Gejala dan Tips Cara Mengatasi Pilek pada Bayi

Risna Halidi | Suara.com

Senin, 25 Januari 2021 | 13:20 WIB
Gejala dan Tips Cara Mengatasi Pilek pada Bayi
Ilustrasi bayi (Shutterstock)

Suara.com - Saat bayi mengalami pilek orangtua kerap merasa bingung dan tak tahu apa yang harus dilakukan.

Hal ini terjadi karena bayi belum bisa meminum obat seperti orang dewasa. Biasanya, bayi yang mengalami pilek akan sering menangis karena mereka kesulitan bernapas.

Bayi yang mengalami pilek biasanya memiliki berbagai gejala selain menangis. Dikutip dari Medicalnewstoday gejala-gelaja tersebut meliputi:

  • Bersin
  • Batuk
  • Mata merah
  • Hilang nafsu makan
  • Kesulitan tidur
  • Kesulitan menyusui karena hidung tersumbat

Selain gejala di atas, biasanya bayi yang mengalami pilek memiliki gejala yang lebih serius dan dapat menyebabkan berbagai penyakit lain, di antaranya:

1. Flu
Biasanya bayi pilek juga diikuti dengan flu. Namun, dalam beberapa kasus juga diikuti gejala lain seperti muntah, diare, dan demam.

2. Croup
Gangguan lain yang terjadi saat pilek yaitu croup atau krup. Gangguan ini membaut infeksi saluran napas atas yang menghalangi pernapasan dan memiliki suara batuk parau. Bayi akan mengalami batuk yang keras dan menggonggong. Mereka mungkin juga mengalami kesulitan bernapas.

3. Batuk rejan
Batuk rejan, juga disebut pertusis, dimulai sebagai pilek, tetapi gejalanya bisa berubah setelah sekitar seminggu. Bayi mungkin mengalami batuk parah yang membuat mereka sulit bernapas. Batuk bisa membuat bayi menarik napas dalam-dalam segera setelah batuk.

4. Radang paru-paru (pneumonia)
Ketika bayi mengalami pilek, bisa juga berubah menjadi pneumonia. Biasanya gejala pneumonia meliputi:

  • Muntah
  • Berkeringat
  • Demam tinggi
  • Kulit memerah
  • Batuk kuat, memburuk seiring waktu
  • Sensitivitas perut

Bayi dengan pneumonia juga mungkin mengalami kesulitan bernapas. Mereka bisa bernapas lebih cepat dari biasanya, atau napas mereka terdengar sulit.

Dalam kasus yang parah biasanya, bibir atau jari bisa berubah menjadi kebiruan. Oleh karena itu harus segera mendapat pertolongan medis.

Pilek pada bayi harus segera diatasi. Hal ini karena bayi belum bisa melakukan perawatan pada diri sendiri sehingga pernapasannya akan sangat terganggu.

Di bawah ini terdapat beberapa cara rumahan yang dapat dilakukan orang tua untuk mengurangi pilek. Beberapa hal tersebut antara lain:

1. Membuat bayi selalu terhidrasi
Bayi harus diberi makan dan terhidrasi dengan baik saat mereka saat sedang pilek. Hal ini karena lendir dan demam dapat menghilangkan cairan dan elektrolit penting.

2. Membersihkan saluran hidung
Orangtua bisa membersihkan hidung bayi dengan semprit karet dapat membantu bayi bernapas lebih mudah. Hal lain yang dilakukan orang tua dapat menghisap cairan hidung agar pernapasan tidak tersumbat lagi.

3. Menggunakan pelembap
Orang tua bisa menggunakan pelembap lembut untuk melembabkan area di sekitar tempat tidur bayi. Hal ini dapat membantu mereka bernapas lebih baik dan mengurangi hidung tersumbat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diguncang Gempa Susulan, Cerita Pilu Risma Lahirkan Gempita di Pengungsian

Diguncang Gempa Susulan, Cerita Pilu Risma Lahirkan Gempita di Pengungsian

News | Senin, 25 Januari 2021 | 13:00 WIB

Heboh Foto Bayi Tewas karena Vaksin Covid Sinovac, Pemerintah: Hoaks!

Heboh Foto Bayi Tewas karena Vaksin Covid Sinovac, Pemerintah: Hoaks!

News | Senin, 25 Januari 2021 | 11:40 WIB

Diduga Gegara Obat Nyamuk, Seorang Bayi di Tangerang Tewas Terbakar

Diduga Gegara Obat Nyamuk, Seorang Bayi di Tangerang Tewas Terbakar

Jakarta | Minggu, 24 Januari 2021 | 18:34 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB