Terapi Androgen Disebut Lebih Efektif dalam Pengobatan Kanker Payudara

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Minggu, 31 Januari 2021 | 07:40 WIB
Terapi Androgen Disebut Lebih Efektif dalam Pengobatan Kanker Payudara
Ilustrasi kanker payudara. (Shutterstock)

Suara.com - Peneliti dari University of Adelaide di Australia Selatan telah mengidentifikasi pengobatan potensial baru untuk kanker payudara reseptor estrogen positif atau estrogen receptor-positive (ER positif).

Berdasarkan studi ini, androgen, hormon seks pria tetapi juga ditemukan pada wanita, bisa dijadikan pengobatan kanker payudara jenis ini.

"Mengingat manfaat kualitas hidup dan kemanjuran strategi pengobatan ini, kami berharap dapat menerjemahkannya ke dalam uji klinis sebagai kelas baru terapi endokrin untuk kanker payudara,” kata penulis studi Wayne Tilley, PhD, direktur Laboratorium Penelitian Kanker Dame Roma Mitchell di Sekolah Kedokteran Adelaide.

Bagaimana Hormon Seks Memengaruhi Kanker Payudara?

Dilansir Verywell Health, estrogen, progesteron, dan androgen adalah hormon seks. Artinya, hormon ini mendorong perkembangan dan reproduksi seksual manusia. Ketiganya ada pada pria dan wanita, hanya pada derajat yang berbeda.

Namun, hormon ini juga dapat memicu jenis pembelahan sel penyebab kanker. Misalnya, aktivitas estrogen yang berlebihan merupakan dasar biologis penyebab kanker payudara reseptor estrogen-positif.

Ilustrasi kanker payudara
Ilustrasi kanker payudara (Shutterstock)

Hubungan tersebut menginspirasi banyak pendekatan pengobatan, termasuk terapi endokrin.

Terapi endokrin saat ini, yang dikenal terapi hormon, melibatkan penggunaan obat-obatan seperti inhibitor aromatase untuk mengurangi konsentrasi estrogen atau progesteron dalam tubuh.

Obat tersebut seringnya diresepkan untuk mengurangi risiko kekambuhan pada penyintas kanker payudara.

Meski begitu, terapi jauh dari sepenuhnya efektif. Tilley menyebut resistensi terhadap terapi ini adalah penyebab utama kematian akibat kanker payudara.

baca juga

Karenanya, Tilley dan rekannya mulai menyelidiki penggunaan androgen untuk mengobati kanker payudara reseptor estrogen-positif.

Menggunakan model garis sel dan model yang diturunkan dari pasien, peneliti menemukan aktivasi reseptor androgen memiliki dampak anti tumor yang kuat, termasuk yang tidak merespon secara efektif terhadap terapi endokrin.

"Terapi aktivasi reseptor androgen secara konsisten mengungguli terapi target reseptor estrogen yang dijadikan perawatan standar," sambung Tilley.

Penulis studi yang terbit dalam Nature Medicine ini mencatat reseptor androgen dapat diaktifkan dengan obat-obatan androgen alami atau androgenik (peniru androgen).

Uji klinis salah satu obat tersebut, Enobosarm, dijadwalkan untuk kuartal kedua tahun ini.

Jika hasil studi baru ini akhirnya menghasilkan pengobatan baru, pengobatan untuk kondisi medis lain yang dipicu oleh estrogen, termasuk stroke, pembekuan darah, dan penyakit jantung, dapat menyusul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Diabaikan, Nikotin Disebut Bisa Pengaruhi Risiko Kanker Payudara

Jangan Diabaikan, Nikotin Disebut Bisa Pengaruhi Risiko Kanker Payudara

Health | Jum'at, 22 Januari 2021 | 15:20 WIB

Meski Jarang Terjadi, Pria Juga Bisa Menderita Kanker Payudara Lho!

Meski Jarang Terjadi, Pria Juga Bisa Menderita Kanker Payudara Lho!

Health | Senin, 18 Januari 2021 | 15:09 WIB

Studi: Kemoterapi Mungkin Tak Dibutuhkan Pasien Kanker Payudara Tertentu

Studi: Kemoterapi Mungkin Tak Dibutuhkan Pasien Kanker Payudara Tertentu

Health | Selasa, 05 Januari 2021 | 07:00 WIB

Terkini

Jangan Terjebak Harga Murah, Tengok Strategi Investasi Setelah Aturan Rp1

Jangan Terjebak Harga Murah, Tengok Strategi Investasi Setelah Aturan Rp1

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:31 WIB

7 Sabun Muka Ekstrak Mawar untuk Cerahkan dan Lembapkan Kulit Kusam

7 Sabun Muka Ekstrak Mawar untuk Cerahkan dan Lembapkan Kulit Kusam

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 18:30 WIB

Direktur Pegadaian Bagikan Pengalaman Karier Dalam "Alumni Calling" Indonesia Punya Kamu 2026

Direktur Pegadaian Bagikan Pengalaman Karier Dalam "Alumni Calling" Indonesia Punya Kamu 2026

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:28 WIB

KPAI Minta Kasus Dugaan Bullying Siswa SMP di Serpong Tak Berhenti di Mediasi

KPAI Minta Kasus Dugaan Bullying Siswa SMP di Serpong Tak Berhenti di Mediasi

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:27 WIB

Siap Bantu Gus Kikin, Gus Ipul: Jadi Waketum PBNU Pun Tak Masalah!

Siap Bantu Gus Kikin, Gus Ipul: Jadi Waketum PBNU Pun Tak Masalah!

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:26 WIB

Dulu Buka Jalan Gibran Lewat MK, Kini Almas Tiba-tiba Dukung Denny Indrayana Usut Ijazah Wapres!

Dulu Buka Jalan Gibran Lewat MK, Kini Almas Tiba-tiba Dukung Denny Indrayana Usut Ijazah Wapres!

Surakarta | Rabu, 30 September 2026 | 18:24 WIB

Tekan Penggunaan LPG, 1 Juta Jargas Akan Dibangun

Tekan Penggunaan LPG, 1 Juta Jargas Akan Dibangun

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:23 WIB

Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Ikut Menjerit

Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Ikut Menjerit

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:22 WIB

Alya Sometimes Hides Her Feelings in Russian 2 Rilis PV Baru, Tayang 2027

Alya Sometimes Hides Her Feelings in Russian 2 Rilis PV Baru, Tayang 2027

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 18:20 WIB

CCTV dan ETLE Ungkap Pergerakan Terakhir Sutrimo Sebelum Ditemukan Kritis

CCTV dan ETLE Ungkap Pergerakan Terakhir Sutrimo Sebelum Ditemukan Kritis

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:18 WIB

×