Positif Covid-19 Setelah Vaksinasi? Ini Penjelasan Dokter

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 27 Januari 2021 | 11:35 WIB
Positif Covid-19 Setelah Vaksinasi? Ini Penjelasan Dokter
Vaksinasi Covid-19 untuk tenaga kesehatan di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Jumat (22/1/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Setelah vaksinasi Covid-19 tahap pertama dilakukan beberapa waktu lalu, beredar kabar beberapa orang justru terdeteksi positif Covid-19.

Ternyata, hal ini bisa saja terjadi. Pasalnya, setelah vaksin disuntikkan, tubuh manusia membutuhkan waktu untuk membentuk antibodi. Terlebih jika vaksin dibuat dari virus yang dilemahkan seperti vaksin Coronavac buatan Sinovac, China.

Dokter spesialis paru Universitas Sebelas Maret, Solo, dr. Tonang Dwi Ardianto. Sp.P (K). PhD., mengatakan itu sebabnya orang yang divaksinasi masih berpotensi positif Covid-19. Dan bisa saja saat proses penyuntikan vaksin dilakukan, orang tersebut sebenarnya sudah terinfeksi virus corona sebelumnya, hanya belum bergejala.

"Saya contohkan, Senin kita vaksinasi, kok Kamis atau Jumat sudah positif? Itu karena memang saat proses penyuntikan, tubuh sudah kemasukan virus. Bukan dari vaksinnya. (Tapi) memang saat itu antibodi dari vaksin belum tinggi, dan belum bisa memberi proteksi," jelas dokter Tonang dalam Webinar virtual KPCPEN, Selasa (26/1/2021).

Ia menerangkan bahwa masa inkubasi infeksi Covid-19 selama 1 sampai 14 hari. Sehingga, saat pertama kali terpapar virus corona, seseorang belum tentu langsung bergejala. Menurutnya, paling banyak gejala Covid-19 baru muncul pada hari kelima masa inkubasi.

Dokter Tonang juga menjelaskan bahwa sesuai dengan penelitian yang dilakukan, vaksin Covid-19 sebenarnya belum bisa untuk mencegah penularan virus corona. Vaksin hanya meringankan gejala yang bisa dialami pasien, karena itulah peran dari antibodi yang terbentuk.

Meski demikian, dibutuhkan waktu bagi tubuh mengenali cairan vaksin yang dimasukan dan untuk membentuk antibodi. Butuh waktu sampai vaksin bisa mencapai efek proteksi yang diharapkan, sehingga setelah vaksinasi kita harus tetap disiplin,demikian dikatakan dokter Tonang.

Dijelaskan juga bahwa kemungkinan antibodi dari vaksin dengan virus yang dilemahkan baru terbentuk pada hari ke-12.

"Vaksin disuntikkan pertama, tubuh membutuhkan waktu untuk pengenalan awal. Kemudian perlahan baru antibodi mulai muncul pelan sekali. Kemungkinan pada hari ke-12 baru produksi antibodi mulai ada sedikit. Berfungsinya masih jauh dari garis batas harapan. Kemudian disusul pada suntikan kedua hari ke-14, setelah itu baru segera naik (antibodinya)," paparnya.

baca juga

Perkembangan antibodi dari vaksin dengan antibodi alami dari infeksi punya waktu yang berbeda. Dokter Tonang mengatakan, antibodi yang terbentuk dari infeksi alami memang lebih cepat terbentuk karena virus yang masuk ke dalam tubuh masih hidup.

"Orang yang terkena infeksi virus itu memang antibodinya langsung naik sendiri, karena virusnya itu hidup dan berkembang biak. Maka begitu kena infeksi, imunitas kuat mampu melawan, maka antibodinya akan naik sendiri. Tapi kalau vaksin ini kan virus dimatikan, jadi begitu dimasukkan, dikenali, butuh respon," paparnya.

Barulah setelah suntikan kedua, 14 hari pasca vaksinasi pertama, antibodi akan terbentuk dengan pesat.

"Suntikan kedua inilah yang membuat prototipe segera mencetak antibodi dan cepat meninggi sampai hari ke-28. Harapannya bisa memiliki efek proteksi," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua IDI Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua: Efeknya Minimal Sekali

Ketua IDI Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua: Efeknya Minimal Sekali

Health | Rabu, 27 Januari 2021 | 11:18 WIB

Divaksin Sinovac Dosis Kedua, Menkes Budi Langsung Merasa Lapar

Divaksin Sinovac Dosis Kedua, Menkes Budi Langsung Merasa Lapar

News | Rabu, 27 Januari 2021 | 10:48 WIB

Jokowi Sebut Program Vaksinasi Covid-19 Harus Ada yang Diperbaiki

Jokowi Sebut Program Vaksinasi Covid-19 Harus Ada yang Diperbaiki

News | Rabu, 27 Januari 2021 | 09:50 WIB

Terkini

2 Rekomendasi Bedak Skintific untuk Mengunci Minyak dan Menyamarkan Pori

2 Rekomendasi Bedak Skintific untuk Mengunci Minyak dan Menyamarkan Pori

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 13:11 WIB

Film Medalist Tayang 19 Februari 2027, Trailer All-Japan Novice Dirilis

Film Medalist Tayang 19 Februari 2027, Trailer All-Japan Novice Dirilis

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 13:08 WIB

Kenapa Galaxy Watch9 Butuh 7 Malam? Ini Cara AI Membaca Pola Tubuh Pengguna

Kenapa Galaxy Watch9 Butuh 7 Malam? Ini Cara AI Membaca Pola Tubuh Pengguna

Tekno | Selasa, 01 September 2026 | 13:08 WIB

Info Intelijen RI: WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia Direkrut Negara Pihak Ketiga, Diimingi Gaji Besar

Info Intelijen RI: WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia Direkrut Negara Pihak Ketiga, Diimingi Gaji Besar

News | Selasa, 01 September 2026 | 13:05 WIB

Kematian Warga Pejompongan dan Dugaan Kehadiran Hercules, Puan Minta Polisi Tak Ragu Usut

Kematian Warga Pejompongan dan Dugaan Kehadiran Hercules, Puan Minta Polisi Tak Ragu Usut

News | Selasa, 01 September 2026 | 13:05 WIB

Imigrasi Sumut Dorong Reformasi Birokrasi Berorientasi pada Pelayanan dan Kepercayaan Publik

Imigrasi Sumut Dorong Reformasi Birokrasi Berorientasi pada Pelayanan dan Kepercayaan Publik

Sumut | Selasa, 01 September 2026 | 13:05 WIB

Menyebalkan tapi Bikin Jatuh Cinta: Pesona Sangga dalam Pink Project

Menyebalkan tapi Bikin Jatuh Cinta: Pesona Sangga dalam Pink Project

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 13:04 WIB

Film Pokemon: Wild Card Siap Tayang 2027, Mimikyu Temani Protagonis TCG

Film Pokemon: Wild Card Siap Tayang 2027, Mimikyu Temani Protagonis TCG

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 13:00 WIB

Penuh Semangat, RIIZE Ungkap Ikatan Persahabatan yang Kuat di Lagu Sunburst

Penuh Semangat, RIIZE Ungkap Ikatan Persahabatan yang Kuat di Lagu Sunburst

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 12:59 WIB

Terseret Kericuhan Aksi 27 Agustus, Polda Metro Usut Tuntas Isu Hercules

Terseret Kericuhan Aksi 27 Agustus, Polda Metro Usut Tuntas Isu Hercules

Video | Selasa, 01 September 2026 | 12:58 WIB

×