Bisa Dilakukan Sendiri di Rumah, Ini Cara Membersihkan Plak dan Karang Gigi

Vania Rossa

Sabtu, 23 Januari 2021 | 13:05 WIB
Bisa Dilakukan Sendiri di Rumah, Ini Cara Membersihkan Plak dan Karang Gigi
Ilustrasi membersihkan plak dan karang gigi. (Shutterstock)

Suara.com - Plak adalah lapisan lembut dan lengket yang terbentuk di bagian luar gigi dan di sepanjang garis gusi. Plak pada gigi terbentuk karena penumpukan bakteri dari sisa makanan. Penumpukan plak yang banyak, jika dibiarkan, akan mengeras dan berubah berwarna kuning sehingga menjadi karang gigi.

Menyikat dan membersihkan gigi dengan benang gigi sebenarnya bisa mencegah pembentukan plak dan karang gigi. Namun, ketika karang gigi sudah mengeras, akan sulit dihilangkan, dan ini memerlukan perawatan medis dari dokter.

Kalau dibiarkan, plak dan karang gigi dapat menyebabkan berbagai masalah, seperti bau mulut, kerusakan gigi, dan penyakit gusi. Jadi, jangan tunda lagi untuk segera mengatasinya. Dan tanpa harus ke dokter gigi, ternyata membersihkan plak dan karang gigi bisa dilakukan sendiri di rumah dengan cara berikut, seperti dilansir dari Medical News Today.

1. Menjaga kebersihan mulut
Salah satu cara untuk mengurangi atau menghilangkan plak dan karang gigi yaitu dengan menjaga kebersihan mulut. American Dental Association (ADA) merekomendasikan menyikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi berfluorida dapat membantu menghilangkan plak dan karang gigi. Untuk menyikat gigi secara efektif, lakukan dengan beberapa cara di bawah ini:

  1. Mulailah dari bagian belakang mulut dengan geraham atas.
  2. Gunakan teknik penyikatan melingkar yang pendek.
  3. Sikat permukaan depan dan belakang semua gigi atas.
  4. Ulangi langkah 1–3 pada gigi bagian bawah.

Setelah membersihkan gigi, usahakan untuk membilas mulut dengan obat kumur. Obat kumur yang mengandung fluorida juga dapat membantu membersihkan plak dan karang gigi.

2. Menyikat gigi dengan soda kue
Menyikat gigi dengan soda kue dinilai efektif dan aman karena ampuh menghilangkan plak tanpa merusak enamel gigi. Studi menunjukkan, pasta gigi yang mengandung soda kue lebih efektif dalam mengurangi jumlah plak di mulut daripada pasta gigi tradisional. Selain itu, soda kue juga melindungi dari demineralisasi, yaitu proses kimiawi yang menghilangkan kalsium dari email gigi.

Karbohidrat dari makanan dapat secara drastis menurunkan tingkat pH di mulut, menciptakan lingkungan asam, yang menyebabkan demineralisasi. Soda kue mampu mengurangi demineralisasi karena memiliki pH tinggi, yang dapat membantu menyeimbangkan tingkat pH di dalam mulut dan mencegah hilangnya enamel.

3. Menggunakan minyak kelapa
Minyak kelapa dipercaya dapat menghilangkan bakteri di mulut. Hal ini karena sifat antiinflamasi dan antioksidan di dalamnya. Minyak kelapa juga mengandung asam laurat, asam lemak dengan sifat antimikroba.

Sebuah studi tahun 2015 yang melibatkan 60 remaja penderita gingivitis menemukan, minyak kelapa berguna untuk penurunan plak gigi sebesar 50 persen. Para peserta penelitian juga mengalami penurunan gejala radang gusi yang signifikan. Para peneliti yakin hal ini disebabkan berkurangnya plak gigi. Cara penggunaan minyak kelapa yaitu:

  • Masukan 1 sendok makan minyak kelapa hangat ke dalam mulut.
  • Kumur-kumur minyak kelapa tersebut selama 5–10 menit.
  • Buang, dan bersihkan mulut dengan air bersih.

Selain minyak kelapa, Anda juga bisa menggunakan minyak zaitun, minyak almond, ataupun minyak wijen. (Fajar Ramadhan)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Agar Terhindar dari Penyakit Gusi, Kenali Pentingnya Rutin Scaling Gigi

Agar Terhindar dari Penyakit Gusi, Kenali Pentingnya Rutin Scaling Gigi

Health | Senin, 25 November 2019 | 13:00 WIB

Tak Perlu ke Dokter, Ini Cara Mudah Bersihkan Karang Gigi Sendiri

Tak Perlu ke Dokter, Ini Cara Mudah Bersihkan Karang Gigi Sendiri

Health | Kamis, 12 September 2019 | 09:35 WIB

Karang Gigi, Benarkah Dipicu Oleh Kopi dan Teh?

Karang Gigi, Benarkah Dipicu Oleh Kopi dan Teh?

Health | Rabu, 11 September 2019 | 16:42 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB