Waspada Penyakit Hati Berlemak, Cek Pergalangan Kaki, Tungkai dan Perut!

Arendya Nariswari | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Minggu, 24 Januari 2021 | 11:16 WIB
Waspada Penyakit Hati Berlemak, Cek Pergalangan Kaki, Tungkai dan Perut!
Ilustrasi kaki, pergelangan kaki, sepatu (Pixabay/Greyerbaby)

Suara.com - Penyakit hati berlemak non-alkohol (NAFLD) adalah istilah medis yang disebabkan oleh penumpukan lemak di hati. Kondisi ini biasnaya umum terjadi di antara orang yang kelebihan berat badan dan obesitas.

Ada beberapa tahapan NAFLD yang berbeda dan setiap tahapan menunjukkan gejala-gejalanya sendiri. Tetapi, gejala NAFLD biasanya tidak muncul pada tahap awal.

Meski begitu, NHS mengatakan sirosis bisa berkaitan dengan tahapan lanjutan dari kondisi tersebut. Sirosis adalah jaringan parut (fibrosis) hati yang disebabkan oleh kerusakan hati jangka panjang.

Jika sirosis berkembang, Anda bisa mengalami gejala yang lebih parah, seperti pembengkakan pada tungkai, pergelangan kaki, kaki atau perut. Tanda-tanda lain dari sirosis termasuk kulit yang menguning, bagian putih mata dan kulit yang gatal.

Saat ini, belum ada perawatan khusus untuk mengatasi NAFLD, tetapi perubahan gaya hidup bisa mencegah kondisi ini semakin buruk. Salah satu tindakan pencegahannya adalah menurunkan berat badan.

Ilustrasi perempuan mengalami obesitas. (Shutterstock)
Ilustrasi perempuan mengalami obesitas. (Shutterstock)

"Cara ini bisa membalikkan penumpukan lemak dan beberapa fibrosis di hati," jelas NHS dikutip dari Express.

Tapi, menurunkan berat badan terlalu cepat juga tidak baik. Karena, cara ini bisa menyebabkan masalah pada hati.

Cara paling efektif untuk menurunkan berat badan adalah melakukan olahraga teratur dan latihan khusus untuk menargetkan masalah NAFLD secara langsung.

Faktanya, penelitian yang diterbitkan dalam British Medical Journal (BMJ) menemukan bahwa latihan ketahanan secara khusus meningkatkan NAFLD terlepas dari perubahan berat badan.

Namun, para peneliti menyimpulkan bahwa dampak jangka panjang dari latihan ini terhadap NAFLD juga membutuhkan evaluasi. Latihan ketahanan adalah segala bentuk latihan yang membuat Anda bekerja melawan beban atau gaya.

Jika Anda minum alkohol, pastikan tidak mengonsumsinya berlebihan. Anda seharusnya tidak minum lebih dari 14 botol alkohol setiap minggunya.

Jika Anda menderita NAFLD, Anda harus berusaha untuk konsumsi makanan sehat dan seimbang. Pilihlah karbohidrat dan biji-bijian utuh, seperti roti, nasi dan pasta yang tinggi serat.

Pastikan pula untuk menghindari makanan dan minuman yang tinggi gula. Kurangi konsumsi lemak jenuh dan atur porsi makan Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ratusan Tenaga Kesehatan Batal Divaksin Covid-19

Ratusan Tenaga Kesehatan Batal Divaksin Covid-19

Bekaci | Sabtu, 23 Januari 2021 | 17:09 WIB

547 Tenaga Kesehatan Pelalawan Riau Disuntik Vaksin, Begini Efek Sampingnya

547 Tenaga Kesehatan Pelalawan Riau Disuntik Vaksin, Begini Efek Sampingnya

Riau | Sabtu, 23 Januari 2021 | 16:48 WIB

Viral! Ini Cara Membuat Teh Biji Alpukat yang Bermanfaat untuk Kesehatan

Viral! Ini Cara Membuat Teh Biji Alpukat yang Bermanfaat untuk Kesehatan

Lifestyle | Sabtu, 23 Januari 2021 | 17:48 WIB

Terkini

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB

DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya

DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya

Health | Rabu, 22 April 2026 | 06:40 WIB

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 19:44 WIB

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB