Lansia Harus Lebih Banyak Minum Teh, Ini Efeknya Pada Tubuh!

Arendya Nariswari | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 27 Januari 2021 | 14:26 WIB
Lansia Harus Lebih Banyak Minum Teh, Ini Efeknya Pada Tubuh!
Ilustrasi minum teh panas dan kue atau roti (Pixabay/pompi)

Suara.com - Sebagian besar orang pasti suka minum teh, tak peduli jam berapa pun mengonsumsinya. Karena, secangkir teh hangat bisa membantu menangkan diri dan pas untuk dinikmati saat bersantai.

Apalagi teh adalah minuman yang bisa dikonsumsi semua orang, dari anak muda hingga orang tua. Pada orang tua atau lansia, minum teh bisa memberikan banyak manfaat kesehatan.

Seperti yang kita semua tahu, sistem kekebalan tubuh seseorang akan semakin lemah dan rentan terhadap penyakit kronis seiring bertambahnya usia karena sistem kekebalan menurun.

Jadi, sangat penting untuk menjaga kesehatan Anda di usia tua agar hidup lebih lama dan sehat. Temuan baru dari sebuah studi menunjukkan bahwa minum 5 cangkir teh dalam sehari bisa meningkatkan akurasi dan kecepatan reaksi bagi orang yang berusia 85 tahun.

Penelitian di The National dilansir dari Times of India, menyatakan peningkatan fungsi kognitif dapat membantu orang dewasa yang lebih tua melakukan banyak aktivitas, seperti mengemudi dan menyelesaikan pekerjaan.

ilustrasi minum teh [shutterstock]
ilustrasi minum teh [shutterstock]

Dr Edward Okello, yang memimpin proyek Pusat Penelitian Nutrisi Manusia di Universitas Newcastle, mengklarifikasi bahwa peningkatan kemampuan kognitif tidak hanya karena senyawa dalam minuman, tetapi juga ritual ketika minum teh seperti berbincang-bincang.

Pada penelitian ini, para peneliti mempelajari data lebih dari 1.000 partisipan yang berusia 85 tahun sejak tahun 2006 hingga 2020.

Tujuan utama mereka adalah mencari bukti bahwa manfaat minum teh hitam salah satunya bisa melindungi diri dari kehilangan ingatan.

Pada akhirnya, mereka menemukan bahwa minum teh lebih banyak bisa meningkatkan rentang perhatian secara signifikan bersamaan dengan kecepatan psikomotorik. Namun, mereka tidak menemukan hubungan antara minum teh dan fungsi memori secara keseluruhan.

Manfaat minum teh

Studi lain oleh para peneliti dari National University of Singapore (NUS) dan Fudan University di Shanghai mengisyaratkan bahwa minum teh setiap hari bisa menurunkan tingkat depresi pada lansia.

Meski demikian, sulit untuk memastikan minum teh bisa menurunkan risiko depresi atau tidak. Beberapa makalah menyebutkan bahwa senyawa dalam teh, seperti catechin, L-theanine dan kafein bisa meningkatkan mood, mencegah kanker dan meningkatkan umur panjang.

Penelitian menemukan teh hitam tanpa pemanis adalah pilihan terbaik untuk kesehatan. Tapi, hampir semua jenis teh memiliki senyawa yang kurang lebih sama.

Jadi, ada kemungkinan seseorang mendapatkan manfaat bahkan dari minum teh biasa. Pastikan itu mengandung lebih sedikit gula dan lebih memilih teh herbal daripada teh biasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wanita Ungkap Bahaya Es Teh, Video Ini Endingnya Bikin Warganet Menangis

Wanita Ungkap Bahaya Es Teh, Video Ini Endingnya Bikin Warganet Menangis

Lifestyle | Rabu, 27 Januari 2021 | 14:02 WIB

Kisah Pilu, Karena Menebang Pohon Lansia di Kebumen Ini Meninggal

Kisah Pilu, Karena Menebang Pohon Lansia di Kebumen Ini Meninggal

Jawa Tengah | Rabu, 27 Januari 2021 | 08:46 WIB

5 Perubahan Fisik yang Terjadi Ketika Menua

5 Perubahan Fisik yang Terjadi Ketika Menua

Video | Rabu, 27 Januari 2021 | 06:00 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB