Selain Operasi, Ini Pilihan Pengobatan Untuk Pasien Kanker Usus Besar

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 26 Januari 2021 | 15:11 WIB
Selain Operasi, Ini Pilihan Pengobatan Untuk Pasien Kanker Usus Besar
Ilustrasi kanker usus besar (kolorektal). (Shutterstock)

Suara.com - Kemoterapi termasuk salah satu terapi pengobatan yang lazim dilakukan kepada pasien kanker. Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, terapi pengobatan kanker jadi lebih banyak pilihan, termasuk dalam pengobatan kanker kolorektal atau kanker usus besar.

Selain menjalani kemoterapi dan imunoterapi, terdapat satu pengobatan yang juga telah dikembangkan, yaitu personalised medicine dengan tujuan memberikan ketahanan hidup yang lebih panjang bagi pasien kanker kolorektal yang bermetastasis atau sel kanker yang telah menyebar ke organ lain.

Konsultan Hematologi Onkologi Medik FKUI-RSCM Dr. dr. Ikhwan Rinaldi, Sp.PD-KHOM, M.Epid., menjelaskan bahwa personalised medicine bukanlah obat. Tetapi metode pengobatan yang diterapkan secara pendekatan individual.

Ia menyampaikan bahwa karakteristik kanker pada pasien kanker usus besar bisa berbeda-beda, sehingga pendekatan pengobatannya juga harus disesuaikan.

“Pengobatan kanker kolorektal dapat dibagi menjadi tiga klasifikasi. Yaitu pengobatan pada kondisi lokal atau awal, lokal lanjut menengah, dan metastasis lanjut. Kondisi lokal dan lokal lanjut ini didekati melalui tindakan operasi, dilanjutkan dengan kemoterapi tambahan atau pada kanker rectum juga seringkali ditambahkan juga radioterapi atau penyinaran," jelas dokter Ikhwan dalam virtual media gathering, Selasa (26/1/2021).

Jika sel kanker telah bermetastasis, maka mengobatan harus dilakukan dengan tindakan kemoterapi sebagai pengobatan utama. Menurut dokter Ikhwan, operasi hanya bisa dilakukan jika penyebaran sel kanker tetap di satu lokasi dan masih berukuran kecil.

Selain operasi, kondisi demikian juga bisa hanya dengan membuat kantong penampung feses di sekitar perut dengan mengeluarkan kolon atau usus besar ke perut untuk mendiversi atau mengalihkan aliran kotoran ke kantong.

“Dalam dekade terakhir ini, kemoterapi bukan satu-satunya obat yang diberikan untuk pasien kanker kolorektal stadium lanjut. Muncul obat-obatan lain yang dikelompokkan dalam terapi target sebagai tambahan pada kemoterapi yang diberikan untuk menambah efektifitas pengobatan yang pada akhirnya diharapkan memperpanjang ketahanan hidup pasien kolorektal yang sudah bermetastasis jauh," paparnya.

Ia melanjutkan, jika sel kanker kolorektal sudah terlanjur menyebar ke organ lain, disarankan pengobatan terapi target berupa antibodi monoklonal atau molekul atau rekombinan protein fusi.

baca juga

"Pada pengobatan kanker kolorektal yang sudah bermetastasis, yang paling penting untuk menghambat pertumbuhan tumor di samping kemoterapi yang bekerja dengan cara menghancurkan sintesis DNA di inti sel sebagai komponen sel kanker, sehingga sel kanker tak bisa membelah lagi dan akhirnya mati," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Sering Mengonsumsi Yogurt Bisa Menurunkan Risiko Kanker Usus Besar!

Studi: Sering Mengonsumsi Yogurt Bisa Menurunkan Risiko Kanker Usus Besar!

Health | Selasa, 05 Januari 2021 | 07:30 WIB

Buang Air Besar Berdarah, Waspadai Kanker Usus Besar

Buang Air Besar Berdarah, Waspadai Kanker Usus Besar

Health | Senin, 07 Desember 2020 | 13:10 WIB

Skrining Kanker Kolorektal Lebih Baik di Usia 45 Tahun, ini Alasannya

Skrining Kanker Kolorektal Lebih Baik di Usia 45 Tahun, ini Alasannya

Health | Jum'at, 13 November 2020 | 13:03 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×