Harus Segera ke RS, Ini Dua Tanda Covid-19 Makin Parah

Bimo Aria Fundrika

Senin, 01 Februari 2021 | 18:45 WIB
Harus Segera ke RS, Ini Dua Tanda Covid-19 Makin Parah
Ilustrasi pasien Covid-19.

Suara.com - Mayoritas pasien Covid-19 di Indonesia dan mungkin seluruh dunia memang lebih sering mengalami gejala ringan. Tapi gejala itu bisa saja meningkat dan mengharuskan utnuk dibawa ke rumah sakit.

Untuk itu penting mengetahui gejala Covid-19 yang meningkat. Dilansir dari Times of India, analisis gejala berdasarkan aplikasi studi gejala Covid-19 oleh King's College London menemukan bahwa ada dua gejala spesifik yang harus diperhatikan orang.

Demam yang menetap selama lebih dari 5 atau 6 hari

Meskipun demam selalu menjadi prediktor klasik dari infeksi virus, termasuk Covid-19, tingkat keparahan dan durasi demam Anda dapat menandakan kekhawatiran tambahan terkait kesehatan Anda.

Awalnya, demam ringan yang disertai menggigil dan nyeri tubuh dikaitkan dengan Covid-19. Namun, ketegangan yang lebih baru dapat membuat orang mengalami suhu yang lebih tinggi (lebih dari 101 derajat Fahrenheit).

Ilustrasi (Foto: shutterstock)
Ilustrasi (Foto: shutterstock)

Jika masalah tidak mereda atau Anda tidak melihat demam turun setelah 5 hari, itu bisa menjadi indikator sesuatu yang serius, atau virus sangat menginfeksi jaringan sehat.

Demam yang terus-menerus juga merupakan tanda umum pneumonia Covid-19, salah satu penyebab kematian paling umum pada pasien Covid-19.

Kehilangan nafsu makan, masalah pencernaan

Indikator mengejutkan lainnya yang membutuhkan perawatan intensif adalah kehilangan nafsu makan, kelelahan, dan mual.

baca juga

Semua tanda yang disebutkan adalah denominator klasik dari gangguan fungsi gastrointestinal. Mereka juga dianggap sebagai tanda penyebaran infeksi yang parah.

Makan lebih jarang, atau tidak makan dengan baik selama periode infeksi tidak hanya akan menghambat pemulihan, tetapi juga memengaruhi metabolisme dan membuat berat badan Anda turun.

Metabolisme dan nutrisi yang terganggu dapat mempersulit tubuh untuk mendukung pertumbuhan, penyembuhan, dan fungsi organ vital.

Oleh karena itu, jika Anda pergi tanpa makan, mengalami ketidaksenangan umum dalam makan dengan baik atau sering bepergian ke kamar mandi dari biasanya, segera hubungi dokter.

Masih belum ada cara yang tepat untuk membedakan strain Covid-19 baru dari yang lain. Namun, para ahli telah mengamati bahwa kebanyakan orang dengan strain baru memiliki empat gejala yang sama - demam tinggi, sakit tenggorokan, kelelahan dan nyeri otot. Kehilangan bau dan rasa jarang terlihat saat ini.

Pada saat yang sama, Anda juga harus mewaspadai gejala yang tidak biasa seperti kelelahan kronis, pusing, kram otot, nyeri trombosis, diare, sesak napas, sakit kepala, lesi kulit, kemerahan, sakit mata, dan lecet.

Ingat, jenis baru atau lama, penting untuk mencari bantuan dan perawatan tepat waktu untuk mencegah hasil yang buruk.

Perhatian medis pada waktu yang tepat juga dapat membantu bangkit kembali lebih cepat, menurunkan kemungkinan Covid-19 lama, dan mengelola penyakit dengan lebih baik.

Orang yang berusia di atas 50 tahun, mereka yang menderita penyakit penyerta yang sudah ada sebelumnya, memiliki kekebalan yang terganggu harus menganggap diri mereka berisiko lebih tinggi.

Dalam banyak kasus, rawat inap mungkin disarankan bahkan dalam kasus yang paling ringan.

Selain itu, gejala seperti nyeri dada, sesak napas, sesak napas, sakit jantung, mengigau, penurunan kadar oksigen bisa menjadi tanda-tanda kekhawatiran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tokoh Siak Disuntik Vaksin Covid-19 Tahap Pertama, Bupati Alfedri Batal

Tokoh Siak Disuntik Vaksin Covid-19 Tahap Pertama, Bupati Alfedri Batal

Riau | Senin, 01 Februari 2021 | 14:31 WIB

Sepele! Tenaga Kesehatan Serang Gagal Vaksin COVID-19 karena Telat Datang

Sepele! Tenaga Kesehatan Serang Gagal Vaksin COVID-19 karena Telat Datang

Banten | Senin, 01 Februari 2021 | 14:26 WIB

Positif Covid-19, Begini Kondisi Wali Kota Kupang

Positif Covid-19, Begini Kondisi Wali Kota Kupang

Bali | Senin, 01 Februari 2021 | 14:22 WIB

Terkini

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:45 WIB

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Jawa Tengah | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:43 WIB

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Health | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:35 WIB

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:25 WIB

×