Sebabkan Sakit Kepala Parah, Kasus Gangguan Kesehatan Ini Makin Meningkat

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 26 Januari 2021 | 18:52 WIB
Sebabkan Sakit Kepala Parah, Kasus Gangguan Kesehatan Ini Makin Meningkat
Ilustrasi sakit kepala (Shutterstock).

Suara.com - Pusing atau sakit kepala merupakan kondisi yang umum terjadi. Tetapi, pada penderita hipertensi intrakranial idiopatik (HII), sakit kepala yang mereka rasakan bisa melemahkan.

Selain itu, penderita juga dapat mengalami gejala lain di samping sakit kepala, sepeti hilangnya kemampuan penglihatan.

Menurut studi baru asal Wales yang terbit pada 20 Januari di jurnal Neurology, kasus HII sedang meningkat.

HII terjadi saat ada tekanan pada tengkorak yang disebabkan oleh peningkatan volume cairan tulang belakang hingga menyebabkan sakit kepala tiba-tiba dan intens.

Melansir Very Well Health, kondisi ini sering awalnya didiagnosis sebagai tumor otak dan lebih sering terjadi pada wanita daripada pria.

Sakit kepala (Pixabay/RobbinHiggins)
Sakit kepala (Pixabay/RobbinHiggins)

Peneliti menganalisis data dari 2003 hingga 2017 yang menunjukkan peningkatan kasus HII secara signifikan. Selain itu, terdapat faktor-faktor umum pada kasus ini, seperti berat badan, jenis kelamin, dan keadaan sosial ekonomi.

Penulis utama studi, konsultan ahli saraf dan profesor asosiasi klinis kehormatan di Swansea University di Wales, William Owen Pickrell, PhD, MRCP, mengatakan kebanyakan HII ditemukan oleh dokter mata yang sedang memeriksa pasien yang kehilangan penglihatannya.

Pickrell mengatakan bahwa dokter umumnya menemukan adanya pembengkakan cakram optik.

"Saraf optik sebenarnya perpanjangan dari otak Anda, dan bukan saraf yang terpisah. Itu adalah bagian dari otak yang dikelilingi oleh lapisan tipis cairan tulang belakang. Ketika tekanan meningkat, cairan di sekitar pusat optik meningkat, yang cukup sensitif," kata Pickrell.

baca juga

Jika dibiarkan, HII dapat menyebabkan kehilangan penglihatan parah dan sakit kepala berkelanjutan.

Perawatan untuk kasus yang parah dapat mencakup operasi otak untuk menghilangkan tekanan dari kelebihan cairan. Sedangkan perawatan non-bedah antara lain pengobatan dan penurunan berat badan.

HII lebih dari sekedar sakit kepala. Wanita, terutama yang kelebihan berat badan atau kurang beruntung secara ekonomi, lebih mungkin untuk menderita HII.

Jadi, jika Anda mengalami sakit kepala parah dan mulai kehilangan penglihatan, segera hubungi dokter untuk mendapat perawatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Pusing dan Sakit Kepala Saat Bangun Tidur, Bisa Jadi Ini Sebabnya

Sering Pusing dan Sakit Kepala Saat Bangun Tidur, Bisa Jadi Ini Sebabnya

Health | Jum'at, 08 Januari 2021 | 18:45 WIB

Bupati Karawang Sempat Linu dan Sakit Kepala Saat Terpapar Covid-19

Bupati Karawang Sempat Linu dan Sakit Kepala Saat Terpapar Covid-19

Jabar | Senin, 21 Desember 2020 | 15:41 WIB

Dosa Berlipat, Pria Ini Jual Ekstasi Palsu Diracik dari Obat Sakit Kepala

Dosa Berlipat, Pria Ini Jual Ekstasi Palsu Diracik dari Obat Sakit Kepala

Bogor | Senin, 14 Desember 2020 | 12:43 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×