Para Ibu Harus Tahu, Tips Mengeluarkan Lendir pada Bayi Saat Pilek

Vania Rossa

Selasa, 26 Januari 2021 | 13:46 WIB
Para Ibu Harus Tahu, Tips Mengeluarkan Lendir pada Bayi Saat Pilek
Ilustrasi bayi menangis, bayi pilek. [shutterstock]

Suara.com - Tak ada yang lebih mengkhawatirkan bagi orangtua selain bayinya sakit. Terlebih jika bayi flu atau pilek, ia akan menjadi rewel karena banyaknya lendir yang menyumbat hidungnya. Di saat seperti ini, orangtua jadi gemas karena ingin berusaha membantu mengeluarkan lendir pada bayi.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membantu mengeluarkan lendir pada bayi. Berikut tips dari theAsianparent.

1. Menggunakan Kapas dan Air Hangat
Anda bisa menggunakan kapas dan air hangat untuk membantu mengeluarkan lendir dari hidung bayi. Masukkan kapas yang bersih ke dalam air hangat lalu gunakan untuk membersihkan kotoran berkerak yang biasanya ada di sekitar lubang hidung bayi. Cara ini juga akan memudahkan lendir untuk keluar dengan sendirinya tanpa terhalang oleh kotoran yang mengeras di sekitar lubang hidung.

2. Menggunakan Obat Tetes Saline
Obat tetes saline dapat diperoleh di apotek dekat rumah dengan mudah. Cara menggunakan obat tetes saline adalah dengan meneteskan beberapa tetes ke dalam hidung bayi. Lalu, dengan menggunakan pengisap lendir, Anda bisa mengeluarkan lendir dari hidung bayi.

Untuk bayi yang usianya sudah di atas enam bulan, tidak perlu lagi menggunakan alat pengisap lendir. Biarkan saja hingga lendir keluar dengan sendirinya.

3. Menggunakan Alat Humidifier
Alat uap atau sering juga disebut dengan humidifier bisa membantu mengatasi masalah hidung tersumbat pada bayi. Cara kerja alat ini adalah dengan meningkatkan kelembapan di dalam ruangan, sehingga memudahkan bayi untuk bisa bernapas dengan lebih leluasa.

Hal terpenting saat menggunakan alat ini adalah rajin membersihkannya. Penggunaan alat humidifier yang kotor malah bisa menyebabkan penyebaran kuman penyakit di dalam ruangan kamar.

4. Memijat Punggung Bayi
Selain dengan cara dan alat yang sudah disebutkan diatas, Anda juga bisa meringankan gejala tersumbatnya hidung si kecil dengan memijat lembut bagian punggungnya.

Sentuhan yang lembut di bagian punggung akan membuat bayi menjadi lebih nyaman dan mengurangi kesulitannya untuk bernapas karena tumpukan lendir di dalam hidungnya.

Cara memijatnya pun sederhana. Baringkan bayi di atas lutut Anda atau di atas bidang datar. Lalu berikan sentuhan yang lembut di punggungnya dengan tangan.

Tidak hanya dengan berbaring telungkup, pemijatan punggung juga bisa dilakukan dengan posisi duduk. Posisikan bayi untuk duduk di pangkuan Anda dengan mengarah ke depan sekitar 30 derajat. Posisi seperti ini bisa membantu bayi untuk mengeluarkan lendirnya sehingga dada dan pernapasannya menjadi lebih lega.

Jika ingin memijat bayi dengan teknik lebih banyak, Anda juga bisa menonton tutorial memijat bayi di berbagai video yang ada di Youtube. Ada berbagai jenis pijatan yang diaplikasikan di wajah, sekitar hidung, perut, pinggang, dan punggung.

Kapan Harus Mengeluarkan Lendir Bayi?
Ketika bayi pilek, Anda tidak harus selalu berusaha mengeluarkan lendir dari hidung si kecil. Jika bayi tidak mengalami hidung tersumbat, pernapasannya masih bisa berjalan dengan normal, serta aktivitas hariannya seperti makan, minum, serta bermain masih berjalan biasa, maka tak perlu memaksa untuk mengeluarkan lendirnya.

Hal yang perlu diperhatikan adalah tidak langsung memberikan obat batuk pilek pada bayi yang umurnya di bawah usia empat tahun. Konsultasikan dengan dokter anak terlebih dahulu jika Anda memang berniat untuk memberikan obat pada anak usia dini.

Demikianlah informasi beberapa tips atau cara mengeluarkan lendir pada bayi dengan mudah yang bisa Anda coba sendiri di rumah. Jika masih merasa ragu-ragu, jangan segan untuk bertanya pada dokter ya.

Sumber:
5 Cara Mengeluarkan Lendir pada Bayi, Aman dan Mudah!

Baca juga:
Cegah Kanker dan Menambah Kesuburan, Ini 8 Manfaat Edamame!
Ini 7 makanan penambah nafsu makan anak, Bunda wajib tahu!

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lahir di Tenda Pengungsian, Bayi Perempuan Ini Diberi Nama Gempita

Lahir di Tenda Pengungsian, Bayi Perempuan Ini Diberi Nama Gempita

Sulsel | Selasa, 26 Januari 2021 | 08:36 WIB

Gejala dan Tips Cara Mengatasi Pilek pada Bayi

Gejala dan Tips Cara Mengatasi Pilek pada Bayi

Health | Senin, 25 Januari 2021 | 13:20 WIB

Kakinya Masih Gerak, 3 Dokter Nekat Masukkan Bayi ke Lemari Pendingin

Kakinya Masih Gerak, 3 Dokter Nekat Masukkan Bayi ke Lemari Pendingin

Jabar | Sabtu, 23 Januari 2021 | 19:38 WIB

Terkini

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB