 Oktober Dikawal Kendaraan Berat Polisi, Publik: Mau Amankan Aksi atau Perang dengan Rakyat?

Demo 28 Oktober Dikawal Kendaraan Berat Polisi, Publik: Mau Amankan Aksi atau Perang dengan Rakyat?

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:47 WIB

Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?

Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?

Malang | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Kapolri Siapkan Bodycam untuk Personel saat Amankan Aksi Demonstrasi

Kapolri Siapkan Bodycam untuk Personel saat Amankan Aksi Demonstrasi

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Menlu Sigapura Datang Mendadak, Mohon Waktu Bertemu Presiden Prabowo

Menlu Sigapura Datang Mendadak, Mohon Waktu Bertemu Presiden Prabowo

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Arti Simbol Warna Hijau Biru Merah di Aksi 28 Oktober Jogja, Saatnya Suporter Bersatu

Arti Simbol Warna Hijau Biru Merah di Aksi 28 Oktober Jogja, Saatnya Suporter Bersatu

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:41 WIB

×