Bahasa Inggris Cantengan dan 5 Cara Mengobatinya di Rumah

Risna Halidi | Suara.com

Kamis, 28 Januari 2021 | 14:28 WIB
Bahasa Inggris Cantengan dan 5 Cara Mengobatinya di Rumah
Ilustrasi cantengan (Elements Envato)

Suara.com - Dalam Bahasa Inggris, cantengan dikenal dengan sebutan Ingrown Toenails atau berarti tumbuhnya kuku ke dalam (daging). Cantengan biasanya terjadi di bagian ibu jari kaki atau jempol kaki.

Sesuai namanya, cantengan atau ingrown toenails dapat membuat penderitanya merasa tak nyaman hingga sakit tak keruan.

Sensasi umum penderita cantengan adalah nyeri, kemerahan, bengkak di area cantengan hingga menyebabkan peradangan.

Beberapa penyebab cantengan adalah akibat dari memotong kuku yang salah hingga trauma di area jari kuku. Dalam beberapa kasus, ada yang membutuhkan operasi kecil untuk mengobati cantengan.

Ilustrasi cantengan (Elements Envato)
Ilustrasi cantengan (Elements Envato)

Dikutip Suara.com dari Hello Sehat, berikut ini beberapa cara perawatan rumah saat menderita cantengan.

1. Minum obat pereda nyeri untuk cantengan
Salah satu obat yang bisa diperoleh untuk meredakan gejala cantengan adalah obat pereda nyeri. Obat pereda nyeri seperti ibuprofen dan naproxen, dapat digunakan untuk membantu mengurangi rasa sakit pada kuku jari kaki. Selain itu, konsumsi obat juga dapat membantu mengurangi pembengkakan.

2. Rendam kaki dengan air hangat
Selain obat-obatan, cara lain untuk mengobati cantengan adalah merendam kaki dengan air hangat. Cara ini bermanfaat untuk membantu menjaga kebersihan area jari yang terinfeksi dan bebas dari bakteri. Anda bisa merendam kaki dalam air hangat secara rutin setiap hari. Bahkan, Anda bisa menambahkan garam Epsom untuk menambah rasa nyaman.

3. Rendam dengan sari cuka apel
Tidak hanya larutan garam dan air hangat, Anda juga bisa merendam kaki dengan campuran sari cuka apel dan air hangat. Cuka apel sering dianggap sebagai obat cantengan alami karena bersifat antiseptik, antinyeri, dan antiperadangan.

4. Oleskan krim atau salep antibiotik
Anda bisa menggunakan salep atau krim antibiotik untuk mengatasi cantengan ringan. Hal ini bertujuan untuk mempercepat penyembuhan dan membantu mengurangi risiko infeksi. Perlu diingat bahwa penggunaan krim atau salep sebaiknya diresepkan oleh dokter. Salep yang diresepkan contohnya adalah Neosporin dan Bactroban (Mupirocin).

5. Balut kuku cantengan dengan perban
Jari kaki yang cantengan sebaiknya dibalut dengan perban. Menutup jari kaki dengan perban setidaknya menjaga kebersihan kuku dan terhindar dari kotoran yang mungkin masuk dan menginfeksi kuku yang rusak.

Cara mengobati cantengan yang satu ini juga dilakukan agar kuku kaki mendapatkan bantalan ekstra dan tidak lecet bila terkena sepatu atau sandal. Usahakan untuk meletakkan gumpalan kapas di bawah batas kuku untuk menggeser kuku ke arah yang benar.

Cara-cara di atas memang cukup mudah dan bisa dilakukan di rumah. Itu sebabnya, Anda tidak boleh menyepelekan cantengan yang mungkin tidak terlalu terasa sakit. Semakin cepat diobati, semakin berkurang risiko kuku terinfeksi bakteri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Pria Pemilik Jempol Unik, Bisa Memanjang hingga 14 cm!

Viral Pria Pemilik Jempol Unik, Bisa Memanjang hingga 14 cm!

Lifestyle | Selasa, 08 September 2020 | 12:29 WIB

Cringe Level Akut! Viral Video Pacar Hisap Jempol, Respons Warganet Kocak

Cringe Level Akut! Viral Video Pacar Hisap Jempol, Respons Warganet Kocak

News | Sabtu, 20 Juni 2020 | 15:31 WIB

Ibu Jari Tangan Terpotong, Dokter Menggantinya dengan Jempol Kaki

Ibu Jari Tangan Terpotong, Dokter Menggantinya dengan Jempol Kaki

Health | Rabu, 29 Januari 2020 | 19:19 WIB

Terkini

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB